Redaksiku.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mendesak negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia untuk mempercepat proses ratifikasi perjanjian perdagangan bebas. Permintaan tersebut disampaikan langsung dalam forum internasional Eastern Economic Forum yang berlangsung di Kota Vladivostok, Rusia, pada Kamis, 3 September 2026.
Langkah diplomasi ekonomi ini diambil guna memperkuat kerja sama bilateral serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas nasional. Kehadiran kepala negara di Rusia dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong realisasi komitmen ekonomi yang telah disepakati bersama sebelumnya.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjanjian perdagangan bebas ini melibatkan Indonesia dan lima negara kawasan Eurasia untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Proses Penandatanganan dan Ratifikasi
Inisiatif perdagangan bebas ini sebenarnya memiliki sejarah panjang perundingan sebelum akhirnya menemui titik terang. Dokumen penting tersebut sebelumnya telah ditandatangani secara resmi di kota St. Petersburg pada tanggal 21 Desember 2025.
Kesepakatan strategis itu melibatkan enam negara utama yang menjadi motor penggerak kerja sama lintas benua. Negara-negara yang menandatangani perjanjian tersebut mencakup Indonesia, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Federasi Rusia.
Pemerintah Indonesia telah merampungkan persetujuan parlemen serta menandatangani Peraturan Presiden terkait ratifikasi pada bulan Juli 2026.
Langkah Cepat Pemerintah Indonesia
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kesepakatan dagang tersebut, pemerintah bergerak cepat di tingkat domestik. Proses administratif dan legislatif telah diselesaikan agar aturan main perdagangan internasional ini dapat segera diimplementasikan secara efektif.
Percepatan ratifikasi di dalam negeri menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memperluas jangkauan ekspor non-tradisional. Melalui langkah ini, para pelaku usaha nasional diharapkan mampu memanfaatkan momentum pembukaan pasar baru di kawasan Eurasia tanpa hambatan birokrasi yang berarti.
Pemerintah berharap mitra strategis di kawasan Eurasia dapat segera menyusul langkah cepat Indonesia dalam menyelesaikan proses ratifikasi. Kecepatan pemberlakuan perjanjian ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi neraca perdagangan luar negeri masing-masing negara anggota.
Pertanyaan Umum
Apa itu Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU?
Perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia adalah kerangka kerja sama ekonomi untuk mempermudah arus barang dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara anggota blok tersebut.
Negara mana saja yang terlibat dalam perjanjian ini?
Perjanjian ini melibatkan Indonesia sebagai pihak dari Asia Tenggara serta lima negara anggota Uni Ekonomi Eurasia yaitu Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Rusia.
Kapan perjanjian tersebut mulai dirumuskan dan disahkan?
Dokumen perjanjian telah ditandatangani pada 21 Desember 2025 di St. Petersburg, sementara Indonesia menyelesaikan tahap ratifikasi domestik pada Juli 2026.
Ringkasan
Presiden Prabowo Subianto mendesak negara anggota EAEU untuk segera meratifikasi perjanjian perdagangan bebas guna memperluas akses pasar ekspor nasional.






