Kasus Cacar Monyet Makin meningkat

- Penulis

Rabu, 6 Maret 2024 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Cacar Monyet Makin meningkat

Kasus Cacar Monyet Makin meningkat

Tingkat peningkatan kasus Monkeypox atau Cacar Monyet di Indonesia, hingga Oktober 2023, menggarisbawahi kebutuhan akan kesadaran yang lebih tinggi akan penyakit ini di kalangan masyarakat. Selain minimnya pemahaman akan virus ini, kurangnya kesadaran dan pengertian menyebabkan peningkatan kasus.

Dalam upaya menanggulangi peningkatan kasus, Kementerian Kesehatan terus melakukan serangkaian upaya edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan Monkeypox atau Cacar Monyet. Virus ini merupakan salah satu jenis penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia dan dapat dengan cepat menular di antara manusia.

Kasus Cacar Monyet Makin meningkat
Kasus Cacar Monyet Makin meningkat

Selain kontak langsung dengan penderita Monkeypox, penyebaran yang cepat juga dipengaruhi oleh perilaku seksual yang tidak mematuhi aturan yang berlaku. Data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa mayoritas pasien yang terkonfirmasi mengidap Monkeypox berada dalam rentang usia antara 25 hingga 39 tahun. Oleh karena itu, salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan mengedukasi masyarakat tentang kesetiaan dalam hubungan dan pentingnya menghindari pergantian pasangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penularan penyakit ini juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan penderita dan melalui perilaku seksual yang tidak sesuai dengan aturan yang dianjurkan. Adanya perbedaan gejala antara cacar monyet dan cacar air menekankan pentingnya penanganan medis saat gejala awal muncul.

Gejala Monkeypox meliputi munculnya ruam, demam tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, kesulitan menelan, diare, dan peradangan pada bagian genital. Dalam menghadapi peningkatan kasus, seorang epidemiolog dari Griffith University menyatakan bahwa Indonesia sedang mengalami fase darurat terkait kasus Monkeypox. Setiap kasus baru yang ditemukan memerlukan upaya yang lebih ketat untuk meminimalkan peningkatan kasus.

Untuk menekan penyebaran penyakit ini, dibutuhkan upaya tracing dan karantina yang tidak hanya terfokus di DKI Jakarta tetapi juga meluas ke wilayah lain di Indonesia. Wilayah-wilayah tertentu dan kelompok-kelompok yang dianggap memiliki risiko tinggi seperti LGBT, Transgender, dan Biseksual perlu mendapat perhatian lebih serius untuk pencegahan penyebaran.

Dalam konteks peningkatan kasus Monkeypox di DKI Jakarta, Dinas Kesehatan telah mencatat adanya pertambahan kasus positif. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada. Langkah-langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan diri, menggunakan masker, mencuci tangan secara teratur, serta menghindari kontak fisik dengan orang yang sakit, perlu ditingkatkan.

Pemerintah DKI Jakarta telah menjamin ketersediaan perawatan bagi pasien Monkeypox di seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jakarta dengan biaya pengobatan yang ditanggung oleh pemerintah. Vaksinasi telah dimulai terhadap kelompok rentan, dan bagi pasien yang sembuh, isolasi dilakukan hingga gejala menghilang sepenuhnya.

Selain itu, Dinkes DKI juga gencar dalam penelusuran kontak untuk memutus rantai penularan kasus. Pihaknya terus mengawasi kelompok-kelompok yang berpotensi tertular dan berkomitmen untuk melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Prinsipnya adalah untuk selalu waspada dan mengambil tindakan proaktif guna mencegah peningkatan kasus yang lebih besar di masa depan.

 

Berikut riwayat temuan kasus positif cacar monyet:

Agustus
– 1 kasus Agustus 2022 (sembuh)

Oktober
– 1 kasus 13 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 1 kasus 19 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 5 kasus 21 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 3 kasus 24 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 2 kasus 25 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 2 kasus 26 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 1 kasus 27 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 1 kasus 28 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 2 kasus 29 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 3 kasus 30 Oktober 2023 (isolasi RS)
– 2 kasus 31 Oktober 2023 (isolasi RS)

November
– 1 kasus 1 November 2023 (isolasi RS)
– 2 kasus 2 November 2023
– 1 kasus 3 November 2023.

 

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha
BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim
Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya
Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z
Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil
Menstruasi Berlebihan Jangan Dianggap Normal! Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Tertentu
Wajib Tahu 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif Lewat HP
Penting! 5 Fakta Menkes Kaget Dokter Kena Bullying

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:12 WIB

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:55 WIB

Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil

Berita Terbaru

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap turun langsung memantau kondisi sumber air baku di Bendung Batu Bessi

Internasional

Tak Mau Warga Cemas, Kapolres Barru Cek Ketersediaan Air

Selasa, 11 Agu 2026 - 20:59 WIB

Polres Barru menggelar apel gelar pasukan, Selasa (11/8/2026).

Internasional

Polres Barru Siaga Karhutla, Kapolres Minta Patroli Diperkuat

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:44 WIB

Polisi bersama warga langsung turun tangan. Pohon dievakuasi dan material yang menutup jalan dibersihkan.

Internasional

Jalan Kena ‘Palang’ Pohon, Polisi Pujananting Langsung Gercep!

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:02 WIB