Redaksiku.com – Penerbangan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-604 rute Jakarta-Makassar-Kendari terpaksa mengalami penundaan lanjutan hingga lebih dari 10 jam. Insiden ini dipicu oleh gangguan teknis berupa ban pecah pada pesawat yang terjadi saat melakukan transit di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Kamis, 3 September 2026.
Pesawat berjenis Boeing 737-800NG tersebut mulanya diberangkatkan dari Jakarta pada pukul 05.30 WIB. Berdasarkan laporan, pesawat berhasil mendarat secara normal di Makassar pada pukul 09.27 WITA meskipun mengalami kendala pada bagian roda pendaratan.
Kronologi Pendaratan dan Kondisi Penumpang
Manajemen maskapai penerbangan nasional tersebut memastikan bahwa seluruh proses pendaratan di titik transit terjadwal berlangsung tanpa korban jiwa. Seluruh penumpang maupun awak kabin dipastikan berada dalam kondisi yang aman pasca-kejadian tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penerbangan GA-604 rute Jakarta-Makassar-Kendari pada Kamis (3/9) telah mendarat dengan aman dan normal di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, yang merupakan titik transit terjadwal penerbangan tersebut. Seluruh penumpang dan awak pesawat berada dalam kondisi selamat.”
— Manajemen Garuda Indonesia
Kendati demikian, kerusakan pada roda pendaratan menuntut adanya prosedur perbaikan serta pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknik. Hal ini demi memastikan aspek kelaikudaraan pesawat terpenuhi secara mutlak sebelum melanjutkan penerbangan menuju destinasi akhir di Kendari.
Penundaan penerbangan akibat kendala teknis roda pendaratan ini berdampak langsung pada rotasi jadwal penumpang yang harus tertahan lebih lama di bandara transit.
Dampak Operasional dan Penanganan Penumpang
Pihak maskapai langsung mengambil langkah-langkah penanganan penumpang sesuai dengan regulasi yang berlaku selama masa penundaan panjang berlangsung. Sejumlah fasilitas layanan kompensasi dan akomodasi sementara disiapkan bagi para penumpang yang terdampak keterlambatan jadwal.
Insiden teknis penerbangan ini juga menyusul serangkaian peristiwa operasional penerbangan di berbagai wilayah Indonesia yang mendapat perhatian publik, mulai dari penyesuaian rute penerbangan domestik hingga insiden keamanan bagasi kabin yang sempat viral dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, pihak maskapai terus berkoordinasi dengan otoritas bandara setempat untuk mempercepat proses perbaikan teknis. Tujuannya agar armada dapat segera diberangkatkan kembali menuju Kendari setelah seluruh standar keselamatan penerbangan diverifikasi secara ketat.
Pertanyaan Umum
Mengapa penerbangan GA-604 mengalami penundaan?
Penerbangan tersebut mengalami penundaan lebih dari 10 jam akibat gangguan teknis berupa ban pecah pada roda pendaratan pesawat saat transit di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Kapan insiden tersebut terjadi?
Insiden teknis pada pesawat Boeing 737-800NG rute Jakarta-Makassar-Kendari ini terjadi pada hari Kamis, 3 September 2026.
Bagaimana kondisi penumpang di dalam pesawat?
Manajemen maskapai memastikan seluruh penumpang dan awak pesawat berada dalam kondisi selamat setelah pesawat mendarat dengan aman di bandara transit.
Ringkasan
Penerbangan Garuda Indonesia GA-604 rute Jakarta-Makassar-Kendari tertunda akibat ban pecah di Bandara Sultan Hasanuddin pada 3 September 2026.






