Redaksiku.com – Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk yang menghanguskan sejumlah bangunan tempat tinggal di wilayah Koja, Jakarta Utara, pada Rabu malam, 2 September 2026. Insiden yang terjadi sekitar sore menjelang malam tersebut dipicu oleh sambaran api kompor yang dengan cepat menjilat cairan bahan bakar minyak di dekatnya. Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga sekitar yang panik melihat kepulan asap hitam membubung tinggi dari permukiman mereka.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan darurat dari warga setempat terkait amukan si jago merah. Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di lingkungan yang padat. Sebanyak 11 unit mobil pemadam beserta 55 personel dikerahkan guna menjinakkan kobaran api yang melahap bangunan petak tersebut.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi dan Penanganan Kebakaran di Koja
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, amukan api bermula dari aktivitas pemindahan bahan bakar minyak eceran di dekat dapur salah satu petak rumah kontrakan. Bensin yang tumpah dan tercecer di lantai membuat api kompor dengan mudah menyambar serta memicu ledakan kecil yang mempercepat perambatan api. Enam pintu rumah kontrakan yang berada di lokasi langsung ludes terbakar dalam hitungan menit sebelum petugas tiba di tempat kejadian perkara.
Dalam insiden mendarat darurat tersebut, tiga orang penghuni kontrakan dilaporkan menderita luka bakar akibat terjilat api yang membesar secara tiba-tiba. Para korban langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke RSUD Koja guna mendapatkan tindakan medis intensif atas luka yang mereka alami. Identitas korban meliputi tiga orang dewasa yang masing-masing mengalami luka bakar pada bagian tubuh tertentu akibat berupaya menyelamatkan diri.
Dinas Gulkarmat mengerahkan sebanyak 11 unit mobil pemadam dan 55 personel untuk memadamkan api yang membakar enam pintu kontrakan.
Korban pertama diidentifikasi berinisial AB yang berusia 50 tahun dengan luka bakar pada bagian bahu kiri. Korban kedua adalah LN yang berusia 41 tahun mengalami luka bakar di lengan kanan, serta korban ketiga berinisial FB berusia 22 tahun yang juga mengalami luka bakar di lengan kanan. Ketiga korban merupakan penghuni aktif dari bangunan kontrakan yang hangus terbakar pada Rabu sore tersebut.

Berkat kesigapan petugas di lapangan, proses pemadaman berlangsung relatif singkat dan terkendali tanpa menimbulkan korban jiwa. Operasi penanganan dan pendinginan area yang terbakar dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 18.43 WIB setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit. Pihak berwenang terus mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan penyimpanan bahan mudah terbakar di dekat sumber api.
Pertanyaan Umum
Apa penyebab utama kebakaran di Koja Jakarta Utara?
Kebakaran tersebut dipicu oleh api kompor yang menyambar bensin yang sedang didistribusikan dari sepeda motor ke tempat penyimpanan, sehingga memicu api cepat membesar.
Berapa banyak bangunan kontrakan yang terdampak dalam insiden ini?
Sebanyak enam pintu rumah kontrakan yang terletak di Kelurahan Rawabadak Utara, Kecamatan Koja, hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu malam tersebut.
Bagaimana kondisi para korban luka bakar akibat insiden ini?
Tiga orang penghuni kontrakan yang mengalami luka bakar telah dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis intensif atas luka di bahu dan lengan mereka.
Ringkasan
Kebakaran hebat melanda rumah kontrakan di Koja, Jakarta Utara, akibat sambaran kompor pada bahan bakar. Insiden ini menghanguskan enam bangunan dan menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar.






