Pasca Gempa Tarakan, Brimob Kaltara Siagakan Pos Medis di RSUD Jusuf SK

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca Gempa Tarakan, Brimob Kaltara Siagakan Pos Medis di RSUD Jusuf SK

Pasca Gempa Tarakan, Brimob Kaltara Siagakan Pos Medis di RSUD Jusuf SK

Redaksiku.com – Guncangan gempa tarakan berkekuatan magnitudo 4,8 yang mengguncang Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Rabu (5/11/2025), membuat aparat keamanan dan tim tanggap darurat langsung bergerak cepat.

Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara (Kaltara) segera mendirikan tenda darurat di halaman RSUD Jusuf SK Tarakan sebagai bagian dari langkah cepat penanganan pascagempa dan evakuasi warga.

Tenda tersebut difungsikan untuk menampung pasien, tenaga medis, dan warga yang membutuhkan tempat aman serta layanan medis darurat sementara.

Gempa Berkekuatan 4,8 Guncang Tarakan

Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.12 WITA, dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 24 kilometer tenggara Kota Tarakan.
Episentrum gempa terletak di koordinat 3,33 Lintang Utara dan 117,82 Bujur Timur, dengan kedalaman hanya 10 kilometer, yang menjadikannya tergolong gempa dangkal dan berpotensi menimbulkan guncangan kuat di permukaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga di berbagai wilayah Tarakan seperti Karang Anyar, Juata, dan Gunung Lingkas merasakan getaran selama sekitar lima detik.
Meski tergolong singkat, guncangan tersebut cukup kuat hingga membuat kaca rumah bergetar dan perabotan bergoyang.

Awalnya saya pikir truk besar lewat depan rumah, tapi tiba-tiba dinding ikut bergetar. Saya langsung lari keluar, ujar Ratna (34), warga Kelurahan Karang Anyar, saat ditemui di lokasi evakuasi.

Warga Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Suasana panik sempat melanda sebagian warga Tarakan. Banyak yang berlarian ke jalan dan lapangan terbuka untuk menghindari kemungkinan runtuhnya bangunan.
Beberapa sekolah dan perkantoran juga mengevakuasi siswa dan pegawai ke area aman hingga situasi dinyatakan kondusif.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, gempa kali ini tidak berpotensi tsunami. Namun, warga tetap diimbau waspada terhadap gempa susulan.

Guncangan terasa kuat, tapi alhamdulillah tidak ada kerusakan berat. Kami masih melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan, ujar Kepala BPBD Tarakan, Rudi Hartono, saat diwawancarai.

Pasca Gempa Tarakan, Brimob Kaltara Siagakan Pos Medis di RSUD Jusuf SK
Pasca Gempa Tarakan, Brimob Kaltara Siagakan Pos Medis di RSUD Jusuf SK

Brimob Kaltara Gerak Cepat Dirikan Tenda Darurat

Sebagai bentuk tanggap darurat, Satuan Brimob Polda Kaltara langsung menerjunkan personel ke lokasi, membawa perlengkapan evakuasi, tenda medis, dan alat penerangan darurat.
Dalam waktu kurang dari dua jam setelah gempa, mereka berhasil mendirikan tenda evakuasi di halaman RSUD Jusuf SK, rumah sakit utama di Kota Tarakan.

Tenda tersebut digunakan sebagai ruang perawatan darurat dan tempat istirahat sementara bagi pasien yang sempat dievakuasi keluar bangunan rumah sakit.

Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Fokus kami memastikan pasien rumah sakit tetap mendapatkan layanan medis meskipun kondisi belum stabil, kata Komandan Satuan Brimob Polda Kaltara, Kombes Pol Bistok Barry Obaja Simarmata, dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, langkah cepat ini bagian dari prosedur standar tanggap bencana Polri, yang menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Sinergi Tim Gabungan: BPBD, Brimob, dan Relawan

Selain Brimob, tim gabungan dari BPBD, TNI, Dinas Kesehatan, PMI, dan relawan lokal turut terlibat dalam penanganan pascagempa.
Mereka bahu-membahu memastikan kondisi rumah sakit, sekolah, dan fasilitas publik lainnya dalam keadaan aman.

Tim juga menyiapkan posko kesehatan sementara di area tenda darurat RSUD Jusuf SK.
Para tenaga medis tetap melayani pasien gawat darurat, sementara pasien rawat inap yang berada di lantai atas dipindahkan ke ruang perawatan sementara di tenda.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah risiko jika terjadi gempa susulan, jelas dr. Lia Andini, Direktur RSUD Jusuf SK.
Ia menambahkan, meskipun aktivitas rumah sakit sempat terganggu, layanan kesehatan tetap berjalan dengan sistem shift darurat.

Situasi Terkini: Aman dan Terkendali

Hingga Rabu malam, tidak ada laporan korban jiwa akibat gempa Tarakan.
Namun, beberapa rumah warga dan fasilitas umum mengalami retak ringan pada dinding serta plafon runtuh sebagian.

Tim teknis dari BPBD bersama Dinas PUPR telah diturunkan untuk memeriksa struktur bangunan penting, termasuk rumah sakit, sekolah, dan kantor pemerintahan.

Dari hasil pemeriksaan awal, bangunan RSUD Jusuf SK aman digunakan. Hanya ada retakan kecil di bagian plafon ruang rawat inap, kata Rudi Hartono dari BPBD.

Sementara itu, pihak PLN dan PDAM Tarakan memastikan tidak ada gangguan pada pasokan listrik dan air bersih. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal pada sore harinya, meski sebagian warga memilih bertahan di luar rumah hingga malam.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru
Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan
Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten
Waspada! 5 Fakta Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini
Waspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali Sepekan
BMKG Peringatkan Hujan Lebat 19–20 Juni 2026, Sumut hingga NTT Waspada
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Status Tanggap Darurat Ditetapkan dan Warga Diminta Waspada Susulan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:19 WIB

Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:59 WIB

Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:52 WIB

Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:25 WIB

Waspada! 5 Fakta Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:42 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Berita Terbaru