Redaksiku.com – Peristiwa mobil hantam tenda Maulid Nabi di kawasan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, menghebohkan warga pada Minggu (9/11/2025) subuh.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat mobil berwarna hitam ringsek setelah menabrak tenda dan panggung acara di halaman Masjid Jami Baitusshobri.
Kecelakaan itu menyebabkan dua orang mengalami luka memar di tangan dan kaki. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Kembangan untuk mendapatkan perawatan medis. Insiden terjadi saat warga tengah bersiap mengikuti acara Maulid Nabi yang digelar di masjid tersebut.
Video mobil hantam tenda Maulid Nabi menjadi viral di berbagai platform, menampilkan detik-detik tenda roboh, dekorasi berserakan, dan warga panik berhamburan ke arah jalan. Kejadian ini langsung mendapat perhatian dari kepolisian setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mobil Kehilangan Kendali Saat Lewati Area Tenda
Kanit Gakkum Polres Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, membenarkan insiden mobil hantam tenda Maulid Nabi tersebut. Menurutnya, mobil dikendarai oleh KC (32), yang kehilangan kendali saat melintas di Jalan Kembangan Baru arah timur.
Out of control menabrak tenda, jelas Joko saat dikonfirmasi, Minggu pagi. Mobil melaju cukup kencang ketika sebagian badan jalan digunakan untuk mendirikan panggung dan tenda acara. Kondisi inilah yang diduga membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan arah kendaraan.
Joko memastikan bahwa meski tenda dan panggung rusak berat, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Dua peserta yang mengalami luka sudah mendapatkan penanganan cepat dari petugas medis di lapangan.
Kondisi Panggung Rusak dan Dekorasi Berserakan
Akibat mobil hantam tenda Maulid Nabi, panggung acara mengalami kerusakan cukup parah. Rangka besi bengkok, kain dekorasi berantakan, dan sebagian perlengkapan acara hancur akibat benturan keras.
Dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat beberapa pria berpakaian putih mencoba mengevakuasi barang-barang yang masih tersisa di lokasi. Suasana sempat tegang, terutama karena insiden terjadi tak lama sebelum acara keagamaan dimulai.
Pihak panitia Maulid Nabi langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan area. Mereka juga memastikan kegiatan tetap berjalan setelah kondisi dinilai aman.
Polisi Selidiki Penyebab Mobil Kehilangan Kendali
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas penyebab mobil hantam tenda Maulid Nabi tersebut. Diduga kuat, pengemudi KC tidak memperkirakan posisi tenda yang menjorok ke sebagian badan jalan.
Pengemudi sedang diperiksa untuk memastikan apakah murni kehilangan kendali atau ada faktor lain, ujar AKP Joko. Polisi juga telah mengamankan mobil yang ringsek di bagian depan sebagai barang bukti.
Selain memeriksa pengemudi, pihak kepolisian juga berencana memanggil panitia acara untuk dimintai keterangan terkait izin penggunaan jalan dan pengamanan acara.
Warga Unggah Video dan Bikin Heboh Media Sosial
Video mobil hantam tenda Maulid Nabi dengan cepat menyebar di platform X (Twitter), TikTok, dan Instagram. Banyak warganet yang terkejut melihat kondisi panggung yang roboh dan mobil yang ringsek parah di bagian depan.
Beberapa pengguna media sosial bahkan sempat mengira kejadian itu terjadi di tengah pelaksanaan acara. Namun, pihak kepolisian memastikan insiden berlangsung sebelum acara dimulai, sehingga jumlah korban bisa ditekan.
Unggahan tersebut langsung menjadi trending di berbagai platform, dengan ribuan komentar yang beragam. Sebagian besar netizen menyoroti pentingnya pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi acara keagamaan agar insiden serupa tidak terulang.
Dua Korban Luka dan Mobil Diamankan Polisi
Dua orang yang menjadi korban mobil hantam tenda Maulid Nabi mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Mereka kini dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan di RSUD Kembangan.
Sementara itu, pengemudi KC (32) sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Jakarta Barat. Polisi menyebut, hasil awal menunjukkan pengemudi tidak dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan.
Mobil yang terlibat kecelakaan kini disita sebagai barang bukti. Proses pemeriksaan lanjutan masih berjalan untuk memastikan kronologi dan tanggung jawab hukum dari pihak yang terlibat.
Polisi Imbau Panitia dan Warga Lebih Waspada
Setelah insiden mobil hantam tenda Maulid Nabi, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan lokasi kegiatan keagamaan, terutama yang menggunakan area publik seperti badan jalan.
AKP Joko menjelaskan bahwa pihak panitia acara harus berkoordinasi dengan kepolisian setempat sebelum mendirikan tenda di area yang padat kendaraan.
Kami akan bantu pengamanan dan pengalihan arus supaya tidak mengganggu lalu lintas dan mencegah kejadian serupa, ujarnya.
Polisi juga meminta warga agar tidak memarkir kendaraan sembarangan di sekitar lokasi kegiatan. Pengaturan lalu lintas yang baik akan membantu menjaga keselamatan jamaah dan pengguna jalan lainnya.
Kecelakaan mobil hantam tenda Maulid Nabi menjadi peristiwa viral yang ramai dibicarakan warganet. Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan panggung dan luka ringan pada peserta cukup menyita perhatian publik.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, sementara pihak panitia acara diminta memperkuat pengamanan di area publik yang digunakan untuk kegiatan keagamaan.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau






