Redaksiku.com – SURABAYA — Persebaya Surabaya mematangkan persiapan taktik dan ketahanan fisik menjelang laga pembuka musim baru dengan menitikberatkan perhatian pada tantangan iklim serta kondisi arena pertandingan. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut dijadwalkan melakoni partai tandang perdana menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu (5/9/2026) sore. Laga pembuka ini diprediksi menguji kesiapan mental para pemain dalam menghadapi situasi non-teknis sejak menit awal.
Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, secara khusus mengantisipasi dua faktor krusial yang dinilai dapat menentukan ritme permainan. Selain meracik strategi untuk meredam keagresifan skuad tuan rumah, juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada suhu udara siang hari serta kontur permukaan rumput stadion.
Penyesuaian Jadwal Latihan Menghadapi Suhu Panas
Jadwal pertandingan yang digelar pada sore hari menghadirkan tantangan tersendiri bagi armada Green Force. Sepanjang masa pramusim, Persebaya lebih terbiasa menjalani pertandingan uji coba maupun agenda latih tanding di bawah sorotan lampu stadion pada malam hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbedaan waktu bertanding ini dinilai berdampak langsung pada pengeluaran energi serta metabolisme tubuh pemain di atas lapangan. Bernardo Tavares pun memutuskan untuk merombak agenda latihan rutin demi mempercepat aklimatisasi seluruh anggota tim.
Sesi latihan taktik yang biasanya digelar menjelang petang kini digeser lebih awal ke waktu siang hari. Langkah tersebut diambil agar para pemain terbiasa berlari dan menjaga fokus di bawah terik matahari yang menyengat.
“Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca.”
— Bernardo Tavares
Tim pelatih juga menginstruksikan tim medis untuk memantau asupan hidrasi serta kadar elektrolit para pemain secara ketat. Hal ini dilakukan guna meminimalkan risiko dehidrasi dan kram otot saat melakoni laga intensitas tinggi di Lampung.
Karakter Lapangan dan Perebutan Bola Kedua
Selain faktor cuaca, kondisi rumput Stadion PKOR Sumpah Pemuda menjadi perhatian tersendiri bagi Tavares. Pelatih yang sebelumnya menukangi PSM Makassar itu mengaku belum mendapatkan pembaruan visual terkini mengenai kondisi lapangan yang akan digunakan.
Kendati demikian, memori pertandingan musim lalu menjadi referensi utama staf kepelatihan dalam merancang pola transisi permainan. Menurut Tavares, permukaan lapangan yang kurang rata kerap menyebabkan arah laju bola memantul liar dan menyulitkan skema umpan-umpan pendek mendatar.
Jika kondisi tersebut belum mengalami pembenahan signifikan, pendekatan permainan praktis menjadi prioritas mutlak. Persebaya siap mengubah pendekatan permainan menjadi lebih lugas dengan mengandalkan duel-duel fisik di lini tengah.
Kemenangan dalam duel perebutan bola liar atau second ball dinilai menjadi kunci utama untuk mengendalikan jalannya laga. Para gelandang dituntut tidak kehilangan konsentrasi ketika momentum serangan balik dibangun dari pantulan bola yang tidak terduga.
Kesiapan beradaptasi dengan kondisi lapangan dinilai lebih krusial dibandingkan memaksakan skema permainan ideal yang rentan terganggu pantulan bola liar.
Tavares menegaskan bahwa timnya tidak boleh bergantung pada kondisi fasilitas yang serba ideal untuk memetik poin. Para pemain diminta siap bertarung dalam segala situasi, termasuk menghadapi benturan fisik melawan Bhayangkara FC yang dikenal memiliki barisan pertahanan kokoh.
Kesiapan Skuad dan Opsi Rotasi Pemain
Tantangan Persebaya kian bertambah menyusul perkembangan kebugaran penyerang asing andalan, Alex Martins, yang masih dalam pantauan tim medis. Kondisi ujung tombak tersebut dilaporkan belum mencapai taraf optimal untuk melakoni duel 90 menit penuh sejak awal laga.
Staf pelatih bergerak cepat menyiapkan skenario alternatif di lini serang guna menjaga daya gedor tim tetap tajam. Rotasi pemain sayap serta penempatan penyerang lokal berkarakter cepat menjadi opsi realistis yang disimulasikan dalam sesi latihan internal.
Kedalaman skuad di sektor penyerangan dinilai memadai untuk menerapkan formasi fleksibel yang mengandalkan kecepatan transisi kilat. Tavares menginstruksikan para penyerang sayap untuk lebih agresif masuk menusuk kotak penalti ketika celah terbuka.
Keseimbangan antara lini bertahan dan menyerang turut menjadi materi evaluasi penting sebelum bertolak menuju Pulau Sumatra. Persebaya bertekad tidak kecolongan gol cepat dari skema bola mati yang menjadi salah satu senjata andalan tuan rumah.
Motivasi Tambahan Pasca Kabar Duka
Menjelang keberangkatan ke Bandar Lampung, Persebaya Surabaya juga diselimuti suasana duka menyusul berpulangnya mantan pelatih Iwan Setiawan pada Kamis (3/9/2026). Almarhum merupakan sosok yang pernah mengawal perjuangan Bajul Ijo pada kompetisi musim 2017 silam.
Kabar duka tersebut dijadikan pelecut semangat emosional bagi seluruh elemen klub untuk mempersembahkan penampilan terbaik. Para pemain bertekad menghormati rekam jejak tokoh-tokoh yang pernah berjasa membesarkan nama Persebaya melalui raihan prestasi maksimal di atas lapangan.
Dukungan moral juga terus mengalir dari basis pendukung setia, Bonek, yang menaruh harapan besar pada laga perdana kompetisi musim ini. Manajemen dan tim pelatih menargetkan pulang membawa poin penuh demi meletakkan pondasi kepercayaan diri yang kuat dalam mengarungi kompetisi panjang.
Pertanyaan Umum
Kapan dan di mana pertandingan Bhayangkara FC melawan Persebaya digelar?
Laga pekan pembuka antara Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026 sore WIB di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Mengapa Bernardo Tavares menggeser jadwal latihan Persebaya?
Jadwal latihan dimajukan ke siang hari untuk membantu para pemain beradaptasi dengan paparan suhu panas dan terik matahari, mengingat sebagian besar laga pramusim Persebaya digelar pada malam hari.
Apa strategi Persebaya jika kondisi rumput stadion tidak rata?
Persebaya akan bermain lebih praktis dengan memprioritaskan keunggulan duel fisik serta perebutan bola kedua (second ball) daripada memaksakan skema umpan pendek mendatar di lapangan yang tidak beraturan.
Ringkasan
Menjelang laga Persebaya vs Bhayangkara FC, Bernardo Tavares mewaspadai tantangan cuaca panas dan kondisi rumput lapangan demi mencuri poin di Lampung.







