Gibran Raka Tak diundang Deklarasi Ganjar-Mahfud ?

- Penulis

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Raka Tak diundang Deklarasi Ganjar-Mahfud ?

Gibran Raka Tak diundang Deklarasi Ganjar-Mahfud ?

Deklarasi Mahfud MD sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024 menjadi salah satu peristiwa politik yang sangat dinantikan di Indonesia. Namun, kontroversi muncul ketika Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan bahwa dia tidak diundang dalam acara deklarasi tersebut. Dalam menjawab hal ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan penjelasan yang cukup menggugah.

Gibran Raka Tak diundang Deklarasi Ganjar-Mahfud ?
Gibran Raka Tak diundang Deklarasi Ganjar-Mahfud ?

Menurut PDIP, undangan untuk acara deklarasi Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo memang sangat terbatas. Puan Maharani, Wakil Ketua Umum DPP PDIP, menjelaskan bahwa undangan hanya diberikan kepada ketua umum partai berserta jajaran pengurus partai, serta beberapa perwakilan partai pendukung Ganjar Pranowo. Selain itu, juga diundang rekan-rekan relawan dan tim sukses nasional, serta Mahfud MD dan Ganjar Pranowo sendiri. Menurut Puan, keterbatasan jumlah undangan ini adalah hal yang wajar, mengingat kompleksitas acara politik semacam ini.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menambahkan bahwa pengumuman Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo dilakukan secara daring. Ini berarti semua kader PDIP, anggota partai, simpatisan, dan bahkan seluruh rakyat Indonesia bisa menyaksikan pengumuman tersebut melalui teknologi informasi. Hasto menjelaskan bahwa PDIP adalah partai yang memanfaatkan teknologi informasi, dan sistem yang mereka bangun memungkinkan pengundangan daring kepada seluruh jajaran partai dan masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini tidak mengurangi kekhidmatan acara pengumuman Prof. Mahfud MD dan meningkatkan emotional bonding karena bantuan teknologi. Jadi, semua diundang,” ujar Hasto Kristiyanto. Dengan pendekatan daring, PDIP berhasil mencapai seluruh kader dan simpatisannya di seluruh penjuru Indonesia, menjadikan acara deklarasi Mahfud MD semakin inklusif.

Eriko Sotarduga, seorang kader PDIP, juga menekankan bahwa seluruh kepala daerah diundang secara daring. Ia menyampaikan bahwa arahan untuk mengikuti acara melalui Zoom dan YouTube PDIP sudah disebarkan sejak hari sebelumnya. Dengan cara ini, PDIP memastikan bahwa tidak ada kepala daerah atau kader partai yang merasa diabaikan atau tidak diundang.

Namun, meskipun tidak diundang secara langsung, Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo, menyatakan bahwa dia akan menyaksikan deklarasi tersebut melalui siaran langsung setelah pekerjaannya selesai. Dengan demikian, dia tetap bisa mengikuti peristiwa politik penting ini meskipun tidak diundang langsung.

Dalam konteks politik, keterbatasan undangan dalam acara deklarasi calon wakil presiden adalah hal yang wajar. Pada acara semacam ini, tidak semua orang dapat diundang secara langsung karena keterbatasan kapasitas lokasi. Dengan menggunakan teknologi informasi, seperti yang dilakukan oleh PDIP, mereka dapat menjaga inklusivitas dan keterlibatan seluruh kader dan pendukung partai, termasuk Gibran Rakabuming Raka, dalam momen penting ini.

Dalam konteks Pemilu 2024, deklarasi Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo menandai awal dari perjalanan kampanye politik yang panjang, dan partai-partai politik berupaya keras untuk menjaga kohesivitas dan dukungan dari seluruh jajaran partai dan pendukungnya. Dengan pendekatan daring, mereka dapat mencapai tujuan ini secara efektif.

 

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo 27 Agustus Viral, Ini Tuntutan Massa dan Respons Berbagai Pihak
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?
Bus Warga Pati Diserang Lemparan Batu di Perjalanan ke Jakarta, Penumpang Jadi Korban
Eks Kepala PPATK Buka Suara soal Praperadilan Febrie, Ini Alasan Kasus TPPU Bisa Berjalan
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka
Raja Juli Antoni Jadi Sorotan, Ini Profil Politisi Muda PSI yang Pernah Jadi Wamen ATR/BPN
Praperadilan dr Tifa Gugur, Kasus Dugaan Ijazah Jokowi Masuk Tahap Berikutnya
Kalimantan Hadapi Musim Kemarau, Ancaman Karhutla hingga Pembangunan IKN Terus Berjalan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Demo 27 Agustus Viral, Ini Tuntutan Massa dan Respons Berbagai Pihak

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Bus Warga Pati Diserang Lemparan Batu di Perjalanan ke Jakarta, Penumpang Jadi Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Eks Kepala PPATK Buka Suara soal Praperadilan Febrie, Ini Alasan Kasus TPPU Bisa Berjalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Berita Terbaru