Gubernur Jabar KDM Datangi Rumah Yai Mim di Malang, Bantu Selesaikan Konflik Bertetangga

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar KDM Datangi Rumah Yai Mim di Malang, Bantu Selesaikan Konflik Bertetangga

Gubernur Jabar KDM Datangi Rumah Yai Mim di Malang, Bantu Selesaikan Konflik Bertetangga

Redaksiku.com – Konflik antara Yai Mim, eks dosen UIN Malang, dengan tetangganya Sahara dan suaminya Sofyan ternyata masih terus menarik perhatian publik.

Setelah sempat viral di media sosial dan menuai berbagai reaksi, kini kasus tersebut mulai mendapat perhatian dari pejabat publik.

Salah satunya datang dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang turun langsung menemui Yai Mim di kediamannya di Perumahan Joyogrand Kavling Depag III, RT 09/RW 09, Malang, Jawa Timur.

Kedatangan KDM pada Jumat (4/10/2025) itu bertujuan untuk mendengarkan langsung kronologi masalah dari Yai Mim sekaligus membantu mencari jalan damai agar konflik panjang ini benar-benar berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disambut Langsung oleh Yai Mim

Begitu tiba di lokasi, KDM langsung disambut oleh Yai Mim yang terlihat antusias namun tetap berhati-hati dalam menjelaskan duduk perkara. Ia segera mengajak KDM melihat batas-batas tanah yang menjadi sumber konflik antara dirinya dan tetangga.

Ini tanah saya, ucap Yai Mim sambil menunjuk lahan di sekitar rumahnya.

Seperti diketahui, konflik ini bermula dari sengketa lahan dan akses jalan antara Yai Mim dan Sahara, pemilik usaha rental mobil di kawasan yang sama. Keributan bahkan sempat memanas di media sosial, terutama setelah muncul tuduhan pelecehan dan penyerobotan tanah yang melibatkan kedua belah pihak.

Namun di hadapan Kang Dedi, Yai Mim menegaskan bahwa dirinya sudah berdamai dengan Sahara dan suaminya.
Kalau dengan Mbak Sahara sudah selesai. Dengan Pak Sofwan juga sudah selesai, ujarnya.

Sudah Saling Memaafkan

Lebih lanjut, Yai Mim menceritakan bahwa ia telah meminta maaf secara langsung kepada Sahara dan Sofyan untuk mengakhiri konflik.
Tadi pagi-pagi aku minta maaf, ˜Pak Sofyan sahabatku, saudaraku yang selalu the king of kong,™ katanya sambil tertawa kecil.

KDM pun menanggapinya dengan bijak, mengingatkan bahwa kedamaian sejati bukan hanya soal menyelesaikan masalah, tapi juga memaafkan sepenuhnya.
Ia kemudian menanyakan kepada Yai Mim apakah masih ada pihak lain yang belum berdamai dengannya.

Belum selesai dengan siapa lagi? Hidup ini harus selesai dengan siapapun, ujar KDM menasihati.

Yai Mim langsung menimpali, Ndak ada, ndak ada, menegaskan bahwa ia sudah mengikhlaskan semua yang terjadi.

Gubernur Jabar KDM Datangi Rumah Yai Mim di Malang, Bantu Selesaikan Konflik Bertetangga
Gubernur Jabar KDM Datangi Rumah Yai Mim di Malang, Bantu Selesaikan Konflik Bertetangga 1

Muncul Ketua RW di Tengah Dialog

Namun suasana yang semula cair mendadak berubah tegang ketika Ketua RW 09, Wahyu, tiba-tiba muncul dan berdiri di samping KDM.
Reaksi Yai Mim pun spontan. Ia tampak kaget sekaligus heran melihat kehadiran sosok yang disebutnya sebagai orang yang pernah mengusir dirinya.

Gak kenal saya dengan ini. Ini siapa iki? Pak Wahyu yah? kata Yai Mim dengan nada tajam.
Lalu tanpa basa-basi, ia menunjuk ke arah Wahyu dan berkata lantang, Pak Wahyu ini yang ngusir saya. Ya, ini yang ngusir saya!

Pernyataan itu membuat suasana sempat menegang. Beberapa warga sekitar yang hadir tampak terdiam menyaksikan perbincangan dua tokoh itu di depan Gubernur.

Tuduhan Soal Identitas Domisili

Yai Mim kemudian menuding bahwa Wahyu menuduhnya bersalah karena identitas kependudukannya tidak sesuai dengan alamat tempat tinggalnya.
Dia yang menyalahkan saya karena katanya saya melakukan kesalahan fatal, gak punya KTP sini, ujar Yai Mim.

Mendengar hal itu, Wahyu berusaha menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mengusir, melainkan hanya menyarankan agar Yai Mim segera mengurus KTP sesuai domisili.
Saya menyarankan anda untuk segera mengurus KTP. Itu saja, jawab Wahyu dengan tenang.

Namun, Yai Mim tidak tinggal diam. Ia mengatakan bahwa sudah mencoba mengurus dokumen tersebut, tapi gagal karena tanda tangan Ketua RT tidak diberikan.
Tapi kenapa waktu saya urus, gak ditandatangani oleh RT sampean? tanya Yai Mim.

Wahyu mencoba meredam suasana dengan menyarankan agar komunikasi dilakukan secara baik.
Monggo, komunikasi anda, ujarnya singkat.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi
Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara
Contoh Laporan MPLS Terbaru 2026 yang Lengkap dan Praktis, Bisa Dijadikan Referensi
Rekor Baru! Daftar Pemain dengan Kontribusi Gol Terbanyak Piala Dunia 2026 Sepanjang Kompetisi
Daftar Penerima Penghargaan Piala Dunia 2026 Lengkap, Mbappe Sabet Golden Boot dan Rodri Raih Golden Ball
Temuan Material BPK di Kementerian ESDM Jadi Sorotan, DPR Desak Evaluasi dan Perbaikan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:30 WIB

Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 17:40 WIB

Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara

Senin, 20 Juli 2026 - 14:16 WIB

Contoh Laporan MPLS Terbaru 2026 yang Lengkap dan Praktis, Bisa Dijadikan Referensi

Berita Terbaru