Masyarakat Tanah Abang digegerkan oleh aksi perampokan brutal seorang pria berinisial MF (25).
Pria ini nekat menyerang korbannya dengan pisau dalam percobaan pencurian dengan kekerasan.
Korban, seorang perempuan berinisial KDN (23), mengalami luka serius di leher dan tangan akibat serangan pelaku.
Pelaku melancarkan aksinya dengan sadis. Ia menendang korban dari belakang hingga terjatuh, lalu mengancamnya dengan pisau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beruntung, warga sekitar mendengar teriakan korban dan segera melapor ke Pos Singgah Ramadhan Kebon Kacang. Polisi yang sedang berpatroli langsung merespons laporan tersebut dan bergerak cepat menangkap pelaku.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kejahatan jalanan khususnya perampokan dan pembegalan yang terjadi di kawasan Jakarta Pusat.
Kronologi Perampokan Brutal Pelaku di Kebon Kacang

Insiden perampokan ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ketika korban sedang berjalan sendirian di di gang sempit Jalan Kebon Kacang I, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Tanpa curiga, KDN melangkah santai hingga tiba-tiba seorang pria mendekatinya dari belakang.
Tanpa peringatan, pelaku perampokan itu pun langsung menendang korban dengan keras hingga tersungkur ke tanah.
Dalam keadaan panik, korban mencoba bangkit, tetapi pelaku langsung mengalungkan pisau ke lehernya dan mengancam akan melukai jika ia melawan.
Korban berusaha melawan dengan tangan kosong, menyebabkan pelaku semakin brutal.
Dengan pisau yang dipegangnya, pelaku menyerang korban hingga mengalami luka sobek cukup dalam di leher dan jari tangan.
Meskipun dalam kondisi terluka, korban tetap berusaha berteriak meminta tolong, yang akhirnya menarik perhatian warga sekitar.
Beberapa warga yang mendengar teriakan tersebut langsung melapor ke Pos Singgah Ramadhan Kebon Kacang, tempat polisi sering berjaga untuk mengamankan wilayah tersebut.
Warga lainnya juga mencoba membantu dengan mendekati lokasi kejadian, membuat pelaku semakin panik.
Saat menyadari situasinya semakin berbahaya, pelaku langsung melepaskan korban dan berusaha melarikan diri melalui gang sempit di sekitar lokasi.
Namun, langkah cepat aparat kepolisian yang menerima laporan segera membuat pelaku tak bisa melarikan diri lebih jauh.
Penangkapan Pelaku Perampokan di Tanah Abang
Ketika korban perampokan itu berteriak meminta pertolongan, warga sekitar langsung melapor ke Pos Singgah Ramadhan Kebon Kacang. Kebetulan, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang sedang berpatroli di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku perampokan yang panik mencoba melarikan diri, namun petugas yang dipimpin Kasubnit IV Ipda Rio bersama Aiptu Puji dan Brigadir Barus langsung melakukan pengejaran. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan tanpa perlawanan lebih lanjut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes. Pol. Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa pelaku sudah merencanakan aksinya dengan matang.
“Pelaku berusaha merampas tas korban dengan cara yang brutal. Korban mengalami luka sobek cukup serius di leher dan jari tangan akibat senjata tajam yang digunakan pelaku,” ujarnya pada Senin, 10 Maret 2025.
Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polsek Metro Tanah Abang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah Jakarta Pusat.
Selain itu, polisi juga akan menelusuri apakah pelaku memiliki catatan kriminal sebelumnya atau merupakan bagian dari kelompok pencuri jalanan yang kerap beraksi di daerah tersebut.
Korban sendiri segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan meskipun mengalami luka cukup serius. Polisi memastikan korban mendapatkan perlindungan agar tidak mengalami trauma lebih lanjut akibat insiden ini.
Kasus percobaan pencurian dengan kekerasan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat berjalan di area sepi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar.
Selain itu, aparat keamanan setempat berjanji akan meningkatkan patroli, terutama di daerah yang rawan tindak kriminal.
Kombes. Pol. Susatyo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi bagi pelaku kriminal jalanan dan akan menindak tegas semua bentuk kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat.
“Dengan adanya patroli aktif dari kepolisian dan respons cepat dari warga, kejahatan seperti ini bisa segera ditindak sebelum menimbulkan korban lebih banyak. Polisi memastikan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat berjalan sendirian di malam hari. Jika memungkinkan, gunakan jalur yang lebih ramai atau meminta teman untuk menemani.
Selain itu, warga juga disarankan untuk tidak membawa barang berharga secara mencolok guna menghindari menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Dengan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan kasus serupa dapat dicegah dan keamanan di wilayah Tanah Abang semakin terjaga.
Polisi juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan gerak-gerik mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.***
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






