Duh! Jalan ke Pujananting Barru Nyaris Putus, Akses Warga Terancam

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat, Nur Eni, menunjukkan kondisi jalan yang amblas (Foto: Dok. Redaksiku.com).

Warga setempat, Nur Eni, menunjukkan kondisi jalan yang amblas (Foto: Dok. Redaksiku.com).

Barru, Redaksiku.com Bahu jalan di poros menuju Kecamatan Pujananting, Desa Mattirowalie, Kabupaten Barru, mengalami longsor parah hingga hampir setengah badan jalan, Kamis (26/3/2026).

Kondisi ini membuat warga resah. Apalagi, lokasi longsor berada di tikungan dan berbatasan langsung dengan jurang yang cukup dalam.

Pengguna jalan pun dihadapkan pada risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah hampir setengah bahu jalan longsor, tapi sampai sekarang belum ada tindakan, kata Nur Eni, warga setempat.

Ia mengaku khawatir kondisi tersebut bisa membahayakan keselamatan masyarakat jika tidak segera ditangani.

Menurutnya, kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama, bahkan hampir satu tahun tanpa perbaikan.

Setiap tahun pasti longsor karena pengaruh saluran air. Tapi belum pernah diperbaiki secara serius, ujarnya.

Tak hanya itu, tingginya intensitas kendaraan berat juga disebut memperparah kondisi jalan.

Mobil besar sering lewat bawa alat berat. Truk pasir dan batu juga tiap hari. Kami takut jalan ini amblas, tambahnya.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju Kecamatan Pujananting.

Jalur ini digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, ke sekolah, hingga distribusi hasil pertanian warga.

Sorotan juga datang dari kalangan mahasiswa.

Firdaus, mahasiswa Fakultas Hukum UIM, menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Kalau tidak segera ditangani, ini bisa membahayakan keselamatan masyarakat dan menghambat perekonomian warga, tegasnya.

Ia menilai pemerintah daerah memiliki tanggung jawab hukum untuk segera melakukan perbaikan.

Pemerintah tidak boleh menunggu sampai ada korban. Infrastruktur jalan adalah hak masyarakat, ujarnya.

Warga pun berharap pemerintah segera turun tangan dengan melakukan perbaikan, seperti pembangunan talud atau penguatan struktur jalan.

Langkah tersebut dinilai penting agar longsor tidak semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait terkait rencana penanganan di lokasi tersebut.

Editor : Hengki

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas
Kapan Maulid Nabi 2026? Catat Tanggal Pentingnya, Lengkap dengan Kalender Rabiul Awal
Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Kapan Maulid Nabi 2026? Catat Tanggal Pentingnya, Lengkap dengan Kalender Rabiul Awal

Berita Terbaru