Poltracking: Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Dukungan 78% Publik, Gibran Dianggap Cerdas dan Responsif

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poltracking: Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Dukungan 78% Publik, Gibran Dianggap Cerdas dan Responsif

Poltracking: Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Dukungan 78% Publik, Gibran Dianggap Cerdas dan Responsif

Redaksiku.com – Tepat setahun duet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin Indonesia, lembaga riset Poltracking Indonesia merilis hasil survei nasional terbaru yang menggambarkan bagaimana publik menilai kinerja keduanya.

Hasilnya cukup mengesankan 71,4 persen masyarakat Indonesia mengaku puas terhadap kinerja Wakil Presiden Gibran, gabungan antara kategori sangat puas dan cukup puas. Angka ini menunjukkan bahwa publik menilai Gibran mampu memberi warna baru di jajaran pemerintahan, terutama dengan pendekatannya yang lebih muda, responsif, dan energik.

🌟 Gibran Dinilai Bawa Energi Baru dalam Pemerintahan

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, menjelaskan bahwa hasil survei ini menunjukkan citra positif Gibran di mata publik selama satu tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Presiden Prabowo.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja Wapres Gibran sebesar 71,4 persen, gabungan antara yang sangat puas dan cukup puas, ujar Hanta dalam konferensi pers daring, Minggu (19/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanta menuturkan, mayoritas responden menilai Gibran membawa energi muda dan semangat perubahan positif ke dalam birokrasi pemerintahan yang sebelumnya dianggap kaku dan konvensional.

Berdasarkan hasil survei, alasan masyarakat puas terhadap kinerja Gibran antara lain:

  • Sosok muda yang membawa energi baru dan perubahan positif (19,4%)

  • Dekat dan perhatian terhadap rakyat (15,7%)

  • Mampu bersinergi dengan Presiden Prabowo (10,3%)

  • Dinilai pintar dan cerdas (8,7%)

  • Membela rakyat kecil dan mendengarkan aspirasi publik (7,2%)

Artinya, publik melihat Gibran tidak sekadar menjadi pendamping simbolik bagi presiden, melainkan aktif terlibat dalam inisiatif dan kebijakan yang menyentuh masyarakat langsung.

📉 Masih Ada yang Kurang Puas

Meski dominan positif, survei juga mencatat 25,3 persen responden belum puas terhadap kinerja Gibran. Rinciannya, 22,1 persen mengaku kurang puas dan 3,2 persen menyatakan sangat tidak puas.

Beberapa alasan ketidakpuasan ini, menurut analisis Poltracking, lebih disebabkan karena publik ingin melihat Gibran berperan lebih kuat dan konkret dalam pengambilan kebijakan nasional. Sebagian responden menilai Gibran masih terlalu fokus pada simbolisasi dan komunikasi publik ketimbang implementasi program besar.

Namun, Hanta Yuda menekankan bahwa angka 71,4 persen kepuasan tetap tergolong tinggi untuk ukuran pejabat baru dengan latar belakang politik yang relatif singkat.

Poltracking: Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Dukungan 78% Publik, Gibran Dianggap Cerdas dan Responsif
Poltracking: Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Dukungan 78% Publik, Gibran Dianggap Cerdas dan Responsif

🇮🇩 Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran Secara Keseluruhan Juga Positif

Tak hanya menyoroti Gibran secara individu, Poltracking juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran secara keseluruhan.

Hasilnya, 78,1 persen masyarakat menyatakan puas, dengan rincian 9,8 persen sangat puas dan 68,3 persen cukup puas. Sementara 19,3 persen responden menyatakan tidak puas.

Menurut Poltracking, angka ini menunjukkan bahwa duet Prabowo-Gibran masih mendapat kepercayaan tinggi dari publik, terutama karena dianggap tegas, responsif, dan cepat menangani isu-isu besar.

Beberapa alasan utama masyarakat puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, antara lain:

  • Kepemimpinan tegas dan berwibawa (18,8%)

  • Bantuan pemerintah dianggap tepat sasaran (12,3%)

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai bermanfaat (10,4%)

  • Upaya pemberantasan korupsi (8,1%)

  • Kinerja yang dinilai terbukti nyata (6,2%)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu ikon utama pemerintahan ini, disebut sebagai kebijakan yang paling disukai publik karena langsung menyentuh masyarakat menengah bawah, terutama anak-anak sekolah dan keluarga rentan gizi.

📊 Faktor Ketidakpuasan Publik

Meski dominasi hasil survei menunjukkan kepuasan, Poltracking juga mencatat sejumlah alasan mengapa sebagian publik masih belum puas terhadap kinerja pemerintah.

Dari hasil survei, beberapa faktor utama penyebab ketidakpuasan adalah:

  • Kondisi ekonomi yang belum stabil (26,7%)

  • Bantuan sosial yang dinilai belum merata atau tepat sasaran (15,7%)

  • Masih adanya kasus korupsi di berbagai lembaga (8,9%)

  • Harga kebutuhan pokok yang masih tinggi (7%)

  • Ketersediaan lapangan kerja yang masih terbatas (6,3%)

Hanta menyebut, faktor ekonomi memang masih jadi tantangan utama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Lima alasan ini menjadi masukan penting bagi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk perbaikan ke depan, jelas Hanta.

Ia menegaskan, kepuasan publik bisa tetap terjaga jika pemerintah mampu mengendalikan inflasi, memperluas lapangan kerja, dan memastikan distribusi bantuan sosial lebih akurat.

🧠 Mengapa Publik Bisa Puas terhadap Gibran?

Survei ini juga menunjukkan bahwa Gibran berhasil membangun citra positif di mata masyarakat, khususnya generasi muda. Sebagai wakil presiden termuda dalam sejarah Indonesia, Gibran dianggap membawa gaya kepemimpinan yang lebih segar, modern, dan dekat dengan publik.

Kehadirannya di berbagai forum publik, baik nasional maupun internasional, menunjukkan karakter tenang, komunikatif, dan terukur.

Selain itu, Gibran juga dinilai aktif mendukung program-program presiden, terutama yang berkaitan dengan ekonomi rakyat, pendidikan, dan pemberdayaan UMKM.

Dalam beberapa bulan terakhir, Gibran kerap turun langsung ke daerah untuk meninjau pelaksanaan program pemerintah seperti bantuan usaha mikro, pengembangan pertanian produktif, hingga program digitalisasi sekolah.

Citra pemimpin muda yang bekerja nyata inilah yang dinilai paling menempel di benak masyarakat.

🗳️ Detail Metodologi Survei

Survei Poltracking Indonesia ini melibatkan 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Proses wawancara dilakukan secara tatap muka pada periode 310 Oktober 2025, mencakup seluruh wilayah Indonesia dari Sumatra hingga Papua.

Hanta menegaskan bahwa hasil ini menggambarkan suara publik terkini, mengingat periode survei dilakukan setelah satu tahun penuh pemerintahan berjalan.

💬 Respons dan Tanggapan Publik

Usai hasil survei dirilis, jagat maya ramai menanggapi. Banyak warganet yang mengapresiasi kinerja Gibran yang dianggap cepat beradaptasi dengan dunia politik nasional.

Masih muda tapi kerja nyata. Salut buat Gibran, tulis pengguna X (Twitter).

Namun, ada juga yang mengingatkan agar hasil survei tidak membuat pemerintah terlena. Angka 71 persen itu bagus, tapi jangan lupa masih ada 25 persen yang belum puas. Artinya, masih banyak PR, tulis akun lainnya.

Beberapa pengamat politik juga menilai bahwa tingkat kepuasan tinggi terhadap Gibran menunjukkan keberhasilan strategi komunikasi publik pemerintah. Gibran dianggap mampu menjaga citra positif melalui gaya yang santai tapi tetap serius bekerja.

🧭 Catatan dan Harapan ke Depan

Survei ini menjadi semacam rapor awal bagi duet Prabowo-Gibran di tahun pertama pemerintahan. Secara umum, hasilnya menunjukkan optimisme publik terhadap arah kepemimpinan mereka.

Namun, tantangan besar masih menanti terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat integritas lembaga negara, dan memastikan pemerataan pembangunan di seluruh daerah.

Dengan tingkat kepuasan publik di atas 70 persen, Gibran dan Prabowo kini memiliki modal politik kuat untuk melanjutkan program prioritas mereka. Tapi publik juga berharap, energi muda dan ketegasan yang mereka tunjukkan tidak berhenti di pencitraan, melainkan terus diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak nyata.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo AMPB Selesai, Massa Pati Bubarkan Diri Usai Bawa Tuntutan RUU Perampasan Aset
Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR, Massa Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan
Aksi Demo 27 Agustus 2026, Massa Bawa Isu RUU Perampasan Aset dan Korupsi
RUU Perampasan Aset Viral, Mengapa Banyak Pihak Mendesak Segera Disahkan?
Demo 27 Agustus Besok Viral, Massa Siapkan Aksi di DPR Bawa Isu RUU Perampasan Aset
Demo 27 Agustus Viral, Ini Tuntutan Massa dan Respons Berbagai Pihak
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?
Bus Warga Pati Diserang Lemparan Batu di Perjalanan ke Jakarta, Penumpang Jadi Korban

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Demo AMPB Selesai, Massa Pati Bubarkan Diri Usai Bawa Tuntutan RUU Perampasan Aset

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR, Massa Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Aksi Demo 27 Agustus 2026, Massa Bawa Isu RUU Perampasan Aset dan Korupsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:11 WIB

RUU Perampasan Aset Viral, Mengapa Banyak Pihak Mendesak Segera Disahkan?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Demo 27 Agustus Besok Viral, Massa Siapkan Aksi di DPR Bawa Isu RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru