Tabel Hitungan Orang Meninggal Menurut Adat Jawa, Lengkap dari 40 Hari hingga 1000 Hari

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabel Hitungan Orang Meninggal Menurut Adat Jawa, Lengkap dari 40 Hari hingga 1000 Hari

Tabel Hitungan Orang Meninggal Menurut Adat Jawa, Lengkap dari 40 Hari hingga 1000 Hari

Pendak Pindo: Dua Tahun

Selamatan dua tahun atau pendak pindo menggunakan rumus no sarwolu. Dalam sistem ini, dihitung hari kedelapan dan pasaran kedelapan dari hari kematian.

Meski secara pelaksanaan sering lebih sederhana dibanding tahapan sebelumnya, maknanya tetap mendalam. Pendak pindo menjadi penanda bahwa dua tahun telah berlalu sejak kepergian almarhum, sekaligus menjadi jembatan menuju selamatan terakhir.

Nyewu: 1000 Hari

Puncak rangkaian selamatan adalah 1000 hari atau nyewu. Rumus yang digunakan disebut nonem sarmo, yakni hari keenam dan pasaran kelima dari hari kematian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, perhitungan 1000 hari tidak berhenti pada kombinasi hari dan pasaran. Penentuan bulannya bisa lebih kompleks. Dalam Primbon Jawa, bulan pelaksanaan nyewu dapat mundur tiga atau empat bulan dari bulan kematian, tergantung pada tanggal wafat dalam kalender Jawa.

Karena kompleksitas tersebut, sebagian keluarga memilih berkonsultasi dengan tokoh adat atau orang yang memahami petung Jawa untuk memastikan ketepatan perhitungan.

Tabel Ringkas Hitungan Selamatan

Berikut ringkasan tahapan selamatan menurut adat Jawa:

Tahapan Selamatan Nama Rumus Hitungan Hari Hitungan Pasaran Keterangan
40 Hari Nomo Sarmo Ke-5 Ke-5 Berdasarkan hari & pasaran kematian
100 Hari Noro Sarmo Ke-2 Ke-5 Pasaran tetap lima
Pendak Pisan Nopat Sarpat Ke-4 Ke-4 Satu tahun, bulan Jawa sama
Pendak Pindo No Sarwolu Ke-8 Ke-8 Dua tahun
1000 Hari Nonem Sarmo Ke-6 Ke-5 Bulan bisa mundur 3-4 bulan

Tradisi dan Sikap Saling Menghormati

Perlu dipahami, sistem hitungan ini merupakan bagian dari tradisi dan warisan budaya Jawa. Praktiknya dapat berbeda di tiap daerah, tergantung kebiasaan keluarga dan komunitas setempat.

Tidak semua orang memilih menjalankan seluruh tahapan selamatan. Dalam konteks masyarakat yang semakin beragam, perbedaan praktik merupakan hal yang wajar. Yang terpenting adalah menjaga sikap saling menghormati.

Bagi yang menjalankan, lakukan dengan pemahaman dan niat baik. Bagi yang tidak, tetap hargai sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara.

Menjaga Pengetahuan Budaya

Memahami hitungan selamatan orang meninggal menurut adat Jawa bukan semata-mata soal keyakinan, melainkan bagian dari pelestarian pengetahuan tradisional. Di balik setiap rumus dan perhitungan, tersimpan nilai sejarah, filosofi, dan doa yang diwariskan lintas generasi.

Bagi generasi muda, mengetahui dasar-dasar perhitungan ini dapat menjadi bekal ketika suatu hari dibutuhkan. Entah akan dipraktikkan atau hanya dipahami sebagai wawasan budaya, pengetahuan tersebut tetap memiliki arti penting.

Tradisi hidup karena dipelajari dan dipahami. Dengan menjaga literasi budaya seperti ini, masyarakat turut merawat identitasnya di tengah arus globalisasi yang terus bergerak maju.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Weton Hari Ini Minggu Pahing 14 Juni 2026, Simak Makna dan Penanggalan Jawa
Kalender Hijriah Hari Ini 14 Juni 2026, Masuk 28 Dzulhijjah 1447 H
Keren! Pohon di Taman Bendera Pusaka Disulap Jadi Pertunjukan Cahaya
Shock! Pertamax Tembus Rp16.250/Liter, Ini Alasan Resmi dari Pertamina
Hari Buruh : Upah Naik, Kesejahteraan Belum Tentu Ikut: Menimbang Produktivitas dan Realitas Pekerja Indonesia
Massa Gebrak Mayday 2026 Bergerak Menuju DPR
Mengapa 1 Mei 2026 Jadi Hari Libur Nasional? Ini Dasar Aturan dan Daftar Libur Sepanjang Mei
Cara Gunakan Fitur Your Name in Landsat NASA, Ubah Nama Jadi Citra Satelit Bumi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:40 WIB

Weton Hari Ini Minggu Pahing 14 Juni 2026, Simak Makna dan Penanggalan Jawa

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kalender Hijriah Hari Ini 14 Juni 2026, Masuk 28 Dzulhijjah 1447 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:57 WIB

Keren! Pohon di Taman Bendera Pusaka Disulap Jadi Pertunjukan Cahaya

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:58 WIB

Shock! Pertamax Tembus Rp16.250/Liter, Ini Alasan Resmi dari Pertamina

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:08 WIB

Hari Buruh : Upah Naik, Kesejahteraan Belum Tentu Ikut: Menimbang Produktivitas dan Realitas Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Polisi Pantau SPBU Takkalasi

Internasional

Kapolsek Balusu Pantau Distribusi BBM di SPBU Takkalasi

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:02 WIB

Hasil Prancis vs Spanyol 0-2, La Roja Melaju ke Final

Olahraga

Hasil Prancis vs Spanyol 0-2, La Roja Melaju ke Final

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:34 WIB

Buang 4 Kebiasaan ini Agar Kehidupan Berubah

Life Style

Buang 4 Kebiasaan ini Agar Kehidupan Berubah Menjadi Lebih Baik

Rabu, 15 Jul 2026 - 12:31 WIB