Redaksiku.com – Skor Inggris vs Norwegia berakhir 2-1 setelah pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 harus dilanjutkan hingga perpanjangan waktu.
Jude Bellingham menjadi pembeda dengan memborong dua gol sekaligus membawa Three Lions menembus semifinal.
Norwegia lebih dahulu unggul melalui Andreas Schjelderup pada menit ke-36. Bellingham menyamakan kedudukan pada pengujung babak pertama, sebelum kembali mencetak gol tiga menit setelah perpanjangan waktu dimulai. Pertandingan di Miami Stadium tersebut tetap imbang 1-1 sampai waktu normal berakhir.
Kemenangan ini mempertemukan Inggris dengan Argentina di semifinal. Pertandingan perebutan tiket final itu dijadwalkan berlangsung di Atlanta pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Norwegia Membuka Skor lewat Schjelderup
Pertandingan berlangsung berhati-hati pada menit-menit awal. Suhu panas di Miami ikut memengaruhi tempo, sementara kedua tim tidak ingin memberi ruang terlalu besar kepada penyerang lawan.
Norwegia memperoleh peluang berbahaya ketika umpan Julian Ryerson disambut sundulan Erling Haaland. Jordan Pickford masih mampu mengamankan percobaan tersebut.
Satu menit kemudian, Norwegia berhasil memecah kebuntuan. Patrick Berg merebut bola dari Harry Kane di sekitar garis tengah sebelum mengalirkannya kepada Andreas Schjelderup.
Pemain sayap tersebut membawa bola dari sisi kiri, melewati penjagaan Ezri Konsa, kemudian mengirimkan sepakan keras yang bergerak menuju sudut jauh. Bola melewati Pickford dan membawa Norwegia unggul 1-0 pada menit ke-36.
Gol tersebut membuat Inggris kehilangan ketenangan. Norwegia semakin percaya diri menekan melalui Haaland, Martin Ødegaard, dan Alexander Sørloth.
Ødegaard sempat menguji Pickford melalui tembakan rendah dari luar kotak penalti. Sørloth juga mendapat ruang untuk melepaskan percobaan, tetapi belum mampu menambah keunggulan.
Kesempatan Emas Norwegia Terbuang
Norwegia seharusnya bisa memperbesar keunggulan menjelang turun minum. Sørloth dan Haaland sempat berada dalam situasi dua melawan satu saat Inggris kehilangan keseimbangan pertahanan.
Namun, Sørloth terlalu lama menentukan pilihan. Ia tidak segera mengirimkan bola kepada Haaland, sehingga pemain belakang Inggris memiliki waktu untuk kembali menutup ruang.
Kegagalan memaksimalkan peluang tersebut menjadi salah satu momen penting pertandingan. Inggris yang berada dalam tekanan justru mendapat kesempatan untuk membangun serangan terakhir sebelum jeda.
Dalam pertandingan fase gugur, perbedaan antara unggul satu dan dua gol sangat besar. Norwegia gagal mengambil keuntungan penuh ketika Inggris sedang rapuh, lalu harus membayar mahal beberapa menit kemudian.
Bellingham Menyamakan Kedudukan sebelum Jeda
Inggris menyamakan skor melalui aksi individual Bellingham pada masa tambahan waktu babak pertama.
Anthony Gordon mengirimkan bola mendatar ke area depan kotak penalti. Bellingham mengontrolnya, bergerak melewati seorang pemain bertahan, lalu mengarahkan tembakan menyilang ke sudut jauh gawang Ørjan Nyland.
Gol pada menit ke-47 tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Inggris berhasil menyelamatkan babak pertama setelah sebelumnya terlihat kesulitan menghadapi tekanan Norwegia.
Bellingham kembali memperlihatkan kemampuannya muncul dalam situasi sulit. Ia tidak hanya berperan menghubungkan lini tengah dengan serangan, tetapi juga menjadi pemain yang berani membawa bola langsung ke area penalti.
Momentum pertandingan pun berubah. Norwegia kehilangan keunggulan yang sudah berada dalam genggaman, sedangkan Inggris memasuki ruang ganti dengan kepercayaan diri baru.

Gol Penyeimbang Diwarnai Perdebatan Kabel Kamera
Proses sebelum gol pertama Inggris menjadi bahan perdebatan setelah pelatih Norwegia Ståle Solbakken menyatakan bola sempat mengenai kabel kamera udara.
Menurut Solbakken, pantulan tersebut membuat arah bola berubah dan memicu kesalahpahaman di antara pemain Norwegia. Apabila bola benar-benar menyentuh benda eksternal, permainan seharusnya dihentikan dan dimulai kembali dengan bola jatuh.
FIFA kemudian menyatakan sensor pada bola pertandingan tidak mendeteksi benturan dengan kabel. Karena tidak terdapat bukti kontak berdasarkan teknologi bola terhubung, gol Bellingham tetap disahkan.
Perdebatan itu tidak mengubah hasil pertandingan. Namun, insiden tersebut menambah ketegangan dalam laga yang sejak awal sudah berjalan dengan tekanan tinggi.
Norwegia tetap harus menghadapi kenyataan bahwa setelah momen tersebut, mereka masih memiliki seluruh babak kedua dan perpanjangan waktu untuk kembali unggul.
Gol Norwegia Dianulir VAR
Norwegia kembali membuat pendukung Inggris cemas pada awal babak kedua. Torbjørn Heggem berhasil memasukkan bola dari situasi sepak pojok dan sempat merayakan gol kedua timnya.
Wasit kemudian meninjau kejadian melalui VAR. Dalam proses sebelum gol, Haaland dinilai mendorong Elliot Anderson.
Gol Heggem akhirnya dianulir dan kedudukan tetap 1-1.
Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi Norwegia karena mereka sempat merasa telah kembali memimpin. Namun, tim asuhan Solbakken tidak langsung kehilangan momentum.
Masuknya Oscar Bobb pada menit ke-67 memberi energi baru di sisi serangan. Norwegia kembali berani membawa bola mendekati kotak penalti dan memaksa Inggris bertahan lebih dalam.
Sundulan Wolfe Membentur Tiang
Salah satu peluang terbaik Norwegia pada babak kedua datang melalui David Møller Wolfe.
Wolfe memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulannya melewati Pickford. Bola sempat terlihat akan masuk, tetapi akhirnya mengenai mistar gawang.
Peluang tersebut memperlihatkan betapa dekatnya Norwegia dengan gol kedua. Inggris tidak sepenuhnya mampu mengendalikan pertandingan meski mempunyai lebih banyak pemain berpengalaman di fase gugur.
Thomas Tuchel kemudian memasukkan sejumlah pemain baru, termasuk Bukayo Saka, Morgan Rogers, dan Djed Spence. Pergantian itu bertujuan menambah kecepatan sekaligus memberi tekanan baru kepada pertahanan Norwegia.
Saka beberapa kali berhasil mencapai area berbahaya dan melepaskan umpan mendatar. Namun, tidak ada pemain Inggris yang mampu menyelesaikannya pada waktu normal.
Pertandingan Berlanjut ke Extra Time
Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit berakhir. Kedua tim harus memainkan tambahan waktu dalam kondisi fisik yang mulai menurun.
Inggris tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan gol kedua. Tiga menit setelah perpanjangan waktu dimulai, Morgan Rogers mencoba melepaskan tembakan jarak jauh.
Nyland sebenarnya berada dalam posisi untuk menghentikannya. Namun, penjaga gawang Norwegia tersebut tidak mampu menangkap bola dengan sempurna.
Bellingham membaca situasi lebih cepat daripada pemain lain. Ia menyambar bola pantul dan mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke-93.
Gol tersebut memperlihatkan insting Bellingham di dalam kotak penalti. Ia tidak berhenti bergerak setelah Rogers melepaskan tembakan dan langsung mengambil keuntungan dari kesalahan Nyland.
Penalti Inggris Dibatalkan VAR
Inggris sempat memperoleh kesempatan memperbesar keunggulan melalui penalti setelah Djed Spence dijatuhkan pada perpanjangan waktu.
Keputusan awal wasit kemudian diperiksa melalui VAR. Setelah peninjauan, penalti tersebut dibatalkan.
Inggris tetap harus mempertahankan keunggulan tipis sampai akhir. Norwegia mencoba meningkatkan tekanan, tetapi tidak lagi mempunyai ketajaman yang sama seperti pada babak pertama.
Haaland juga ditarik keluar pada pergantian babak perpanjangan waktu. Penyerang Manchester City tersebut menutup pertandingan tanpa mencetak gol.
Pergantian Haaland mengurangi ancaman langsung Norwegia di kotak penalti. Inggris kemudian mampu menjaga area pertahanan dan menghabiskan sisa pertandingan dengan lebih terkontrol.
Inggris Berhasil Menghentikan Haaland
Sebelum menghadapi Inggris, Haaland selalu mencetak gol dalam rangkaian panjang pertandingan kompetitif bersama Norwegia. Ia juga telah mengoleksi tujuh gol pada Piala Dunia 2026.
Namun, lini belakang Inggris mampu membatasi ruangnya. Haaland tetap mendapatkan beberapa peluang, terutama melalui duel udara, tetapi tidak pernah benar-benar memperoleh situasi penyelesaian yang nyaman.
Reuters mencatat Inggris menjadi tim pertama dalam 16 pertandingan terakhir Norwegia yang mampu membuat Haaland gagal mencetak gol.
Keberhasilan tersebut tidak hanya lahir dari penjagaan satu pemain. John Stones, Marc Guéhi, Ezri Konsa, Declan Rice, dan Elliot Anderson bergantian menutup jalur umpan menuju Haaland.
Tugas Inggris berikutnya tidak akan lebih mudah. Argentina memiliki pola serangan berbeda dengan banyak pemain yang bergerak di antara lini.
Bellingham Menjadi Wajah Kebangkitan Inggris
Dua gol ke gawang Norwegia melanjutkan penampilan produktif Bellingham di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, gelandang Real Madrid itu juga mencetak dua gol ketika Inggris menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2 pada babak 16 besar. Ia kembali menjadi pemain yang menentukan ketika Three Lions menghadapi kemungkinan tersingkir.
Bellingham menyebut keberhasilan atas Norwegia sebagai kemenangan seluruh tim. Menurutnya, Inggris mampu bertahan bersama ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.
Kontribusinya juga melampaui jumlah gol. Bellingham membawa agresivitas dari lini kedua, merebut ruang di depan kotak penalti, dan berani mengambil tanggung jawab pada saat pemain lain kesulitan.
Namun, ketergantungan kepada momen individual juga menjadi catatan. Inggris tidak selalu dapat berharap Bellingham menciptakan solusi setiap kali struktur permainan mereka bermasalah.
Tuchel Tetap Mengkritik Penampilan Inggris
Meski lolos, Thomas Tuchel tidak sepenuhnya puas. Pelatih Inggris itu menilai timnya terlalu sering melakukan kesalahan teknis dan memainkan bola dengan lambat.
Tuchel bahkan menyebut Inggris beruntung bisa memenangkan pertandingan. Menurutnya, kualitas permainan harus meningkat sebelum menghadapi semifinal.
Kritik tersebut masuk akal karena Norwegia menciptakan beberapa peluang yang dapat mengubah hasil pertandingan. Mereka sempat unggul, membuang situasi dua melawan satu, mempunyai gol yang dianulir, dan melihat sundulan Wolfe mengenai mistar.
Inggris memiliki karakter untuk bertahan dalam situasi sulit. Namun, karakter saja tidak cukup ketika menghadapi Argentina yang memiliki pengalaman besar dan banyak pemain kreatif.
Tuchel perlu memperbaiki kecepatan aliran bola, perlindungan ketika kehilangan penguasaan, dan koordinasi pertahanan terhadap pemain yang bergerak di antara lini.
Perjalanan Bersejarah Norwegia Berakhir
Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan bersejarah Norwegia di Piala Dunia 2026. Ini merupakan penampilan pertama mereka di turnamen tersebut setelah absen selama 28 tahun.
Sebelum menghadapi Inggris, Norwegia menciptakan salah satu kejutan terbesar dengan menyingkirkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar. Haaland mencetak dua gol dalam kemenangan tersebut.
Norwegia juga mencapai perempat final turnamen besar untuk pertama kalinya. Perjalanan mereka memperlihatkan bahwa tim tersebut tidak hanya bergantung kepada Haaland.
Ødegaard, Schjelderup, Antonio Nusa, Sørloth, Berg, dan para pemain lainnya memberi Norwegia keseimbangan antara kreativitas, kekuatan fisik, dan serangan langsung.
Kapten Martin Ødegaard mengakui hasil tersebut terasa pahit, tetapi menilai seluruh tim patut bangga karena berhasil meninggalkan kesan kuat di turnamen.
Inggris Kembali ke Empat Besar
Kemenangan atas Norwegia membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia untuk keempat kalinya. Mereka sebelumnya mencapai fase tersebut pada 1966, 1990, dan 2018.
Pencapaian terbaru memperlihatkan konsistensi Inggris di turnamen besar. Dalam lima kejuaraan utama terakhir, tim putra mereka berhasil mencapai semifinal sebanyak empat kali.
Namun, perjalanan belum selesai. Inggris masih harus melewati Argentina untuk mendapatkan kesempatan tampil di final Piala Dunia.
Pertandingan tersebut juga menghadirkan kembali salah satu rivalitas paling terkenal di sepak bola internasional. Sejarah pertemuan kedua negara dipenuhi pertandingan ketat, insiden kontroversial, dan momen individual yang terus dikenang.
Inggris vs Argentina di Semifinal
Inggris akan menghadapi Argentina di Atlanta pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Argentina lolos setelah mengalahkan Swiss 3-1 melalui perpanjangan waktu.
Kedua tim sama-sama memainkan 120 menit pada perempat final. Faktor pemulihan fisik dan kedalaman pemain pengganti berpotensi memengaruhi pertandingan.
Inggris membawa Bellingham yang sedang produktif, Harry Kane sebagai pemimpin serangan, serta Saka dan Rogers sebagai pilihan untuk mengubah tempo.
Argentina mempunyai Lionel Messi, Julián Álvarez, Lautaro Martínez, Alexis Mac Allister, dan pengalaman menghadapi tekanan sebagai juara bertahan.
Inggris perlu tampil lebih rapi daripada ketika menghadapi Norwegia. Kesalahan dalam menguasai bola atau terlambat menutup ruang dapat dihukum oleh kualitas Argentina.
Kesimpulan
Skor Inggris vs Norwegia berakhir 2-1 setelah perpanjangan waktu. Andreas Schjelderup membawa Norwegia unggul pada menit ke-36, sebelum Jude Bellingham menyamakan skor pada menit ke-47.
Bellingham kembali mencetak gol pada menit ke-93 dengan memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Morgan Rogers. Gol tersebut memastikan Inggris lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.
Norwegia meninggalkan turnamen setelah memberikan perlawanan besar. Mereka sempat mempunyai gol yang dianulir VAR dan peluang yang mengenai mistar, tetapi tidak mampu mencetak gol kedua.
Inggris selanjutnya menghadapi Argentina di semifinal. Three Lions berhasil melewati malam panjang di Miami, tetapi harus memperbaiki kualitas permainan apabila ingin melangkah ke final.
FAQ Skor Inggris vs Norwegia
Berapa skor Inggris vs Norwegia?
Inggris menang 2-1 atas Norwegia setelah perpanjangan waktu pada perempat final Piala Dunia 2026.
Siapa pencetak gol Inggris?
Dua gol Inggris dicetak Jude Bellingham pada menit ke-47 dan ke-93.
Siapa pencetak gol Norwegia?
Andreas Schjelderup mencetak gol Norwegia pada menit ke-36.
Mengapa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu?
Skor tetap 1-1 sampai waktu normal berakhir, sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Apakah Erling Haaland mencetak gol?
Tidak. Inggris berhasil membuat Haaland gagal mencetak gol untuk pertama kalinya dalam 16 pertandingan terakhirnya bersama Norwegia.
Apakah gol Norwegia sempat dianulir?
Ya. Gol Torbjørn Heggem dianulir setelah VAR menilai Haaland melakukan dorongan terhadap Elliot Anderson.
Siapa lawan Inggris di semifinal?
Inggris akan menghadapi Argentina pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Atlanta.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






