Kawasan Gasibu Bandung Ditutup Sampai Awal 2027

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Gasibu Bandung ditutup total untuk revitalisasi fasilitas publik hingga awal 2027.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup total Kawasan Gasibu mulai 1 September 2026 untuk program penataan ulang hingga awal 2027.

Redaksiku.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menutup total Kawasan Gasibu di Kota Bandung mulai 1 September 2026 guna melaksanakan program penataan dan optimalisasi fasilitas publik secara menyeluruh. Kebijakan penutupan sementara ini diumumkan langsung melalui saluran komunikasi resmi pemerintah daerah untuk mengantisipasi mobilitas warga serta kelancaran proyek renovasi.

Proses revitalisasi kawasan ikonik tersebut dijadwalkan berlangsung hingga awal tahun 2027 mendatang. Selama periode pengerjaan konstruksi, masyarakat umum dan para penggiat olahraga pagi tidak diizinkan mengakses area dalam lapangan maupun jalur pedestrian di sekitarnya demi keamanan bersama.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup total Kawasan Gasibu mulai 1 September 2026 hingga awal 2027 untuk penataan dan optimalisasi ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan dan Target Penataan

Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa langkah penutupan diambil setelah melalui berbagai kajian mendalam terkait kebutuhan pemeliharaan infrastruktur. Sejumlah fasilitas utama dinilai memerlukan peremajaan agar dapat mengakomodasi aktivitas publik dengan standar keamanan yang lebih tinggi.

Fokus utama dari proyek pengerjaan ini meliputi perbaikan total lintasan lari atau jogging track yang kerap dikeluhkan warga akibat aus. Selain itu, penataan lanskap hijau, sistem drainase, dan fasilitas pendukung lainnya juga menjadi prioritas dalam rancangan anggaran tahun ini.

Proyek revitalisasi fasilitas olahraga dan ruang publik di jantung Kota Bandung ini direncanakan selesai dalam kurun waktu sekitar empat hingga lima bulan hingga awal tahun 2027.

Alternatif Lokasi Olahraga bagi Warga

Ditutupnya salah satu pusat aktivitas fisik paling populer di Kota Kembang ini memaksa warga untuk mencari alternatif lokasi pengganti sementara. Pemerintah mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas ruang terbuka hijau lain di sekitar kota untuk tetap menjaga kebugaran tubuh.

Beberapa alternatif lokasi yang dapat dikunjungi warga Kota Bandung selama masa penutupan meliputi:

Kawasan Gasibu Bandung Ditutup Sampai Awal 2027

  • Kawasan Lapangan Saparua yang menyediakan fasilitas olahraga lengkap dan lintasan lari terbuka.
  • Taman Lansia yang terletak tidak jauh dari Gedung Sate untuk aktivitas jalan santai ringan.
  • Hutan Kota Babakan Siliwangi bagi warga yang mencari suasana alam sejuk di tengah kota.

Seluruh area di dalam pagar pembatas Gasibu steril dari aktivitas publik selama masa pengerjaan proyek konstruksi berlangsung.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pekerjaan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Wajah baru Kawasan Gasibu diharapkan mampu menghadirkan kenyamanan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat setelah dibuka kembali nanti.

Pertanyaan Umum

Mengapa Kawasan Gasibu ditutup?

Kawasan Gasibu ditutup untuk keperluan penataan, optimalisasi kawasan, dan perbaikan fasilitas umum termasuk lintasan lari.

Kapan Gasibu akan dibuka kembali?

Kawasan tersebut ditutup mulai 1 September 2026 dan dijadwalkan kembali dibuka untuk umum pada awal tahun 2027.

Di mana lokasi olahraga alternatif selama penutupan?

Warga dapat memanfaatkan Lapangan Saparua, Taman Lansia, atau Babakan Siliwangi sebagai alternatif tempat berolahraga.

Ringkasan

Kawasan Gasibu Bandung ditutup total mulai 1 September 2026 hingga awal 2027 untuk revitalisasi fasilitas publik dan jogging track.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beasiswa Santri ke Turki, Gus Yasin Apresiasi LFSP Jateng
[0.0:] Menggantikan Ameriza M. Moesa [5.3:] Sofwan Kurnia kini Kepala BI Banten [10.7:] Dilantik hari ini, Sabtu 5 September 2026 [16.0:] Siap pimpin Bank Indonesia Provinsi Banten [21.3:29.0] (Bank Indonesia Provinsi Banten)
Penjualan Mobil Listrik Inggris Naik 30%, Kia Jadi Pemimpin
Krisis Air Bersih di Maros: Pasokan Langka dan Harga Melonjak
Google Trends Rilis Fitur Filter Kategori untuk Riset SEO
Penyebab Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk Terungkap
Bupati Tulungagung Didakwa Terima Pemerasan Rp3,24 M
Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:44 WIB

Beasiswa Santri ke Turki, Gus Yasin Apresiasi LFSP Jateng

Sabtu, 5 September 2026 - 06:42 WIB

[0.0:] Menggantikan Ameriza M. Moesa [5.3:] Sofwan Kurnia kini Kepala BI Banten [10.7:] Dilantik hari ini, Sabtu 5 September 2026 [16.0:] Siap pimpin Bank Indonesia Provinsi Banten [21.3:29.0] (Bank Indonesia Provinsi Banten)

Sabtu, 5 September 2026 - 06:40 WIB

Penjualan Mobil Listrik Inggris Naik 30%, Kia Jadi Pemimpin

Sabtu, 5 September 2026 - 06:36 WIB

Krisis Air Bersih di Maros: Pasokan Langka dan Harga Melonjak

Sabtu, 5 September 2026 - 06:34 WIB

Google Trends Rilis Fitur Filter Kategori untuk Riset SEO

Berita Terbaru

Parlemen

DPRD Bandung Dorong Kecamatan Bangun Ekosistem Kesehatan

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:42 WIB

Sepak Bola

Garudayaksa FC Bidik Enam Besar di Debut Super League

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:39 WIB