Redaksiku.com – Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi melantik jajaran pimpinan baru bank sentral pada hari ini, Rabu, 2 September 2026, di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, dalam sebuah prosesi kenegaraan yang menandai babak baru kepemimpinan ekonomi nasional. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. H. Sunarto, SH, MH, guna mengisi posisi strategis di lembaga moneter tertinggi negara.
Pergantian kepemimpinan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 yang diterbitkan sehari sebelumnya pada 1 September 2026. Keputusan presiden itu mengatur secara resmi tentang pemberhentian dan pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru untuk masa jabatan mendatang.
Dalam prosesi sakral tersebut, Destry Damayanti secara resmi disumpah dan dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru. Ia menggantikan kepemimpinan sebelumnya untuk memimpin arah kebijakan moneter nasional selama lima tahun ke depan di tengah dinamika global yang menantang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain posisi puncak pimpinan tertinggi, pelantikan ini juga mengukuhkan dua pejabat penting lainnya yang akan mendampingi jalannya roda institusi. Aida S. Budiman secara resmi mengemban amanat baru sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, sementara Solikin M. Juhro dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Seluruh jajaran pimpinan yang baru saja dilantik ini akan memegang masa jabatan resmi selama 5 (lima) tahun penuh terhitung sejak tanggal pelantikan. Durasi tersebut memberikan kepastian hukum dan stabilitas administratif bagi bank sentral dalam merancang peta jalan kebijakan jangka menengah dan panjang.
Masa jabatan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru ditetapkan berlaku secara resmi selama 5 tahun penuh sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia.
Susunan Lengkap Dewan Gubernur Bank Indonesia
Dengan dilantiknya para pejabat baru tersebut, formasi kepemimpinan di dalam bank sentral mengalami penyesuaian struktural yang komprehensif. Susunan lengkap Dewan Gubernur Bank Indonesia saat ini mencakup para profesional berpengalaman di bidang moneter dan fiskal.
- Gubernur dipimpin oleh Destry Damayanti yang mengarahkan seluruh kebijakan strategis institusi.
- Deputi Gubernur Senior dijabat oleh Aida S. Budiman untuk memperkuat koordinasi internal dan eksternal.
- Deputi Gubernur bidang moneter dan makroprudensial dipercayakan kepada Filianingsih Hendarta.
- Jajaran Deputi Gubernur juga diperkuat oleh kehadiran Ricky P. Gozali dalam mengawasi sektor perbankan.
- Posisi Deputi Gubernur selanjutnya diemban oleh Thomas AM Djimandono untuk sektor pengelolaan aset dan logistik.
- Formasi deputi ditutup oleh Solikin M. Juhro yang fokus pada riset makroekonomi dan kebijakan moneter.
Komposisi baru ini mencerminkan kombinasi keahlian mendalam di berbagai sektor krusial perbankan dan moneter. Hal tersebut dinilai sangat penting untuk menghadapi berbagai tekanan inflasi domestik maupun ketidakpastian pasar keuangan internasional.
Penetapan formasi lengkap Dewan Gubernur Bank Indonesia ini mempertegas komitmen institusi dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan nasional.
Arah Kebijakan dan Sinergi Strategis
Penetapan dan pelantikan para anggota Dewan Gubernur yang baru ini menandai langkah awal kepemimpinan dalam mengimplementasikan kewenangan institusional. Bank Indonesia berkomitmen penuh menjalankan seluruh mandat yang diberikan oleh Undang-Undang secara independen dan akuntabel.
Lembaga perbankan sentral ini dipastikan akan terus memperkuat kebijakan bauran atau policy mix secara konsisten. Kebijakan tersebut dirancang khusus untuk menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Keberhasilan pencapaian target-target tersebut tentu tidak dapat dilepaskan dari kerja sama lintas sektoral yang solid. Bank Indonesia akan terus meningkatkan sinergi erat dengan Pemerintah pusat, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, serta otoritas terkait lainnya.
Koordinasi yang erat antara otoritas moneter dan fiskal menjadi kunci utama dalam meredam gejolak ekonomi global yang terus berubah.
Melalui kepemimpinan baru di bawah Destry Damayanti, pasar optimis bahwa bank sentral mampu menjaga kepercayaan investor domestik maupun asing. Stabilitas sektor keuangan domestik tetap menjadi prioritas utama di tengah berbagai tantangan geopolitik dunia.
Seluruh rangkaian acara pelantikan di Gedung Mahkamah Agung tersebut berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Kehadiran para menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara menunjukkan pentingnya posisi bank sentral dalam struktur ketatanegaraan Indonesia.
Pertanyaan Umum
Siapa saja pejabat yang dilantik oleh Mahkamah Agung?
Ketua Mahkamah Agung melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Kapan pelantikan Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut dilaksanakan?
Prosesi pelantikan resmi dilangsungkan pada hari Rabu, 2 September 2026, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026.
Berapa lama masa jabatan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru?
Masa jabatan bagi para anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru dilantik ini berlaku selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.
Ringkasan
Mahkamah Agung resmi melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dan jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia 2026 untuk masa jabatan 5 tahun.






