Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Akui Pusing Hampir Setiap Hari

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setahun Menkeu Purbaya — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan keterangan pers mengenai satu tahun kinerjanya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sering merasa pusing mengelola keuangan negara selama satu tahun menjabat.

Redaksiku.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa genap setahun menduduki posisi strategis sebagai bendahara negara tepat pada 8 September 2026. Di balik pencapaian dan angka-angka pertumbuhan ekonomi yang dirilis, Purbaya blak-blakan mengakui bahwa mengelola keuangan negara bukanlah pekerjaan yang mudah dan kerap membuatnya merasa pusing setiap harinya.

Meski dihadapkan pada tekanan pekerjaan yang tinggi dan tantangan fiskal yang kompleks, ia mengklaim bahwa kinerja kementerian yang dipimpinnya selama dua belas bulan terakhir menunjukkan hasil yang positif. Fokus utamanya tetap tertuju pada upaya menjaga stabilitas serta menggenjot angka pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada 8 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rutinitas harian yang padat dan penuh dengan pemikiran strategis membuat waktu berjalan begitu cepat bagi mantan pejabat tinggi tersebut. Tekanan untuk mengambil keputusan fiskal yang tepat sasaran menjadi makanan sehari-hari di kantor kementerian.

“Bikin pusing terus hampir tiap hari. Enggak terasa sudah setahun, karena mikir terus. Yang penting hasilnya lumayanlah,” ujar Purbaya saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin malam.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi ekonomi makro saat ini masih berada di jalur yang relatif baik. Prospek ke depan pun diproyeksikan akan menunjukkan akselerasi yang lebih kencang seiring dengan berjalannya berbagai program penyesuaian fiskal.

Paling tidak, ekonomi Indonesia saat ini masih mencatatkan pertumbuhan yang lumayan bagus dan diyakini akan bergerak semakin cepat pada periode-periode berikutnya. Keyakinan ini didasarkan pada evaluasi mendalam atas berbagai kebijakan yang telah diterapkan sepanjang tahun pertama masa jabatannya.

Target Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Keempat

Memasuki fase baru kepemimpinannya di kementerian, Purbaya menetapkan target ambisius namun realistis untuk perekonomian domestik. Salah satu fokus terdekat adalah mendongkrak angka pertumbuhan pada kuartal terakhir tahun berjalan agar mampu menyentuh level psikologis tertentu.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan itu menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan keempat 2026 dapat mendekati angka enam persen. Bahkan, ia tidak menutup kemungkinan bahwa realisasinya bisa melampaui proyeksi awal tersebut jika seluruh instrumen berjalan optimal.

“Mudah-mudahan bisa lebih,” ucapnya optimistis ketika berbicara mengenai proyeksi penutupan tahun ekonomi nasional.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan keempat 2026 dapat mendekati angka 6%.

Rasa percaya diri tersebut muncul bukan tanpa alasan, mengingat kementerian telah melakukan berbagai eksperimen kebijakan dan pembenahan struktural selama satu tahun ke belakang. Fondasi fiskal yang telah dirapikan diyakini mampu menjadi katalis bagi percepatan aktivitas bisnis di masyarakat.

Sinergi dengan Program Strategis Pemerintah

Keberhasilan dalam mencapai target ekonomi nasional sangat bergantung pada sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan program-program prioritas kepala negara. Purbaya menilai bahwa arah kebijakan yang dicanangkan oleh pemerintahan saat ini memiliki basis yang sangat kuat di sektor riil.

Pihaknya memastikan bahwa seluruh hambatan birokrasi dan sumbatan regulasi yang sempat memperlambat gerak ekonomi telah dibereskan selama setahun masa transisi. Langkah pembersihan ini krusial untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara memberikan multiplier effect yang masif.

“Sekarang sudah kami beresi semua, harusnya sih ke depan bisa tumbuh lebih cepat lagi, apalagi program Pak Presiden Prabowo amat riil dan akan signifikan ke perekonomian,” pungkasnya.

Pertanyaan Umum

Kapan Purbaya Yudhi Sadewa mulai menjabat sebagai Menteri Keuangan?

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025, menggantikan pejabat sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati.

Berapa target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan untuk akhir tahun 2026?

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan keempat 2026 dapat mendekati angka enam persen atau bahkan lebih.

Apa faktor utama yang diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi ke depan?

Pertumbuhan diyakini akan semakin cepat berkat pembenahan struktural dan fiskal yang telah dilakukan selama setahun terakhir serta dukungan program-program riil dari Presiden Prabowo Subianto yang berdampak signifikan pada perekonomian.

Ringkasan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sering merasa pusing dan berpikir keras selama setahun menjabat karena harus menghadapi tantangan pengelolaan keuangan negara yang kompleks sejak dilantik pada 8 September 2025.

Meski penuh tekanan, ia optimis ekonomi Indonesia berada di jalur yang baik dengan target pertumbuhan pada kuartal keempat 2026 dapat mendekati atau bahkan melampaui angka enam persen berkat berbagai pembenahan fiskal dan program pemerintah.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk Tahun 2027
Harga Minyak Melonjak Tembus Level Tertinggi 6 Pekan Akibat Konflik Timur Tengah
Harga Minyak Dekati US$ 100 dan Tekan Bursa Global
Desak Larang Sawit di APL Bekas Kebakaran Hutan
Pertamina Geothermal (PGEO) Pasok Listrik Hijau untuk Data Center AI
Dugaan Anggota DPRD Bengkulu Vinna Terima Mobil Mewah dari KPK
Polemik Izin Pembangunan Mr DIY Bayongbong Garut yang Masih Disorot
Kecelakaan Tol Palembang-Indralaya Bukan karena Karhutla

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:12 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk Tahun 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Akui Pusing Hampir Setiap Hari

Selasa, 8 September 2026 - 06:10 WIB

Harga Minyak Melonjak Tembus Level Tertinggi 6 Pekan Akibat Konflik Timur Tengah

Selasa, 8 September 2026 - 03:25 WIB

Harga Minyak Dekati US$ 100 dan Tekan Bursa Global

Selasa, 8 September 2026 - 01:26 WIB

Desak Larang Sawit di APL Bekas Kebakaran Hutan

Berita Terbaru

PT Merdeka Battery Materials Tbk mengkaji rencana penerbitan depositary receipts di Bursa Efek Hong Kong.

Keuangan

MBMA Pertimbangkan Jual Saham di Bursa Hong Kong

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:30 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sering merasa pusing mengelola keuangan negara selama satu tahun menjabat.

Politik

Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Akui Pusing Hampir Setiap Hari

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:10 WIB

Kylian Mbappe dijagokan meraih Ballon d'Or usai menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026.

Sepak Bola

Peluang Kylian Mbappe Raih Ballon d’Or Usai Piala Dunia 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:54 WIB

IHSG bergerak dalam bayang-bayang koreksi setelah mengalami tekanan jual yang cukup masif.

Keuangan

IHSG Rawan Turun, Cek Rekomendasi Saham AKRA hingga MDKA

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:38 WIB