Kedatangan bulan Dzulhijjah tentu sangat dinantikan oleh umat islam karena terdapat perayaan besar yaitu idul adha. Suasana lebaran haji terasa spesial bagi umat islam karena terdapat sejumlah amalan idul adha yang penting untuk dilakukan.
Lantas, apa saja amalan-amalan sunah terbaik yang bisa menambah pahala ketika dilaksanakan pada hari lebaran idul adha tersebut? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini!
1. Perbanyak Membaca Takbir
Kemeriahan menyambut hari raya idul adha biasanya dilakukan oleh pemeluk agama islam dengan mengumandangkan takbir. Alunan merdunya takbiran ini dilakukan mulai dari matahari telah terbenam sampai pelaksanaan hari raya idul adha. Pada malam takbiran merupakan waktu yang paling mustajab untuk melantunkan segenap doa. Hal ini karena sangat besar kemungkinan doa tersebut akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta™ala. Selain itu, umat islam dianjurkan untuk membaca bacaan takbir, tahlil, dan tahmid mulai dari selesai shalat subuh yaitu hari Arafah sampai akhir hari Tasyrik.

2. Menggunakan Pakaian Terbaik dan Wewangian
Sebelum berangkat untuk melaksanakan shalat ied bersama di masjid maka disunnahkan untuk mandi, menggunakan pakaian bersih dan suci, serta memakai wewangian. Tujuannya adalah untuk menjaga tubuh agar tetap segar dan wangi sehingga tidak mengganggu orang lain akibat aroma tidak sedap dari tubuh kita. Amalan tersebut sangat mudah untuk dilakukan dan membuat nyaman sekaligus mendapatkan pahala. Oleh karena itu, pastikan menggunakan pakaian yang rapi dan indah untuk dipandang serta menutup aurat dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
3. Melakukan Kurban
Berkurban merupakan amalan yang sangat familiar sekali dan tentu saja sudah sering dilakukan oleh sebagian besar umat islam. Berkurban menjadi salah satu ladang pahala bagi umat islam yang melaksanakannya. Kurban merupakan bagian dari sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta™ala. Kurban juga dapat menyempurnakan ibadah yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah tersebut. Adapun hewan yang disunnahkan untuk dikurbankan yaitu kambing, domba, sapi, unta, dan kerbau.
4. Tidak Mengkonsumsi Makanan
Amalan terbaik yang wajib untuk dilakukan oleh umat islam sebelum melakukan shalat idul adha yaitu tidak mengkonsumsi makan. Inilah letak perbedaan mendasar antara idul fitri dan idul adha. Anjuran mengkonsumsi makanan sebelum pergi shalat ied wajib dilakukan ketika lebaran idul fitri. Adapun waktu diperbolehkannya untuk mengkonsumsi makanan ketika lebaran idul adha yaitu ketika pulang dari shalat ied. Pastikan, dari mulai bangun tidur, mandi, dan ketika berada di perjalanan menuju masjid untuk shalat ied tidak mengkonsumsi makanan. Hal ini merupakan amalan sunnah yang dianjurkan oleh nabi Muhammad shallallahu ˜alaihi wa sallam.
5. Melaksanakan Shalat Ied
Amalan yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah menjalankan shalat ied bersama dengan keluarga di masjid. Tidak hanya melakukan shalat ied saja, namun juga mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh imam dengan khusyu. Hal ini bisa menambah pahala apabila dijalankan secara sungguh-sungguh dengan hati yang ikhlas. Selama perjalanan menuju masjid hendaknya berjalan kaki seperti yang disunahkan oleh nabi Muhammad shallallahu ˜alaihi wa sallam. Pada saat perjalanan pulang sebaiknya gunakan arah perjalanan yang berbeda sambil melihat keadaan sekitar dengan cermat. Tidak jarang ada hamba Allah yang membutuhkan bantuan saudara sesama muslim tanpa sepengetahuan kita.
Itulah rangkuman penjelasan dari amalan idul adha yang disarankan untuk dilaksanakan oleh umat islam. Selain bisa menambah pahala, beberapa amalan di atas juga bisa menjadi tabungan di akhirat kelak.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






