JENIS USAHA YANG MENJANJIKAN DI DESA

- Penulis

Senin, 11 Maret 2024 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENIS USAHA YANG MENJANJIKAN DI DESA

JENIS USAHA YANG MENJANJIKAN DI DESA

Tinggal di desa bukanlah halangan untuk kamu dalam menjalankan usaha apapun itu. Banyak peluang usaha di desa yang bisa kamu lakukan mulai dari konvensional hingga yang paling modern. Siapa sangka bahwa desa memiliki banyak hal untuk dijadikan bisnis usaha hanya dengan memanfaatkan sumber daya alamnya yang melimpah.

Masyarakat di desa masih bergantung pada sektor pertanian dan peternakan, maka dari itu untuk kamu yang tinggal di desa bisa memanfaatkan hasil tani dan ternak sebagai pundi-pundi rezeki.

JENIS USAHA YANG MENJANJIKAN DI DESA
JENIS USAHA YANG MENJANJIKAN DI DESA

Berikut di bawah ini jenis usaha yang menjanjikan dan bisa memiliki income besar hanya dengan memanfaatkan hasil tapi dan ternak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bisnis distributor hasil ternak

Mata pencaharian yang paling banyak di desa adalah peternak, karena selain bisa dijual pun juga bisa jadi konsumsi pribadi jika tidak ada yang membelinya. Kebanyakan warga desa menjadikan warga setempatnya sebagai sasaran penjualan, padahal kalau dilihat dari pandangan yang luas, banyak sekali restoran fine dining yang berada di kota-kota besar bisa kamu jadikan peluang untuk berbisnis dengan mereka.

Banyak sekali yang bisa kamu hasilkan dari ternak seperti daging ayam, daging sapi, daging babi, dan daging kambing. Hal ini sangat dibutuhkan di restoran-restoran ternama. Usahamu bisa menjadikan kamu sebagai dstributor daging. Selain itu banyak hal-hal lainnya seperti sapi perah penghasil susu. Kamu bisa jual susu atau jika kamu pandai mengolahnya kamu bisa jadikan susu sebagai bahan baku pembuatan keju, yogurt, dan karamel. Pada ayam juga terdapat telurnya. Kamu bisa mendistribusikan telur ayam kepada warung sembako. Adapun daging sapi, tidak hanya pada dagingnya saja melainkan bagian iga, kaki, serta kulitnya pun bisa kamu jual. Untuk kamu yang penggembala domba, kamu bisa menjual bulunya ke pabrik tekstil atau susu yang dihasilkannya bisa dijual ke produk kecantikan untuk diolah.

Kotorannya juga bisa kamu jual sebagai pupuk. Jual kepada warga sekitar yang menanam atau bergelut di sektor pertanian dan perkebunan.

Dengan memiliki ternak saja banyak yang bisa kamu jadikan bisnis, tidak hanya dagingnya saja. Ingat, jadikan desa hanya sebagai tempat produksi, jangan jadikan tempat sasaran pemasaran produksi juga.

Bisnis distributor hasil tani

Banyaknya orang desa bekerja pada sektor pertanian, seperti menanam padi, menanam jagung, sayur-sayuran, buah-buahan, dan masih banyak lagi. Jika kamu pandai mengolahnya kamu bisa buka usaha kecil-kecilan di desa saja dengan modal yang sedikit dan keuntungan yang sesuai karena sasarannya lingkup kecil. Namun, jika kamu ingin penghasilan kamu lebih besar, kamu bisa coba distribusikan hasil tani kamu ke kota-kota besar atau pasar. Usahakan hasil tani tersebut baik dan kelas super agar bisa diterima atau bersedia diajak bekerjasama. Hanya dengan menanam pohon anggur dengan perawatan yang tinggi, kamu sudah bisa distribusikan hal ini hingga ke restoran ternama. Hanya dari buah anggur saja bisa dijadikan beraneka ragam minuman bahkan makanan penutup.

Bisnis distributor bibit tanaman

Dengan memperhatikan dan merawat tumbuhan akan membuat tanaman tersebut sejahtera dan memiliki bibit yang baik. Nah, kamu bisa jadikan bibit tersebut sebagai peluang usaha dan memberi kesempatan kepada masyarakat di luar sana untuk menanam tanaman dan melakukan penghijauan. Kamu bisa bekerjasama dengan petani atau kamu sendiri yang memiliki usahanya dari nol.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu jadikan peluang bisnis di desa. Bukan berarti dari desa kamu memiliki keterbatasan usaha, justru bahan baku dalam olahan makanan seringnya berada di desa karena tanahnya masih subur.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Tips Menitipkan Produk Baru di Toko, Anti Ditolak
Tak Kebagian ORI030? SR025 Segera Hadir, Ini Jadwal, Tenor dan Cara Belinya
Tarif Listrik Agustus 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Harga 450 VA, 900 VA, 1.300 VA dan 2.200 VA
Bank Sultra Perkasa di Finspora 2026, Borong 5 Emas dan Bawa Pulang Piala Bergilir
B50 Bikin Kebutuhan Sawit Melonjak, Pemerintah Kejar Produksi CPO Indonesia
Baru 2 Tahun Berdiri, Startup Chip AI OLIX Kini Bernilai Rp60 Triliun
RI-UEA Maksimalkan CEPA, Delegasi Bisnis Emirat Segera Dibawa ke Indonesia
Emas Antam Melonjak Lagi! Harga 1 Gram Nyaris Rp2,7 Juta, Buyback Naik Rp50 Ribu
Tag :

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:17 WIB

4 Tips Menitipkan Produk Baru di Toko, Anti Ditolak

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Tak Kebagian ORI030? SR025 Segera Hadir, Ini Jadwal, Tenor dan Cara Belinya

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tarif Listrik Agustus 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Harga 450 VA, 900 VA, 1.300 VA dan 2.200 VA

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Bank Sultra Perkasa di Finspora 2026, Borong 5 Emas dan Bawa Pulang Piala Bergilir

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42 WIB

B50 Bikin Kebutuhan Sawit Melonjak, Pemerintah Kejar Produksi CPO Indonesia

Berita Terbaru

Polres Barru menggelar apel gelar pasukan, Selasa (11/8/2026).

Internasional

Polres Barru Siaga Karhutla, Kapolres Minta Patroli Diperkuat

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:44 WIB

Polisi bersama warga langsung turun tangan. Pohon dievakuasi dan material yang menutup jalan dibersihkan.

Internasional

Jalan Kena ‘Palang’ Pohon, Polisi Pujananting Langsung Gercep!

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:02 WIB

Sifat Wanita Pemilik Weton Pon

Life Style

5 Sifat Wanita Pemilik Weton Pon

Selasa, 11 Agu 2026 - 07:34 WIB

Tips Menitipkan Produk Baru di Toko, Anti Ditolak

Bisnis

4 Tips Menitipkan Produk Baru di Toko, Anti Ditolak

Selasa, 11 Agu 2026 - 07:17 WIB