Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

Redaksiku.com – PT Metropolitan Kentjana Tbk resmi memasuki jadwal pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 pada Rabu, 15 Juli 2026.

Emiten berkode saham MKPI tersebut membagikan dividen sebesar Rp950 untuk setiap saham kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan.

Total dividen yang didistribusikan mencapai Rp900,78 miliar. Pembagian tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST yang diselenggarakan pada 11 Juni 2026.

Pembayaran dividen Metropolitan Kentjana 2026 menjadi salah satu perkembangan terbaru perusahaan di tengah pertumbuhan laba dan berjalannya sejumlah proyek ekspansi di kawasan Pondok Indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Dibayar 15 Juli

Metropolitan Kentjana menetapkan dividen tunai sebesar Rp950 per saham dari laba tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 24 Juni 2026 berhak memperoleh dividen tersebut. Jadwal pembayaran ditetapkan pada 15 Juli 2026.

Berikut ringkasan pembagiannya:

Informasi Keterangan
Emiten PT Metropolitan Kentjana Tbk
Kode saham MKPI
Dividen per saham Rp950
Total dividen Rp900,78 miliar
Tahun buku 2025
RUPST 11 Juni 2026
Recording date 24 Juni 2026
Pembayaran 15 Juli 2026

Dengan nilai Rp950 per saham, investor yang memiliki satu lot atau 100 saham berhak memperoleh dividen kotor sebesar Rp95.000. Nilai bersih yang diterima dapat berbeda mengikuti status dan ketentuan perpajakan masing-masing investor.

Sekitar 80 Persen Laba Dibagikan sebagai Dividen

RUPST mencatat laba bersih Metropolitan Kentjana tahun buku 2025 sebesar sekitar Rp1,122 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp900,78 miliar dialokasikan sebagai dividen tunai.

Berdasarkan perbandingan kedua angka tersebut, rasio pembagian dividen atau dividend payout ratio berada di kisaran 80,3 persen.

Perseroan juga mengalokasikan Rp1 miliar sebagai dana cadangan wajib. Sisa laba setelah pembagian dividen dan dana cadangan dipertahankan untuk membiayai serta melanjutkan proyek perusahaan.

Besarnya porsi laba yang dibagikan memperlihatkan kemampuan perusahaan menghasilkan arus kas dari aset properti komersialnya. Namun, keberlanjutan dividen pada tahun mendatang tetap bergantung pada laba, arus kas, kebutuhan investasi, dan keputusan pemegang saham.

Dividen Naik Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Dividen MKPI untuk tahun buku 2025 meningkat dibandingkan pembayaran sebelumnya.

Pada tahun buku 2024, perusahaan membagikan dividen Rp728 per saham. Dividen tahun buku 2025 kemudian naik menjadi Rp950 per saham, atau meningkat sekitar 30 persen.

Perbandingan dividen MKPI dalam tiga tahun terakhir adalah:

Tahun pembayaran Dividen per saham
2024 Rp535
2025 Rp728
2026 Rp950

Riwayat tersebut menunjukkan kenaikan pembayaran dalam tiga periode terakhir. Meski demikian, tren historis tidak menjamin besaran dividen yang sama atau lebih tinggi pada masa mendatang.

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham
Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

Laba Bersih MKPI Tumbuh 13 Persen pada 2025

Kenaikan dividen didukung pertumbuhan kinerja Metropolitan Kentjana selama 2025.

Pendapatan perusahaan tercatat sekitar Rp2,603 triliun, meningkat kurang lebih 5 persen dibandingkan Rp2,483 triliun pada 2024. Pertumbuhan terutama berasal dari penyewaan properti komersial, perhotelan, serta penjualan tanah dan bangunan.

Laba usaha tumbuh sekitar 13 persen menjadi Rp1,176 triliun. Marjin laba usaha meningkat dari sekitar 42 persen menjadi kurang lebih 45 persen.

Laba bersih tahun berjalan juga naik 13 persen menjadi sekitar Rp1,122 triliun. Pada akhir Desember 2025, total aset perusahaan mencapai Rp9,464 triliun, sedangkan ekuitasnya tercatat Rp7,762 triliun.

Pertumbuhan tersebut memberi ruang bagi perusahaan untuk membagikan dividen sekaligus mempertahankan sebagian laba guna mendanai ekspansi.

Kinerja Kuartal I 2026 Masih Bertumbuh

Performa positif MKPI berlanjut pada tiga bulan pertama 2026.

Pendapatan kuartal I 2026 mencapai Rp673,2 miliar, meningkat 6,1 persen dibandingkan Rp634,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih naik 17,6 persen dari Rp249,5 miliar menjadi Rp293,5 miliar. Marjin laba bersih pada periode tersebut tercatat sekitar 43,6 persen.

Per akhir Maret 2026, total aset MKPI berada di kisaran Rp9,872 triliun dan ekuitas sekitar Rp8,056 triliun. Kas perusahaan tercatat sekitar Rp3,176 triliun.

Posisi kas menjadi salah satu faktor penting karena perusahaan sedang menjalankan sejumlah pengembangan properti yang membutuhkan pembiayaan dalam jumlah besar.

Pusat Perbelanjaan Menjadi Tulang Punggung Bisnis

Metropolitan Kentjana dikenal sebagai pengembang dan pengelola kawasan Pondok Indah serta Puri Indah.

Perusahaan didirikan pada 1972. Proyek awalnya adalah pengembangan kawasan Pondok Indah di Jakarta Selatan, yang berasal dari area perkebunan karet seluas sekitar 460 hektare. Kawasan tersebut kemudian berkembang menjadi kawasan hunian dan komersial terpadu.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Laboratorium Jasa Uji Lingkungan Bagi Usaha
5 Sikap Pedagang yang Membuat Customer Kabur
Tarif Listrik Juli–September 2026 Tetap, Tidak Naik
Ekspedisi Bandung Pontianak untuk Kirim Furnitur dan Mesin Usaha
Cara Software ERP Membantu Standarisasi Proses Kerja
Tabel Pinjaman KUR BRI 2026, Cicilan Rp5–500 Juta
RANS Resmi Melantai di BEI, Saham Raffi Ahmad Langsung Melonjak di Hari Pertama
SMM Panel Indonesia Untuk Strategi Konten Digital

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:15 WIB

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:27 WIB

Pentingnya Laboratorium Jasa Uji Lingkungan Bagi Usaha

Senin, 13 Juli 2026 - 15:23 WIB

5 Sikap Pedagang yang Membuat Customer Kabur

Senin, 13 Juli 2026 - 12:06 WIB

Tarif Listrik Juli–September 2026 Tetap, Tidak Naik

Senin, 13 Juli 2026 - 10:57 WIB

Ekspedisi Bandung Pontianak untuk Kirim Furnitur dan Mesin Usaha

Berita Terbaru

Kabar Terbaru Betrand Peto, Isu Laporan Polisi Dibantah

Viral

Kabar Terbaru Betrand Peto, Isu Laporan Polisi Dibantah

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:03 WIB

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

Bisnis

Dividen Metropolitan Kentjana 2026 Cair Rp950 per Saham

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:15 WIB