Viral! 5 Fakta Bunga Bangkai Depok yang Jadi Tontonan Warga

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! 5 Fakta Bunga Bangkai Depok yang Jadi Tontonan Warga

Viral! 5 Fakta Bunga Bangkai Depok yang Jadi Tontonan Warga

Redaksiku.com — Penemuan bunga bangkai Depok viral menjadi perhatian warga setelah tanaman tersebut muncul di area rumah mangkrak.

Awalnya, warga mencium bau menyengat yang dikira berasal dari bangkai hewan atau sampah.

Setelah ditelusuri, sumber bau ternyata berasal dari tanaman yang tumbuh di sekitar lahan rumah yang belum selesai dibangun. Peristiwa ini kemudian ramai di media sosial dan membuat lokasi tersebut menjadi tontonan warga.

1. Ditemukan di Kawasan Bojongsari Depok

Tanaman tersebut ditemukan di Perumahan Bumi Mentari, kawasan Pondok Petir, Bojongsari, Depok. Lokasinya berada di sekitar rumah mangkrak yang ditumbuhi banyak tanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemunculan tanaman ini membuat warga penasaran karena sebelumnya lingkungan tersebut tidak pernah dikenal sebagai lokasi munculnya bunga bangkai.

2. Berawal dari Bau Menyengat

Penemuan ini bermula ketika warga mencium bau tidak sedap. Bau tersebut awalnya dikira berasal dari bangkai hewan atau sampah.

Rasa penasaran membuat warga menelusuri sumber bau. Setelah dicek, ternyata ada tanaman yang sedang mekar di sekitar rumah mangkrak.

3. Disebut Bunga Suweg

Tanaman yang viral itu disebut sebagai suweg, yaitu tanaman yang masih satu keluarga dengan bunga bangkai. Suweg memang dapat mengeluarkan bau menyengat saat mekar.

Meski sering disebut bunga bangkai, jenis ini berbeda dari bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai tanaman langka. Namun, bentuk dan aromanya membuat banyak orang langsung mengaitkannya dengan bunga bangkai.

Viral! 5 Fakta Bunga Bangkai Depok yang Jadi Tontonan Warga
Viral! 5 Fakta Bunga Bangkai Depok yang Jadi Tontonan Warga

4. Warga Datang untuk Melihat dan Foto

Setelah video beredar, banyak warga datang untuk melihat langsung. Sebagian mengambil foto dan video, tetapi tidak sampai menyentuh tanaman tersebut.

Tanaman itu juga diberi penanda dan pembatas sederhana agar tidak sembarangan disentuh atau dicabut.

5. Kondisinya Mulai Layu

Kondisi bunga disebut sudah mulai layu. Meski begitu, warga tidak ingin mencabutnya karena bagian umbinya masih berada di dalam tanah.

Jika umbi tetap ada, tanaman sejenis berpotensi tumbuh kembali pada waktu tertentu. Karena itu, warga memilih membiarkan tanaman tersebut roboh atau layu secara alami.

Kenapa Penemuan Ini Viral?

Kasus bunga bangkai Depok viral mudah menarik perhatian karena jarang terjadi di lingkungan perumahan. Selain itu, cerita berawal dari bau misterius membuat warganet penasaran.

Topik seperti ini juga ringan, unik, dan mudah dibagikan. Berbeda dari berita kriminal atau politik, berita fenomena lokal biasanya lebih aman untuk dibaca banyak kalangan.

Jangan Sembarangan Menyentuh Tanaman

Meski menarik untuk dilihat, warga sebaiknya tidak sembarangan menyentuh atau mencabut tanaman. Jika ingin mengambil foto, lakukan dari jarak aman.

Jika tanaman berada di lahan tertentu, pengunjung juga perlu menghormati lingkungan sekitar dan tidak membuat kerumunan yang mengganggu warga.

Kesimpulan

Penemuan bunga bangkai Depok viral bermula dari bau menyengat di sekitar rumah mangkrak di Bojongsari. Setelah ditelusuri, bau tersebut berasal dari tanaman suweg yang masih satu keluarga dengan bunga bangkai.

Kini tanaman tersebut menjadi tontonan warga. Meski terlihat unik, warga sebaiknya tidak menyentuh atau mencabutnya agar lingkungan tetap tertib.

FAQ

Di mana bunga bangkai Depok ditemukan?

Tanaman tersebut ditemukan di Perumahan Bumi Mentari, Pondok Petir, Bojongsari, Depok.

Apa penyebab warga awalnya curiga?

Warga mencium bau menyengat yang awalnya dikira berasal dari bangkai hewan atau sampah.

Apakah tanaman itu bunga bangkai raksasa?

Tanaman tersebut disebut suweg, masih satu keluarga dengan bunga bangkai, tetapi berbeda dari bunga bangkai raksasa.

Kenapa banyak warga datang?

Karena penemuan ini viral dan jarang terjadi di lingkungan perumahan.

Apakah boleh mencabut tanaman itu?

Sebaiknya tidak. Warga memilih membiarkan tanaman tersebut layu secara alami.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB