4 Penyebab Produk Susah Laku di Pasaran

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab Produk Susah Laku di Pasaran

Penyebab Produk Susah Laku di Pasaran

Hampir semua pedagang pasti pernah merasa sedih, karena produk yang mereka jual jarang atau susah laku di pasaran. Padahal produk yang mereka jual tergolong produk yang banyak dicari oleh pelanggan, tentu saja hal tersebut dapat membuat pedagang merasa cemas apalagi jika stok produk yang tersedia terbilang banyak.

Bahkan beberapa pemilik usaha sering mengeluhkan keadaan usahanya yang terus mengalami penurunan omset, akibat produk yang mereka jual susah laku dipasaran. Tak jarang sering mengalami sejumlah kerugian yang lumayan besar, hingga terancam kebangkrutan. Kira-kira apa saja yang menjadi penyebab produk susah laku dipasaran? Simak penjelasan berikut ini.

Beberapa Penyebab Produk Susah Laku Di Pasaran  

1. Penataan Produk Kurang Tepat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu penyebab produk susah laku di pasaran yaitu dikarenakan oleh penataan produk yang kurang tepat, misalnya produk di display di bagian rak atas ataupun bawah tapi penataannya tidak rapi dan terlalu kebelakang sehingga calon customer tidak melihat dengan jelas posisi produk.

Tapi bukan berarti penataan produk di bagian rak bawah dan atas selalu kurang terlihat oleh calon customer, asalkan penataannya rapi dan tidak terlalu kebelakang pasti akan mudah terlihat oleh calon customer. Cobalah belajar cara menata produk dengan baik dan lekas menata ulang produk, agar cepat laku di pasaran.

2. Harga Jual Terlalu Tinggi

Setiap penjual pasti menginginkan sejumlah keuntungan dari setiap hasil penjualan produk, hal tersebut sangat wajar. Tapi ada beberapa penjual justru memanfaatkannya untuk meraih sejumlah keuntungan yang besar, dengan cara menjual produk dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran.

Mungkin customer akan melakukan komplain dan tetap membelinya karena sudah terlanjur di hitung, tetapi percayalah bahwa customer tersebut tidak akan kembali lagi ke toko. Justru mereka akan memberitahukan kepada calon customer lain, bahwa harga produk yang ditetapkan penjual terlalu tinggi dari harga pasaran sehingga toko menjadi sepi pengunjung dan produk susah laku.

3. Pelayanan Kurang Ramah

Pembeli adalah raja, maka dari itu tentu saja setiap pembeli ingin dilayani dengan baik. Tetapi ada beberapa pelayan yang masih sering menunjukkan sikap kurang ramah, sehingga dapat membuat calon customer merasa kecewa dan kesal  dengan pelayanan yang diberikannya.

Menjadi pelayan juga harus mampu bersikap ramah seperti murah senyum, telaten, sabar, pengertian, aktif membantu customer dan lainnya. Jika pelayan dalam melakukan tugasnya tidak sepenuh hati, maka kebanyakan customer akan mencari tempat lain yang menyediakan pelayanan ramah demi kenyamanan.

4. Kurang Promosi

Salah satu bentuk usaha agar produk cepat laku yaitu dengan cara melakukan promosi, jika penjual kurang atau bahkan tidak sama sekali melakukan promosi maka produk sudah pasti akan susah laku. Terutama lagi jika produk yang kamu jual merupakan produk baru.

Cobalah untuk aktif menawarkan produk atau promosi kepada setiap customer yang datang ke lokasi, tapi dengan memperhatikan target marketingnya terlebih dahulu. bisa juga melakukan promosi melalui media sosial agar produk cepat dikenal oleh banyak orang.

Penyebab produk susah laku di pasaran bukan berarti ada kesalahan dari produk nya, hanya saja terkadang kurangnya skill pelayanan dan penjualan yang bisa menjadi penyebab utama yang jarang disadari oleh pelaku usaha.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau

Penulis : argafica

Editor : argafica

Berita Terkait

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Choosing the Right Access Equipment for Construction and Industrial Work in Singapore
Website perusahaan bisa menjaga nilai reputasi garap dengan lebih serius
Michael Hartono dan Warisannya, 4 Anak Terima Saham Puluhan Triliun Rupiah
Hiroshi Okuda Meninggal di Usia 93 Tahun, Ini Warisan Besarnya untuk Toyota
Dian Swastatika Sentosa Ramai Diburu, Ada Apa dengan Saham DSSA?
Cara Memilih Kemasan Skincare yang Tepat agar Brand Terlihat Lebih Profesional
4 Tips Menitipkan Produk Baru di Toko, Anti Ditolak

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Website perusahaan bisa menjaga nilai reputasi garap dengan lebih serius

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Michael Hartono dan Warisannya, 4 Anak Terima Saham Puluhan Triliun Rupiah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Hiroshi Okuda Meninggal di Usia 93 Tahun, Ini Warisan Besarnya untuk Toyota

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Dian Swastatika Sentosa Ramai Diburu, Ada Apa dengan Saham DSSA?

Berita Terbaru

Polres Barru Edukasi Siswa SMKN 1 soal AI, Waspada Konten Palsu

Pendidikan

Polisi Ungkap Bahaya AI, Siswa SMKN 1 Barru Diingatkan

Kamis, 20 Agu 2026 - 06:59 WIB

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB