Viral! Momen Presiden Prabowo Bersulang dengan Presiden Macron Tuai Spekulasi, Publik Heboh Soal Minuman yang Diteguk, Begini Faktanya

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron tengah toast dengan minuman sparkling apple cider. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron tengah toast dengan minuman sparkling apple cider. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan publik usai momen bersulangnya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron viral di media sosial.

Banyak netizen menyoroti jenis minuman yang diteguk Prabowo karena tampak berwarna kekuningan.

Isu ini pun berkembang liar dengan munculnya dugaan bahwa minuman tersebut mengandung alkohol.

Momen Viral Presiden Prabowo Subianto Bersulang dengan Presiden Prancis di Istana Negara

Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron tengah toast dengan minuman sparkling apple cider. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Viral! Momen Presiden Prabowo Bersulang dengan Presiden Macron Tuai Spekulasi, Publik Heboh Soal Minuman yang Diteguk, Begini Faktanya

Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah momen bersulangnya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam jamuan makan malam kenegaraan di Istana Negara viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto-foto dan video yang beredar memperlihatkan Prabowo meneguk minuman dari gelas kaca transparan berisi cairan kekuningan.

Sekilas, tampilan minuman tersebut mirip dengan wine atau minuman beralkohol lain, sehingga memunculkan banyak spekulasi dan perdebatan dari netizen.

Momen itu terjadi pada Rabu malam, 28 Mei 2025, saat Presiden Prancis melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

Dalam suasana hangat dan penuh diplomasi, kedua pemimpin negara tampak melakukan toast atau bersulang bersama, sebuah tradisi umum dalam jamuan resmi kenegaraan.

Namun di tengah apresiasi atas kunjungan bilateral itu, sebagian publik justru mempertanyakan minuman yang dikonsumsi oleh Prabowo Subianto.

Tidak sedikit pula yang mengkritik keras, dengan menganggap bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai budaya dan keislaman yang dijunjung tinggi oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Perdebatan semakin ramai ketika narasi soal dugaan konsumsi alkohol mulai digoreng oleh sejumlah akun di media sosial.

Klarifikasi Pemerintah soal Minuman yang Diteguk Prabowo Subianto

Menanggapi simpang siur informasi yang beredar, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi resmi terkait minuman yang diminum Presiden Prabowo dalam acara tersebut.

Teddy menegaskan bahwa minuman tersebut bukanlah minuman beralkohol, melainkan sparkling apple cider.

Menurutnya, minuman itu adalah 100 persen jus apel dengan karbonasi tanpa kandungan alkohol sedikit pun.

Itu memang yang dipilih untuk acara toast, karena non-alkohol, ujarnya dalam pernyataan resminya.

Kata Teddy, pemilihan sparkling apple cider bukanlah keputusan sembarangan. Protokol kenegaraan sudah memperhitungkan aspek budaya, nilai keagamaan, serta tradisi masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam.

Oleh karena itu, setiap unsur yang digunakan dalam jamuan kenegaraan telah dikaji dengan seksama agar tidak menimbulkan polemik.

Bahkan dalam menu resmi yang dirilis oleh Sekretariat Kabinet, terdapat keterangan cider apple vinegar sebagai bagian dari bahan hidangan, yang menegaskan bahwa minuman tersebut adalah non-alkohol dan aman secara agama maupun budaya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi.

Reaksi Netizen atas Momen Presiden Prabowo Subianto Bersulang dengan Macron

Reaksi netizen terhadap momen bersulang Prabowo Subianto sangat beragam. Sebagian besar mempertanyakan apakah layak seorang pemimpin negara mayoritas Muslim terlihat bersulang menggunakan gelas kaca berisi cairan menyerupai wine.

Meskipun telah diklarifikasi bahwa isinya bukan alkohol, simbolisme dari gestur bersulang tetap menjadi perdebatan.

Banyak warganet menyatakan bahwa penampilan simbolik seperti itu berpotensi mengundang salah paham, terutama di tengah masyarakat yang sensitif terhadap nilai-nilai keagamaan.

Komentar-komentar bernada kritis pun muncul, menyebutkan bahwa pemimpin seharusnya memberi contoh dengan menjauhi gestur yang mengarah ke budaya barat.

Namun, tidak sedikit pula yang membela tindakan Presiden Prabowo. Mereka menilai bahwa acara kenegaraan memang memiliki protokol dan tata cara diplomatik yang kadang berbeda dengan standar masyarakat sipil.

Selama minuman tersebut halal dan tidak mengandung unsur yang dilarang agama, maka tidak ada masalah dengan prosesi tersebut.

Sebagian pengguna media sosial justru merasa lelah dengan perdebatan tersebut. Mereka menilai terlalu berlebihan jika isu semacam ini menjadi viral dan menyita perhatian publik secara masif.

Beberapa di antaranya bahkan menyarankan agar jamuan kenegaraan lebih menonjolkan budaya lokal seperti menyajikan bajigur, bandrek, atau ronde agar lebih merepresentasikan identitas bangsa.

Peristiwa ini menunjukkan betapa simbolisme dalam diplomasi bisa menjadi isu sensitif, terutama di negara seperti Indonesia yang memiliki keberagaman budaya dan nilai agama yang kuat.

Bagi Presiden Prabowo, ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana tindakan kecil dapat ditafsirkan secara luas oleh publik.

Meskipun dalam konteks diplomasi internasional bersulang adalah hal yang lumrah, di mata masyarakat Indonesia, hal itu tetap perlu disesuaikan dengan norma lokal.

Prabowo Subianto sebagai kepala negara dituntut untuk lebih selektif dan peka terhadap persepsi publik, termasuk dalam memilih gestur dan simbol yang ditampilkan ke hadapan dunia.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lengkap! Daftar Nominasi Emmy Awards 2026, Hacks dan The Pitt Dominasi Persaingan
74 Kg Emas Berapa Rupiah? Ini Nilai Taksirannya Berdasarkan Harga Emas Hari Ini
Rugikan Negara hingga Rp5 Triliun! Kasus Korupsi Batu Bara PLTU Masuk Babak Baru, Polisi Geledah Titik ke 13
Gol Mesir Dianulir Wasit, Argentina Comeback Dramatis Menang 3-2
Febrie Adriansyah Soroti Komunikasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
Pemadaman Bergilir Masih Jadi Sorotan, PLN Klaim Sistem Jawa Sudah Pulih
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Lepas Pantai Karachi, Operasi Pencarian Diperluas
Fantastis! Film Obsession Kantongi Pendapatan Global 403 Juta Dolar di Box Office Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:54 WIB

Lengkap! Daftar Nominasi Emmy Awards 2026, Hacks dan The Pitt Dominasi Persaingan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:41 WIB

74 Kg Emas Berapa Rupiah? Ini Nilai Taksirannya Berdasarkan Harga Emas Hari Ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Rugikan Negara hingga Rp5 Triliun! Kasus Korupsi Batu Bara PLTU Masuk Babak Baru, Polisi Geledah Titik ke 13

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:35 WIB

Gol Mesir Dianulir Wasit, Argentina Comeback Dramatis Menang 3-2

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:27 WIB

Febrie Adriansyah Soroti Komunikasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Jampidsus Mengundurkan Diri, Febrie Tinggalkan Jabatan

Politik

Jampidsus Mengundurkan Diri, Febrie Tinggalkan Jabatan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:57 WIB

Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Bencana

Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:52 WIB

Norway vs Inggris: Haaland Tantang Pengalaman Three Lions

Olahraga

Norway vs Inggris: Haaland Tantang Pengalaman Three Lions

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:47 WIB

Skor Spanyol vs Belgia 2-1, Merino Bawa La Roja ke Semifinal

Olahraga

Skor Spanyol vs Belgia 2-1, Merino Bawa La Roja ke Semifinal

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:34 WIB

Asosiasi Sepak Bola Argentina Jaga Misi Juara Dunia

Olahraga

Asosiasi Sepak Bola Argentina Jaga Misi Juara Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:26 WIB