Dishub Diminta Tegas
Hingga kini, pihak Dishub Kabupaten Bogor maupun Tangerang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun, desakan publik semakin kuat agar Dishub tidak hanya menjadi penonton di tengah maraknya pelanggaran aturan jam operasional kendaraan berat.
Pengamat transportasi menilai, kasus ini mencerminkan lemahnya pengawasan di lapangan. Padahal, dengan arus kendaraan yang semakin padat, konsistensi penegakan aturan sangat penting. Bila Dishub tidak tegas, potensi kecelakaan lalu lintas bisa meningkat.
Pentingnya Aturan Jam Operasional
Peraturan mengenai pembatasan jam operasional truk tronton sejatinya dibuat untuk menjaga kelancaran lalu lintas, terutama di jalur padat aktivitas. Kendaraan besar dengan dimensi panjang dan bobot berat kerap memicu kemacetan dan rawan kecelakaan jika melintas di jam sibuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan adanya Perbup Nomor 56 Tahun 2021, pemerintah daerah berharap mobilitas masyarakat bisa lebih lancar. Namun, penerapannya tentu bergantung pada keseriusan aparat dalam mengawasi dan menindak pelanggar.
Identitas Warga Masih Misterius
Meski video protes sudah viral, identitas para pria yang mendatangi pos Dishub hingga kini belum diketahui secara pasti. Tidak jelas apakah mereka merupakan perwakilan warga setempat atau pengendara jalan yang kebetulan melintas dan merasa geram melihat pelanggaran aturan.
Polisi dan aparat terkait pun belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai apakah akan ada tindak lanjut dari insiden tersebut.
Tuntutan Warga: Penegakan Nyata, Bukan Sekadar Aturan
Masyarakat menegaskan bahwa yang mereka harapkan hanyalah kepastian hukum di jalan raya. Mereka ingin aturan jam operasional tidak hanya ada di atas kertas, melainkan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.
Kalau Dishub tegas, warga juga tidak perlu turun tangan, ujar seorang pengendara motor yang sempat menyaksikan insiden itu.
Kesimpulan
Kejadian di perbatasan Kabupaten Bogor dan Tangerang ini kembali menyoroti pentingnya konsistensi aparat dalam menegakkan aturan lalu lintas. Protes warga yang viral menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk tidak mengabaikan keresahan masyarakat.
Aturan pembatasan jam operasional truk tronton dibuat demi kepentingan bersama. Tanpa pengawasan yang ketat, aturan tersebut akan kehilangan makna dan justru menimbulkan gesekan di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dishub masih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden viral tersebut, sementara warga terus menuntut adanya tindakan nyata.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2






