Kasus Narkoba DWP Bali Viral, Donna Fabiola Ditangkap di Kafe Petitenget

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Narkoba DWP Bali Viral, Donna Fabiola Ditangkap di Kafe Petitenget

Kasus Narkoba DWP Bali Viral, Donna Fabiola Ditangkap di Kafe Petitenget

Redaksiku.com – Kasus narkoba DWP Bali mendadak viral setelah identitas selebgram berinisial DF akhirnya dibuka ke publik. Sosok tersebut diketahui bernama Donna Fabiola, seorang selebgram yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

Penangkapan ini langsung menyita perhatian karena berkaitan dengan rencana peredaran narkotika menjelang gelaran festival musik internasional Djakarta Warehouse Project (DWP) Bali.

Nama Donna Fabiola menjadi sorotan usai polisi mengungkap bahwa ia bukan sekadar pengguna, melainkan diduga memiliki peran aktif dalam jaringan peredaran narkoba. Dalam pengungkapan kasus narkoba DWP Bali ini, Donna tercatat sebagai salah satu dari 17 tersangka yang diamankan aparat kepolisian.

Viralnya kasus ini memicu perhatian luas publik, terutama karena lokasi penangkapan dilakukan di ruang publik dan melibatkan skema penyamaran aparat penegak hukum. Penyelidikan yang dilakukan secara intensif memperlihatkan betapa seriusnya upaya kepolisian dalam mengamankan DWP Bali dari ancaman narkotika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Identitas Selebgram DF Akhirnya Terungkap

Dalam pengungkapan kasus narkoba DWP Bali, Bareskrim Polri sebelumnya hanya menyebut inisial DF untuk menjaga kerahasiaan proses penyelidikan. Namun, setelah penetapan status tersangka, identitas tersebut resmi dibuka dan mengarah pada Donna Fabiola.

Donna dikenal aktif di media sosial dan memiliki pengikut yang cukup signifikan. Fakta ini membuat penangkapan dirinya langsung menjadi viral dan memicu beragam reaksi warganet. Banyak yang terkejut karena citra Donna di media sosial selama ini tidak menunjukkan keterkaitan dengan dunia narkotika.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Donna bukan figur pasif dalam jaringan tersebut. Ia disebut memiliki peran strategis dalam distribusi narkoba yang ditujukan untuk menyasar pengunjung festival DWP Bali.

Penangkapan di Kafe Petitenget Jadi Sorotan

Momen penangkapan Donna Fabiola menjadi salah satu bagian paling viral dalam kasus narkoba DWP Bali. Ia diamankan pada Rabu, 10 Desember 2025, di area parkir sebuah kafe di kawasan Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Saat ditangkap, Donna berada di dalam mobil Wuling Binguo EV bersama dua rekannya berinisial Emir dan Mifrat. Penangkapan tersebut merupakan hasil dari skema undercover buy yang dilakukan aparat kepolisian setelah menerima informasi intelijen terkait rencana peredaran narkotika di Bali.

Dari penggeledahan di lokasi, polisi menemukan satu klip kokain serta empat plastik klip berisi MDMA yang berada dalam penguasaan Donna. Temuan ini memperkuat dugaan keterlibatan aktif Donna dalam jaringan narkoba yang tengah diselidiki.

Peran Aktif Donna dalam Jaringan Narkoba

Dalam pengembangan kasus narkoba DWP Bali, penyidik menegaskan bahwa Donna Fabiola tidak hanya berperan sebagai perantara. Ia diduga aktif mengedarkan narkotika dan menjadi bagian dari rantai distribusi yang lebih besar.

Kepada penyidik, Donna mengaku menerima sekitar 10 klip kecil kokain dengan berat bruto kurang lebih 10 gram dari suaminya sendiri, Tigra Denres Sonda. Sebagian narkotika tersebut dikonsumsi, sementara sisanya diedarkan kepada pihak lain.

Pengakuan ini menjadi titik krusial dalam penyidikan karena membuka keterkaitan keluarga dalam jaringan narkoba tersebut. Peran Donna dinilai signifikan karena ia memiliki akses dan jejaring yang memudahkan peredaran barang terlarang menjelang acara besar seperti DWP Bali.

Suami Donna Masuk DPO Polisi

Fakta lain yang mencuat dalam kasus narkoba DWP Bali adalah keterlibatan suami Donna Fabiola, Tigra Denres Sonda. Polisi menyebut Tigra sebagai pemasok utama narkotika yang diterima Donna dan kini berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Tigra diduga menjadi bagian penting dari jaringan distribusi narkoba lintas wilayah. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap Tigra dan tersangka lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Keterlibatan suami dalam kasus ini menambah kompleksitas penyidikan dan menunjukkan bahwa jaringan narkoba yang diungkap bukanlah jaringan kecil atau insidental.

Pengembangan ke Rumah Donna di Denpasar Selatan

Setelah penangkapan di Kafe Petitenget, penyidik langsung melakukan pengembangan ke rumah Donna Fabiola yang berlokasi di Jalan Kerta Dalem, Denpasar Selatan. Langkah ini merupakan bagian penting dari pengungkapan kasus narkoba DWP Bali.

Di lokasi tersebut, polisi kembali menemukan sejumlah barang bukti narkotika serta perlengkapan yang diduga digunakan untuk konsumsi dan pengemasan. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas peredaran narkoba telah berlangsung sebelum penangkapan.

Barang bukti tambahan tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri jalur distribusi dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Upaya Bareskrim Amankan DWP Bali

Pengungkapan kasus narkoba DWP Bali ini menjadi bagian dari langkah strategis Bareskrim Polri dalam mengamankan gelaran festival musik internasional tersebut. DWP Bali diketahui menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga rawan dimanfaatkan jaringan narkoba.

Melalui kerja sama dengan Bea Cukai dan penggunaan metode undercover buy, aparat berhasil membongkar jaringan sebelum narkotika beredar luas di kalangan pengunjung festival.

Hingga kini, penyidikan masih terus berjalan dan kepolisian membuka kemungkinan adanya tersangka tambahan dalam jaringan tersebut.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Berita Terbaru

Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Bisnis

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:42 WIB

Foto: Aulia, murid SMKN 5 Barru, menerima bantuan.

Pendidikan

Kepedulian Gubernur Sulsel Sampai ke Murid SMKN 5 Barru

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:49 WIB