Redaksiku.com – Pertandingan Norway vs Inggris akan mempertemukan dua tim dengan perjalanan dan beban sejarah yang sangat berbeda pada perempat final Piala Dunia 2026.
Norwegia tiba di Miami sebagai tim yang sedang menulis kisah baru, sedangkan Inggris kembali berdiri di depan pintu yang berkali-kali gagal mereka buka pada turnamen besar.
Laga Norwegia melawan Inggris dijadwalkan berlangsung di Miami Stadium atau Hard Rock Stadium pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 17.00 waktu setempat. Bagi penonton Indonesia, pertandingan dimainkan pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 04.00 WIB. Pemenangnya akan bertemu Argentina atau Swiss di semifinal.
Sorotan utama akan mengarah kepada dua penyerang kelas dunia. Erling Haaland memimpin barisan depan Norwegia, sementara Inggris mengandalkan kapten sekaligus pencetak gol utama mereka, Harry Kane.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, pertandingan ini tidak hanya akan ditentukan oleh siapa yang lebih tajam di depan gawang. Kemampuan kedua tim mengontrol lini tengah, menjaga konsentrasi dalam cuaca panas Miami, serta mengelola tekanan pertandingan bisa menjadi faktor yang lebih menentukan.
Norwegia Datang Tanpa Rasa Takut
Norwegia memasuki perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Kepercayaan diri pasukan Ståle Solbakken meningkat setelah menyingkirkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar.
Kemenangan tersebut mengubah cara Norwegia melihat posisi mereka di turnamen. Mereka tidak lagi sekadar menjadi tim kejutan yang menikmati perjalanan panjang, tetapi mulai percaya memiliki kemampuan mengalahkan negara mana pun.
Solbakken mengakui timnya sempat gugup pada pertandingan awal turnamen. Namun, setelah melewati beberapa laga dan menyingkirkan Brasil, para pemain kini dinilai lebih tenang menghadapi atmosfer pertandingan besar. Ia meminta Norwegia tetap bermain dengan identitas sendiri dan tidak terintimidasi oleh nama besar Inggris.
Keberanian memainkan bola akan menjadi ujian penting. Norwegia tidak bisa hanya bertahan di sekitar kotak penalti dan berharap Haaland memenangkan pertandingan seorang diri. Mereka membutuhkan kontribusi Martin Ødegaard untuk mengatur serangan sekaligus membawa tim keluar dari tekanan.
Inggris Kembali Berhadapan dengan Bayangan Perempat Final
Bagi Inggris, perempat final bukan wilayah yang asing. Pertandingan menghadapi Norwegia akan menjadi penampilan ke-11 mereka pada fase delapan besar Piala Dunia.
Meski sering mencapai tahap ini, catatan kelolosan Inggris tidak sepenuhnya meyakinkan. Mereka hanya berhasil melewati tiga dari sepuluh perempat final sebelumnya. Pada Piala Dunia 2022, langkah Inggris dihentikan Prancis dengan skor 1-2.
Situasi tersebut membuat laga Norway vs Inggris memiliki tekanan tersendiri bagi pasukan Thomas Tuchel. Inggris memiliki skuad yang lebih berpengalaman dan kedalaman pemain lebih besar, tetapi keunggulan di atas kertas tidak menjamin kelolosan.
Inggris juga harus belajar dari pertandingan babak 16 besar melawan Meksiko. Mereka menang 3-2 dalam laga penuh tekanan, tetapi sempat berada dalam situasi yang membuat keseimbangan pertahanan dan disiplin tim diuji hingga akhir.
Tuchel menilai kemenangan atas Meksiko merupakan perkembangan penting, tetapi bukan tujuan akhir. Ia menegaskan para pemain masih memiliki ambisi besar dan harus mengarahkan seluruh perhatian pada perempat final.

Erling Haaland Menjadi Ancaman yang Tidak Bisa Diabaikan
Erling Haaland menjadi pusat kekuatan serangan Norwegia sepanjang Piala Dunia 2026. Menjelang pertandingan menghadapi Inggris, penyerang tersebut sudah mengoleksi tujuh gol dan masih bersaing dalam perebutan Sepatu Emas.
Catatan Haaland bahkan lebih mengesankan ketika dilihat dari konsistensinya. Ia mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif terakhir bersama Norwegia dengan total 27 gol selama periode tersebut. Haaland juga selalu mencetak gol dalam empat penampilannya pada Piala Dunia 2026.
Kekuatan Haaland bukan hanya penyelesaian akhir. Pergerakannya memaksa bek lawan terus menjaga jarak, sementara kemampuan fisiknya membuat Norwegia dapat menggunakan umpan langsung ketika kesulitan membangun serangan dari bawah.
Masalah bagi Inggris adalah Haaland sangat mengenal karakter sebagian besar pemain yang akan menghadapinya. Ia bermain di Premier League dan terbiasa menghadapi bek serta penjaga gawang Inggris.
Haaland sendiri menyebut pertandingan ini terasa istimewa karena ia lahir di Inggris dan menjalani karier klub di negara tersebut. Meski demikian, kepentingan tim nasional akan menjadi prioritas ketika pertandingan dimulai.
Harry Kane Mengejar Tujuan yang Lebih Besar dari Sepatu Emas
Harry Kane juga datang dengan catatan produktif. Kapten Inggris tersebut telah mencetak enam gol di Piala Dunia 2026, satu gol lebih sedikit dari Haaland. Lionel Messi dan Kylian Mbappé sementara berada di depan keduanya dengan delapan gol.
Pertemuan ini membuat duel Kane dan Haaland sulit dihindari. Namun, Kane menilai dirinya memiliki karakter permainan yang berbeda dari penyerang Norwegia tersebut.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






