Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi Viral, Disaksikan Langsung Kapolres Ciamis

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi Viral, Disaksikan Langsung Kapolres Ciamis

Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi Viral, Disaksikan Langsung Kapolres Ciamis

Redaksiku.com – Kisah Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi di Ciamis mengguncang hati publik dan menjadi sorotan media nasional. Di Aula Pesat Gatra Polres Ciamis, dua anak muda yang sebelumnya menjadi tersangka kasus pembuangan bayi akhirnya mengikrarkan janji suci pernikahan di hadapan penghulu dan disaksikan langsung oleh Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah.

Momen Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi itu berlangsung pada Rabu siang, 5 November 2025. Dalam suasana yang biasanya dipenuhi rapat resmi, ruangan itu kini berubah menjadi tempat sakral penuh air mata penyesalan.

Neng Putri Wulansari (20) dan Arif Rizqi Ramadan (20) berdiri dengan wajah tertunduk, menandakan kesadaran mendalam atas kesalahan masa lalu mereka.

Kapolres Hidayatullah menyampaikan bahwa keputusan menikahkan pasangan tersebut bukan untuk menghapus dosa, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dan kesempatan memperbaiki diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataannya, Tidak ada istilah anak haram yang lahir membawa dosa, menjadi pesan moral kuat yang melekat di balik Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi ini.

Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi yang Menggetarkan Ruang Polres

Prosesi Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi itu berlangsung sederhana, namun sarat makna. Neng Putri tampil dengan busana putih sederhana dan riasan yang nyaris tak mampu menutupi linangan air mata.

Di sampingnya, Arif duduk dengan wajah pucat dan sikap tenang, memakai setelan putih dan peci yang menambah kesan sakral di tengah suasana haru.

Suara penghulu mengucap akad nikah menggema di aula, disusul jawaban tegas dari Arif yang akhirnya disambut dengan kata Sah dari para saksi.

Kedua orang tua mereka yang hadir menunduk, menahan haru sekaligus lega karena anak-anak mereka akhirnya resmi menikah di tengah badai persoalan hukum.

Kehadiran Kapolres Ciamis sebagai saksi membuat Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi ini semakin berkesan.

Ia berharap pernikahan itu menjadi titik balik bagi keduanya untuk menanggung tanggung jawab moral dan hukum dengan hati yang lebih tenang.

Kronologi Kasus yang Melatarbelakangi Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi

Sebelum momen Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi itu terjadi, publik sempat dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan yang dibuang di depan Musala Al Ibrahim, Desa Panawangan, Ciamis.

Bayi tersebut ditemukan dalam sebuah kardus oleh warga, lalu segera diselamatkan dan kini berada dalam perawatan negara.

Tak lama setelah penemuan itu, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku. Tersangka diketahui adalah sepasang kekasih muda, Neng Putri dan Arif, yang panik setelah kelahiran anak mereka di luar nikah.

Tindakan spontan dan penuh ketakutan itu kini harus mereka tebus dengan proses hukum dan tekanan sosial yang berat.

Kasus ini menjadi viral karena memperlihatkan sisi gelap dari ketidaksiapan anak muda menghadapi realitas kehidupan.

Namun, dari tragedi tersebut lahirlah peristiwa Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi yang membuka ruang maaf dan penyesalan tulus.

Kapolres Ciamis dan Pesan Kemanusiaan di Balik Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi

Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, mengambil langkah berani dalam kasus Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi.

Ia menilai bahwa meski keduanya telah berbuat salah, mereka tetap memiliki hak untuk memperbaiki diri. Dengan memfasilitasi pernikahan ini, pihak kepolisian tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menghadirkan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Hidayatullah mengatakan bahwa pernikahan ini bukan untuk menutupi pelanggaran hukum, melainkan untuk menegaskan tanggung jawab moral kedua pelaku terhadap anak mereka. Ia menekankan, Tugas kami bukan hanya menindak, tetapi juga membina.

Pernyataan ini menjadikan Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi sebagai momen langka di mana lembaga hukum tampil dengan wajah empatik tanpa kehilangan ketegasan. Sebuah contoh nyata bahwa penegakan hukum bisa berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan.

Harapan Baru di Balik Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi

Usai prosesi Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi, suasana di Aula Polres berubah dari tegang menjadi tenang. Senyum kecil mulai muncul di wajah keluarga kedua belah pihak.

Dengan mahar uang tunai sebesar Rp3 juta, pernikahan sederhana itu menjadi simbol tekad untuk memperbaiki hidup dan memulai lembaran baru.

Meski proses hukum terhadap mereka masih berjalan, Kapolres berharap keputusan menikahkan pasangan ini menjadi pertimbangan bagi aparat penegak hukum lainnya untuk memberi ruang rehabilitasi sosial bagi pelaku muda yang menunjukkan penyesalan.

Publik menilai Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi ini sebagai kisah nyata tentang bagaimana cinta, kesalahan, dan tanggung jawab bisa saling bertransformasi menjadi pelajaran hidup yang mendalam.

Kisah Pernikahan Haru Pasangan Pembuang Bayi di Ciamis bukan hanya tentang dua anak muda yang menebus kesalahan, melainkan tentang manusia yang belajar bertanggung jawab.

Dari ruang tahanan menuju pelaminan, mereka mengajarkan bahwa penyesalan sejati bukan diukur dari tangisan, melainkan dari keberanian memperbaiki diri.

Kapolres Ciamis berhasil menunjukkan wajah lembut hukum: bahwa keadilan sejati tidak hanya menuntut hukuman, tetapi juga kesempatan.

Momen sakral ini menegaskan bahwa cinta yang salah arah bisa kembali lurus jika dibingkai dengan kejujuran dan tanggung jawab.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan
Eugene Panji Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Kehilangan Sineas Kreatif
Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak
‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan
Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya
‎10 Cara Mencegah Kebakaran Hutan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan agar Tidak Meluas
Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:15 WIB

Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:49 WIB

‎10 Cara Mencegah Kebakaran Hutan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan agar Tidak Meluas

Berita Terbaru

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Internasional

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:53 WIB