Redaksiku.com – Bali United memulai langkah mereka di kompetisi Super League musim 2026-2027 dengan catatan positif di kandang sendiri.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, skuad berjuluk Serdadu Tridatu tersebut sukses mengamankan tiga poin penuh atas tamunya.
Pertandingan pembuka yang berlangsung pada Jumat malam tersebut menyajikan duel ketat hingga menit-menit akhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski mendominasi jalannya laga, kemenangan tuan rumah tidak didapat dengan mudah karena perlawanan sengit dari tim lawan.
Skuad asuhan Johnny Jansen sempat dibuat kerepotan oleh kedisiplinan barisan pertahanan lawan sebelum akhirnya memecah kebuntuan.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Bali United langsung mengambil inisiatif menyerang untuk menekan lini pertahanan PSS Sleman.
Serangan demi serangan dibangun melalui kombinasi umpan pendek dari lini tengah yang dikomandoi oleh para pemain kreatif.
Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu membuat sejumlah peluang matang belum mampu dikonversi menjadi gol pembuka.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama setelah wasit menunjuk titik putih di kotak penalti.
Peluang emas tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh gelandang asing asal Jepang.
Teppei Yachida sukses mencetak gol pertama Bali United dari eksekusi penalti pada menit ke-40.
Gol tersebut sekaligus menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan tipis untuk kubu tuan rumah.
Dominasi Tuan Rumah dan Gol Tambahan
Memasuki babak kedua, intensitas permainan sama sekali tidak mengendur dan kedua tim tetap memperagakan tempo tinggi.
Pelatih Bali United menginstruksikan anak asuhnya untuk terus menggempur pertahanan lawan dari berbagai sisi lapangan.
Upaya konsisten tersebut membuahkan hasil manis ketika lini serang tuan rumah kembali menemukan celah di pertahanan lawan.
Gelandang serang asal Brasil, Queven da Silva Inacio, sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Queven memperbesar keunggulan tuan rumah lewat sepakan terarah yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang lawan pada menit ke-67.
Bali United sebenarnya sempat mencetak gol tambahan melalui aksi pen asistencia winger lincah Irfan Jaya.
Namun, setelah wasit utama meninjau tayangan ulang melalui VAR, gol tersebut akhirnya dianulir karena terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Perlawanan Akhir PSS Sleman
Meski tertinggal dua gol, tim tamu berjuluk Elang Jawa tidak menyerah begitu saja dan tetap mencoba keluar menyerang.
Perubahan taktik yang dilakukan di sisa waktu pertandingan mulai membuahkan tekanan berarti ke lini pertahanan tuan rumah.
Penjaga gawang Mike Houptmeijer harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan gawangnya dari gempuran pemain lawan.
Usaha pantang menyerah PSS Sleman akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time babak kedua.
Pemain asing Melvyn Lorenzen berhasil memperkecil kedudukan lewat gol yang dicetaknya pada menit ke-90+6.
Gol tersebut langsung menyulut sisa waktu pertandingan menjadi semakin menegangkan bagi kedua belah pihak.
Pertandingan perdana Super League antara Bali United melawan PSS Sleman berakhir dengan skor akhir 2 – 1.
Kemenangan tipis ini menjadi modal berharga bagi skuad Serdadu Tridatu untuk menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi musim ini.
Pertanyaan Umum
Kapan pertandingan Bali United melawan PSS Sleman dilangsungkan?
Pertandingan pembuka Super League tersebut digelar pada hari Jumat malam, 4 September 2026.
Dimana lokasi pertandingan antara Bali United dan PSS Sleman?
Laga seru ini dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali.
Siapa saja pencetak gol dalam pertandingan tersebut?
Gol Bali United dicetak oleh Teppei Yachida dan Queven da Silva Inacio, sementara PSS Sleman memperkecil kedudukan lewat Melvyn Lorenzen.
Ringkasan
Bali United mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada laga pembuka Super League, Jumat (4/9/2026). Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Teppei Yachida (penalti menit ke-40) dan Queven da Silva Inacio (menit ke-67), sementara PSS Sleman memperkecil kedudukan lewat Melvyn Lorenzen pada menit ke-90+6.






