Sisa Token Listrik Diskon 50% Akan Hangus Setelah Februari 2025? Ini Jawabannya!

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Token Listrik

Sisa Token Listrik Diskon 50% Akan Hangus Setelah Februari 2025? Ini Jawabannya!

Sejak diberlakukannya program diskon 50% untuk pembelian token listrik oleh PLN, banyak pelanggan listrik prabayar yang menikmati manfaatnya.

Program ini diberikan oleh pemerintah sebagai bentuk bantuan bagi pelanggan rumah tangga dengan daya tertentu, berlaku sepanjang Januari hingga Februari 2025.

Dengan adanya potongan harga ini, pelanggan dapat membeli token listrik dengan harga lebih murah, sehingga meringankan beban pengeluaran bulanan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas listrik bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta mendorong penggunaan listrik yang lebih efisien.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, muncul berbagai pertanyaan di kalangan pelanggan, terutama mengenai nasib sisa token yang belum digunakan setelah program ini berakhir.

Banyak yang khawatir apakah token yang telah dibeli akan tetap berlaku atau justru hangus begitu saja setelah Februari 2025.

Jika benar hangus, tentu hal ini bisa merugikan pelanggan yang telah membeli dalam jumlah besar untuk persediaan.

Agar tidak terjadi kesalahpahaman, berikut penjelasan resmi mengenai kebijakan penggunaan token setelah periode diskon berakhir.

PLN Pastikan Sisa Token Tidak Hangus

Berdasarkan informasi resmi dari PLN melalui akun Instagram @pln_id dan @plnmobile, sisa token listrik yang telah dibeli tidak akan hangus setelah Februari 2025. Token yang belum digunakan masih bisa dipakai kapan saja selama belum mencapai batas maksimal penyimpanan kWh di meteran.

Namun, pelanggan disarankan segera memasukkan token ke dalam meteran untuk menghindari kendala teknis seperti error sistem atau keterlambatan aktivasi.

Akun resmi @plnmobile di Instagram menyampaikan jika pada bulan Januari dan Februari masih terdapat sisa kWh, maka masih dapat digunakan untuk bulan berikutnya.

Batas Maksimal Pembelian Token Listrik Diskon 50%

PLN menetapkan batas maksimal pembelian token listrik agar pelanggan tidak membeli dalam jumlah berlebihan. Jika melebihi batas ini, pembelian akan ditolak oleh sistem.

Berikut rincian batas maksimal pembelian token listrik dengan diskon 50%:

  • 450 VA: Maksimal pemakaian 324 kWh (720 jam nyala) dengan total pembelian Rp 134.460 dan diskon maksimal Rp 67.000 per bulan.
  • 900 VA: Maksimal pemakaian 648 kWh (720 jam nyala) dengan total pembelian Rp 876.096 dan diskon maksimal Rp 438.000 per bulan.
  • 1.300 VA: Maksimal pemakaian 936 kWh (720 jam nyala) dengan total pembelian Rp 1.352.000 dan diskon maksimal Rp 676.000 per bulan.
  • 2.200 VA: Maksimal pemakaian 1.584 kWh (720 jam nyala) dengan total pembelian Rp 2.288.000 dan diskon maksimal Rp 1.144.000 per bulan.

Cara Membeli Token Listrik Diskon 50% di PLN Mobile

Bagi pelanggan yang ingin membeli token listrik dengan diskon 50%, bisa melakukannya melalui aplikasi PLN Mobile. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi PLN Mobile.
  2. Pilih menu Kelistrikan > Token dan Pembayaran.
  3. Masukkan Nomor ID Pelanggan atau Nomor Meter.
  4. Klik Beli Token dan pilih nominal.
  5. Lakukan pembayaran sebelum batas waktu habis.
  6. Setelah transaksi berhasil, cek Transaksi Saya untuk melihat nomor token.

Tips Mengoptimalkan Diskon Listrik 50%

Agar manfaat dari program ini lebih maksimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Rencanakan pembelian token sesuai kebutuhan agar tidak melebihi batas maksimal.
  • Segera input token setelah pembelian untuk menghindari kendala teknis.
  • Gunakan listrik secara efisien dengan mematikan perangkat yang tidak digunakan.
  • Cek informasi resmi dari PLN agar selalu mendapatkan update terbaru.

Sisa token listrik dari program diskon 50% tidak akan hangus setelah Februari 2025. Pelanggan tetap bisa menggunakannya kapan saja selama belum mencapai batas maksimal penyimpanan di meteran.

Pastikan untuk memahami batas pembelian dan mengoptimalkan pemakaian listrik agar tetap hemat. Gunakan program ini dengan bijak dan pantau informasi terbaru dari PLN!

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan
Eugene Panji Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Kehilangan Sineas Kreatif
Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak
‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan
Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya
‎10 Cara Mencegah Kebakaran Hutan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan agar Tidak Meluas
Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:15 WIB

Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Eugene Panji Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Kehilangan Sineas Kreatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya

Berita Terbaru

Tanda Seseorang Sudah Menyia-nyiakan Masa Muda

Life Style

5 Tanda Seseorang Sudah Menyia-nyiakan Masa Muda

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:21 WIB

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Internasional

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:53 WIB