Aksi Pandawara Group dalam membersihkan sampah di beberapa daerah di tanah air terus menjadi sorotan.
Pasalnya, permasalahan sampah di Indonesia semakin menjadi perhatian, terutama dampaknya terhadap lingkungan dan bencana seperti banjir.
Salah satu komunitas yang aktif bergerak dalam penanganan sampah adalah Pandawara Group, sekelompok anak muda yang dikenal dengan aksi bersih-bersih di berbagai daerah.
Gerakan sosial mereka menarik perhatian banyak pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto, yang mengundang mereka ke Istana Merdeka beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi besar atas dedikasi Pandawara Group dalam mengatasi masalah sampah. Ia menekankan pentingnya komitmen dalam gerakan sosial dan berharap komunitas ini terus berjuang untuk lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi langkah kecil yang sudah kalian lakukan. Ini adalah contoh nyata bahwa anak muda bisa membawa perubahan besar,” ujar Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Presiden Prabowo Apresiasi Perjuangan Pandawara Group

Gerakan Pandawara Group yang konsisten dalam membersihkan sungai dan pantai mendapat perhatian dari Presiden Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden secara langsung menyampaikan dukungan moral agar mereka tetap berkomitmen.
Menurut Gilang, salah satu anggota Pandawara Group mengatakan bahwa dukungan dari Presiden Prabowo menjadi motivasi tambahan bagi mereka.
“Beliau mengapresiasi apa yang sudah kami lakukan terhadap semua langkah kecil yang sudah kami tempuh. Harapannya, ini bisa jadi motivasi tambahan bagi kami untuk terus mengabdi pada negara, terutama di bidang persampahan,” ungkap Gilang setelah pertemuan.
Presiden Prabowo juga memberikan pesan agar Pandawara Group tidak patah semangat dalam menjalankan misi sosial mereka.
“Permintaan khusus dari Bapak Presiden adalah agar kami terus berjalan dan tetap berkomitmen. Itu yang nomor satu tentunya. Beliau juga menyampaikan agar kami tidak lelah dengan apapun yang terjadi di depan nanti,” tambah Gilang.
Tantangan Pandawara Group dalam Menangani Sampah
Dalam pertemuan tersebut, Pandawara Group juga menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan aksi sosialnya.
Salah satu masalah utama yang mereka soroti adalah perizinan pengangkutan sampah dari sungai ke tempat pembuangan akhir. Banyak daerah memiliki regulasi yang kompleks sehingga menghambat gerakan mereka.
Selain itu, mereka juga membahas faktor lain yang menyebabkan banjir di Indonesia, yang tidak hanya berasal dari sampah, tetapi juga alih fungsi saluran air.
Gilang menjelaskan, “Indikator utama banjir itu bukan hanya soal sampah, tetapi ada alih fungsi saluran air. Itu jadi dua indikator utama kenapa banjir selalu melanda kota-kota besar seperti ini. Jadi memang untuk menyelesaikan masalah ini butuh keseriusan dan keberlanjutan.”
Selain kendala birokrasi, Pandawara Group juga menghadapi masalah dalam hal pendanaan dan dukungan logistik.
Saat ditanya apakah ada kemungkinan dukungan finansial dari pemerintah, mereka mengatakan bahwa diskusi belum sampai pada tahap tersebut.
Namun, bagi mereka, aspek yang lebih penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
“Harapan kami yang paling utama adalah kesadaran masyarakat. Jadi, baik swasta, individu, maupun pemerintah harus bisa bersinergi untuk menyelesaikan masalah ini. Karena masalah lingkungan di Indonesia itu sudah sangat kompleks. Tidak mungkin gerakan ini berjalan sendiri tanpa dukungan yang masif dan intensif,” jelas Gilang.
Pandawara Group Siap Perluas Gerakan ke Skala Nasional
Dengan dukungan moral dari Presiden Prabowo, Pandawara Group semakin yakin untuk memperluas aksi mereka ke tingkat nasional.
Mereka ingin melibatkan lebih banyak anak muda agar sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Harapannya dengan adanya pertemuan ini, bisa menjadi contoh bagi seluruh pemuda di Indonesia agar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena lingkunganlah yang memberikan kita kehidupan,” ujar Gilang dengan penuh semangat.
Selain memperluas gerakan, Pandawara Group juga berencana mengadakan aktivitas berskala besar guna mengatasi permasalahan sampah dari hulu ke hilir. Mereka ingin memastikan bahwa gerakan ini tidak hanya menjadi kampanye sesaat, tetapi berkelanjutan dan berdampak nyata bagi lingkungan.
“Pokoknya gerakan ini kami dedikasikan untuk Indonesia. Kami benar-benar ingin totalitas untuk menyelesaikan permasalahan persampahan di negara ini,” tegas Gilang.
Pertemuan antara Pandawara Group dan Presiden Prabowo Subianto menjadi bukti bahwa gerakan sosial dari anak muda dapat memperoleh perhatian dari pemimpin negara.
Dukungan yang diberikan oleh Presiden diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi Pandawara Group untuk terus berjuang di bidang lingkungan.
Meskipun menghadapi banyak tantangan, seperti perizinan, pendanaan, dan keterbatasan tenaga, Pandawara Group tetap berkomitmen untuk melanjutkan aksi mereka.
Dengan keterlibatan lebih banyak pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, gerakan ini dapat menjadi solusi nyata dalam menangani permasalahan sampah dan lingkungan di Indonesia.***
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






