Menteri P2MI Jamin Pendidikan Anak Pekerja Migran di Malaysia

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri P2MI Jamin — Menteri P2MI Mukhtarudin memberikan keterangan pers di Kuala Lumpur Malaysia terkait pendidikan anak pekerja migran

Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan komitmen negara dalam menjamin pendidikan anak pekerja migran di Kuala Lumpur, Malaysia.

Redaksiku.com – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin menyatakan bahwa perlindungan bagi warga negara yang bekerja di luar negeri harus mencakup kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan, khususnya anak-anak mereka. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara kolaborasi strategis antara Kementerian P2MI dan Kementerian Hukum yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 3 September 2026. Kebijakan ini diambil untuk memastikan negara hadir dalam mengawasi tumbuh kembang anak-anak pekerja migran yang kerap terdampak secara psikologis dan sosial.

Dalam rangkaian acara tersebut, pemerintah secara simbolis menyerahkan bantuan finansial untuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran. Total penerima bantuan ini berjumlah 25 orang anak yang saat ini menempuh pendidikan di berbagai Sanggar Bimbingan yang tersebar di wilayah Malaysia. Program ini dirancang guna memfasilitasi hak-hak dasar anak pekerja migran agar tetap mendapatkan pengajaran yang layak meski berada di luar negeri.

Pemerintah menyalurkan total dana bantuan pendidikan sebesar RM12.500 yang didistribusikan langsung kepada puluhan anak pekerja migran di Malaysia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap anak tercatat menerima bantuan dana tunai sebesar 500 Ringgit Malaysia guna meringankan beban biaya sekolah mereka. Menteri Mukhtarudin menekankan bahwa orientasi perlindungan tenaga kerja Indonesia tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata seperti dokumen keberangkatan dan kepulangan. Pemerintah berkomitmen memperluas cakupan perlindungan hingga menyentuh aspek fundamental keluarga di tanah perantauan.

Keberadaan sanggar bimbingan di Malaysia dinilai sangat krusial dalam menjembatani akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran yang tidak memiliki akses ke sekolah formal setempat. Melalui sinergi lintas kementerian ini, pemerintah berupaya memperkuat pengawasan sekaligus memberikan solusi nyata terhadap berbagai kendala sosial yang dihadapi diaspora Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu berlanjut secara berkesinambungan di masa mendatang demi masa depan generasi muda bangsa.

Pertanyaan Umum

Siapa yang memimpin penyaluran bantuan pendidikan tersebut?

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dalam kunjungan kerjanya di Malaysia.

Berapa jumlah anak yang menerima bantuan pendidikan dari pemerintah?

Sebanyak 25 anak Pekerja Migran Indonesia yang belajar di berbagai Sanggar Bimbingan di Malaysia tercatat sebagai penerima bantuan.

Berapa besar nominal bantuan yang diterima oleh setiap anak?

Setiap anak menerima bantuan dana pendidikan sebesar 500 Ringgit Malaysia dari total keseluruhan anggaran yang disalurkan.

Ringkasan

Menteri P2MI Mukhtarudin menjamin pendidikan anak pekerja migran di Malaysia dengan menyalurkan bantuan dana di Sanggar Bimbingan.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aris Serahkan Bukti CCTV Dugaan Perzinaan Istri ke Polda Metro Jaya
Bawa 10 Ribu Liter Minyak Ilegal ke Lampung, 2 Sopir Divonis 15 Bulan
Ditinggal Tidur 4 Jam, Mesin Traktor Petani Barru Raib, Tinggal Rangkanya
Perbedaan Emas Hongkong dan Indonesia: Kadar & Karakteristik
Rasyid Rayhansyah Hilang di Kopo Citarip Sejak 1 September
Samsung Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Dampak Pencabutan Insentif Harga Mobil Listrik Naik
Cara Menata Mindset Blogger untuk Menghasilkan Cuan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:01 WIB

Aris Serahkan Bukti CCTV Dugaan Perzinaan Istri ke Polda Metro Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 08:41 WIB

Bawa 10 Ribu Liter Minyak Ilegal ke Lampung, 2 Sopir Divonis 15 Bulan

Rabu, 9 September 2026 - 00:19 WIB

Ditinggal Tidur 4 Jam, Mesin Traktor Petani Barru Raib, Tinggal Rangkanya

Selasa, 8 September 2026 - 23:06 WIB

Perbedaan Emas Hongkong dan Indonesia: Kadar & Karakteristik

Selasa, 8 September 2026 - 22:07 WIB

Rasyid Rayhansyah Hilang di Kopo Citarip Sejak 1 September

Berita Terbaru

Kejaksaan Agung menetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk sebagai tersangka korporasi dalam dugaan kasus korupsi transfer pricing.

Bisnis

PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB