Redaksiku.com – Pemerintah Provinsi Papua secara resmi menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara. Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pasca-bencana yang melanda wilayah tersebut pada awal September 2026.
Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, memimpin langsung rapat koordinasi penanganan bencana yang digelar di Gedung Negara Papua pada Senin malam, 7 September 2026. Pertemuan strategis ini menjadi wadah konsolidasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura untuk memastikan bantuan segera tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.
Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen serta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo. Sinergi antara kedua tingkatan pemerintahan ini dianggap krusial agar tidak ada tumpang tindih dalam penyaluran bantuan logistik maupun penanganan medis bagi para korban yang saat ini berada di tempat penampungan sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah Pemulihan Pasca-Kebakaran
Fakhiri menekankan bahwa fokus penanganan tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat saja. Pemerintah daerah kini mulai merancang skema pemulihan jangka panjang untuk memastikan stabilitas kehidupan warga terdampak kembali normal dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Pemerintah berkomitmen mendampingi masyarakat terdampak hingga proses rehabilitasi permukiman selesai sepenuhnya.
Beberapa poin utama yang menjadi prioritas pemerintah dalam rapat koordinasi tersebut antara lain:
- Penyediaan hunian sementara yang layak bagi warga yang kehilangan rumah akibat amukan si jago merah.
- Pendataan mendalam terhadap kerugian material serta kebutuhan mendesak bagi keluarga yang terdampak.
- Penyelarasan rencana pembangunan kembali kawasan permukiman di Dok V agar lebih tertata dan aman dari risiko kebakaran di masa depan.
- Pemberian pendampingan psikososial bagi warga, terutama anak-anak dan lansia, untuk memulihkan trauma pasca-bencana.
Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah menyiapkan skema dukungan berkelanjutan bagi lebih dari ratusan jiwa yang terdampak langsung oleh musibah kebakaran di Kelurahan Mandala.
Dalam arahannya, Gubernur Fakhiri menegaskan peran sentral Pemerintah Kota Jayapura sebagai pemegang otoritas wilayah. Pihak Pemerintah Provinsi Papua menyatakan siap memberikan dukungan anggaran dan sumber daya jika diperlukan, namun tetap menunggu koordinasi teknis dari wali kota di lapangan.
“Dari pihak pemerintah kami pastikan kami akan terus menangani mereka sampai selesai. Tugas selanjutnya kami menunggu koordinasi Pak Wali Kota, selaku yang punya wilayah, dan masyarakat.” — Mathius D. Fakhiri
Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pihak terkait lainnya terus diperkuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa distribusi bantuan kebutuhan pokok, seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan bayi, tetap tersedia selama masa transisi.
Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan diharapkan berkoordinasi dengan posko resmi di Kelurahan Mandala untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak menumpuk di satu titik.
Meskipun situasi di lapangan mulai terkendali, tantangan besar masih menanti terkait rekonstruksi bangunan. Pemerintah Kota Jayapura bersama Pemprov Papua kini tengah mengkaji regulasi tata ruang agar pembangunan kembali permukiman di kawasan Dok V nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga memenuhi standar keamanan lingkungan yang lebih ketat.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kesehatan di lokasi pengungsian dan segera melapor kepada petugas medis jika memerlukan penanganan khusus.
Pertanyaan Umum
Apa fokus utama pemerintah setelah masa tanggap darurat?
Fokus utama pemerintah adalah melakukan pemulihan jangka panjang, yang mencakup penyediaan hunian sementara yang layak serta merencanakan pembangunan kembali permukiman warga yang terbakar agar lebih tertata.
Siapa saja yang terlibat dalam koordinasi penanganan bencana ini?
Rapat koordinasi melibatkan Gubernur Papua, Wakil Gubernur Papua, Wali Kota Jayapura, serta jajaran Sekretaris Daerah baik dari tingkat provinsi maupun kota untuk memastikan sinkronisasi bantuan.
Bagaimana masyarakat dapat menyalurkan bantuan bagi korban?
Masyarakat disarankan untuk berkoordinasi dengan posko penanganan bencana resmi yang berada di Kelurahan Mandala agar bantuan yang diberikan dapat terdistribusi secara merata kepada mereka yang paling membutuhkan.
Ringkasan
Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura berkomitmen melakukan pemulihan jangka panjang bagi korban kebakaran di Dok V, termasuk penyediaan hunian sementara dan rekonstruksi permukiman yang lebih aman.
Bantuan dapat disalurkan melalui posko resmi di Kelurahan Mandala agar tepat sasaran.






