Kabar Duka, Eks Pembalap Astra Honda Awhin Sanjaya Wafat Saat Mengikuti Sumatera Cup Prix di Jambi

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Duka, Eks Pembalap Astra Honda Awhin Sanjaya Wafat Saat Mengikuti Sumatera Cup Prix di Jambi

Kabar Duka, Eks Pembalap Astra Honda Awhin Sanjaya Wafat Saat Mengikuti Sumatera Cup Prix di Jambi

Redaksiku.com – Dunia balap motor nasional kembali berduka. Awhin Sanjaya, mantan pembalap binaan PT Astra Honda Motor, dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti ajang Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 yang digelar di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Minggu (14/12/2025).

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa Awhin mengalami kecelakaan saat balapan berlangsung. Insiden tersebut terjadi di lintasan, dan berdampak fatal bagi pembalap kelahiran 22 Februari 1998 itu. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas motorsport Indonesia.

Kecelakaan Terjadi Saat Balapan Berlangsung

Berdasarkan keterangan yang beredar, Awhin Sanjaya terlibat kecelakaan serius saat mengikuti balapan Sumatera Cup Prix. Dalam insiden tersebut, helm yang dikenakannya dilaporkan terlepas, menandakan kerasnya benturan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara Sumatera Cup Prix terkait kronologi lengkap kecelakaan maupun faktor penyebab wafatnya Awhin. Aparat dan penyelenggara masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut.

Pihak media memilih menunggu penjelasan resmi guna menghindari spekulasi, mengingat insiden ini menyangkut keselamatan dan nyawa seorang atlet.

Ucapan Duka dari Asia Road Racing Championship

Kabar meninggalnya Awhin Sanjaya turut mendapat perhatian dari komunitas balap internasional. Asia Road Racing Championship (ARRC) melalui akun Instagram resminya menyampaikan ungkapan belasungkawa.

Seluruh keluarga Asia Road Racing Championship sangat berduka atas meninggalnya pembalap kesayangan kami, Awhin Sanjaya, tulis akun tersebut.

Dalam pernyataan lanjutan, ARRC menggambarkan Awhin bukan hanya sebagai pesaing di lintasan, tetapi juga sosok yang dicintai di luar balapan.

Awhin bukan hanya pembalap yang kompetitif, tetapi juga pribadi yang dihormati dan ceria di paddock. Semangat, keterampilan, serta energi positifnya meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya, lanjut unggahan tersebut.

ARRC juga menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga, rekan setim, serta seluruh komunitas balap Indonesia.

Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Awhin, sahabat-sahabatnya, timnya, dan seluruh komunitas motorsport Indonesia. Ia akan dikenang sebagai juara sejati dan inspirasi bagi banyak orang.

Kabar Duka, Eks Pembalap Astra Honda Awhin Sanjaya Wafat Saat Mengikuti Sumatera Cup Prix di Jambi
Kabar Duka, Eks Pembalap Astra Honda Awhin Sanjaya Wafat Saat Mengikuti Sumatera Cup Prix di Jambi

Jejak Karier Awhin Sanjaya di Dunia Balap

Awhin Sanjaya merupakan salah satu pembalap Indonesia yang meniti karier sejak usia muda dan dikenal konsisten di berbagai ajang nasional maupun regional. Namanya sempat lama menghiasi kelas AP250 di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC).

Puncak prestasinya di level internasional tercatat pada musim 2019, ketika ia berhasil meraih runner-up AP250 bersama Astra Honda Racing Team. Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pembalap profesional.

Selain berlaga di tingkat Asia, Awhin juga mengoleksi berbagai gelar di kompetisi nasional, menjadikannya salah satu pembalap yang disegani di lintasan Tanah Air.

Kembali Tampil di Musim 2025

Pada musim 2025, Awhin Sanjaya kembali aktif mengikuti sejumlah balapan. Ia sempat tampil di beberapa seri Underbone 150 (UB150) dalam rangkaian Asia Road Racing Championship.

Banyak pihak menilai tahun 2025 sebagai momentum kebangkitan bagi Awhin setelah melewati berbagai fase dalam karier balapnya. Namun, takdir berkata lain. Kepergiannya terjadi justru di tengah semangat dan harapan untuk kembali mencetak prestasi.

Kesaksian Jurnalis Motorsport: Sosok yang Rendah Hati

Duka juga datang dari kalangan jurnalis olahraga. Didit Luvo, jurnalis motorsport nasional, turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang sosok Awhin Sanjaya sebagai pribadi yang sederhana.

Awhin itu sosok yang kalem, pendiam, tapi selalu murah senyum. Dia pribadi sederhana yang meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya, ujar Didit.

Menurutnya, prestasi Awhin di dunia balap sangat istimewa, terutama karena ia berhasil menembus level pabrikan dan kompetisi Asia.

Sebagai pembalap, Awhin punya catatan prestasi yang luar biasa. Banyak gelar nasional ia raih, dan ia juga dipercaya membela tim pabrikan di kelas AP250 ARRC, tambahnya.

Duka Mendalam Bagi Motorsport Indonesia

Kepergian Awhin Sanjaya menjadi kehilangan besar bagi dunia balap Indonesia. Ia bukan hanya atlet berprestasi, tetapi juga sosok inspiratif bagi pembalap muda yang tengah merintis karier.

Didit Luvo menambahkan bahwa tahun ini seharusnya menjadi awal baru bagi Awhin.

Tahun ini seharusnya menjadi momen kebangkitannya. Namun takdir berkata lain. Selamat jalan, pejuang lintasan. Namamu akan selalu hidup dalam kenangan balap Indonesia. Al-Fatihah, tutupnya.

Menanti Klarifikasi Resmi

Hingga saat ini, publik dan komunitas motorsport masih menunggu keterangan resmi dari pihak penyelenggara Sumatera Cup Prix terkait kronologi kecelakaan. Transparansi dan evaluasi keselamatan balap menjadi perhatian utama, mengingat keselamatan pembalap merupakan prioritas dalam setiap ajang motorsport.

Penutup

Wafatnya Awhin Sanjaya menjadi pengingat akan tingginya risiko di dunia balap motor. Di balik gemerlap prestasi dan sorak sorai penonton, terdapat dedikasi, keberanian, dan pengorbanan besar dari para pembalap.

Awhin Sanjaya akan dikenang bukan hanya karena prestasinya di lintasan, tetapi juga karena kepribadiannya yang rendah hati dan semangat juangnya. Dunia balap Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cristian Romero Tinggalkan Tottenham, Atletico Madrid Capai Kesepakatan Rp700 Miliar
Megawati Hangestri Pertiwi Siap Memulai Babak Baru di Liga Voli Korea
Merdeka Run 2026 Siap Ramaikan Jakarta, Cek Jadwal, Lokasi, Rute, dan Status Tiket Terbaru
Putri KW Tak Mau Lagi Cuma Perunggu, Kini Bidik Gelar Juara Dunia 2026
Persebaya Juara, Rachmat Irianto Tak Ikut Pesta dan Kirim Pesan Haru untuk Mendiang Ayah
Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk
Jangan Terlewat! Veda Ega Balapan Moto3 Malam Ini, Start P16 di Silverstone
Kabar Duka Lionel Messi, Sang Ayah Jorge Messi Meninggal Dunia di Rosario

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Cristian Romero Tinggalkan Tottenham, Atletico Madrid Capai Kesepakatan Rp700 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Siap Memulai Babak Baru di Liga Voli Korea

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Merdeka Run 2026 Siap Ramaikan Jakarta, Cek Jadwal, Lokasi, Rute, dan Status Tiket Terbaru

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Putri KW Tak Mau Lagi Cuma Perunggu, Kini Bidik Gelar Juara Dunia 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Persebaya Juara, Rachmat Irianto Tak Ikut Pesta dan Kirim Pesan Haru untuk Mendiang Ayah

Berita Terbaru

Meriah! Konvoi Merah Putih di Barru, Kapolres Kawal Langsung

Internasional

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:40 WIB

Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar

Pendidikan

5 Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:50 WIB