Novel : Bertahan di Atas Luka (Part 3)

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2024 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel : Bertahan di Atas Luka (Part 3)

Amira menggelengkan kepala tanpa menatapku.

Kenapa nggak makan? tanyaku lagi.

Kembali ia hanya menggelengkan kepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesabaranku habis. Aku pun diam dan melanjutkan makan. Selesai makan, segera kuambil tas dan kunci mobil lalu bergegas pergi.
Sambil mengemudi, pikiran kembali mengembara tentang kehidupan rumah tanggaku. Tentang sikap Amira yang akhir-akhir ini berubah menjadi pendiam dan tiba-tiba menyatakan ingin berpisah. Tentang tuntutannya untuk menyelesaikan masalah kami dengan bantuan pihak ketiga sebagai penasihat perkawinan. Aku tidak mengerti apa salahku, sehingga Amira memutuskan ingin berpisah. Selama delapan tahun kami menikah semuanya baik-baik saja.

Aku memacu mobil menyusuri jalan besar kota Riyadh. Kurapatkan jaket. Meskipun sudah menyalakan penghangat, tetapi tidak terlalu berpengaruh melawan suhu lima derajat celcius pagi ini. Di luar, matahari masih belum seutuhnya terbit, sepertinya enggan menyinari bumi. Cuaca terlihat suram, seperti suasana hatiku pagi ini. Tak bisa kupungkiri, aku tak mau kehilangan Amira, aku sangat mencintainya. Kami bahagia meskipun belum dikaruniai anak.

Apakah Amira memiliki kekasih? Mungkinkah ia berselingkuh? Bermacam pertanyaan menggayuti benakku. Cepat kutepis pikiran buruk yang melintas. Tidak mungkin. Amira adalah tipe istri setia. Ia selalu melayaniku dengan baik, mengurus rumah, dan tidak pernah mengecewakanku. Bahkan ketika aku memintanya untuk keluar dari pekerjaan dan ikut menemaniku bekerja di kota gurun pasir ini, ia dengan ikhlas melepaskan pekerjaannya.

15 menit kemudian, aku tiba di kantor. Suasana masih sepi karena baru pukul 07:00. Biasanya para karyawan yang terdiri dari bermacam bangsa itu baru akan tiba menjelang pukul 07:30. Aku bergegas menuju ruang kerjaku di lantai 2. Setelah meletakkan tas di meja, segera kukeluarkan laptop dan berniat untuk mulai bekerja. Biasanya dengan bekerja, pikiranku sedikit lebih tenang.

Assalamualaikum! Shobahul kheir, Bayu. Ibqoh moya au shahi? tanya Hasan, office boy yang berasal dari Pakistan.

Aku tersenyum pada lelaki paruh baya berkulit hitam itu. Setiap pagi ia memang selalu menawarkan minuman ke kami. Meskipun rambutnya memutih, tetapi semangat bekerjanya patut diacungi jempol.

Kheir! Saya baik aja. Shahi please, Hasan! Shukron, ya!

Aku memilih minum teh hangat. Biasanya orang di sini menghidangkan teh di cangkir kecil ciri khas Timur Tengah lengkap dengan tekonya. Hasan lalu pergi untuk menyiapkan pesananku.

Kulanjutkan mengetik laporan keuangan untuk rapat nanti. Tak sengaja mataku memandang foto Amira yang sengaja kuletakkan di sudut meja. Ia tampak cantik dengan jilbab hijau muda. Wajahnya putih alami dengan sepasang lesung pipit dan mata bulat.

˜Apa yang terjadi dengan rumah tangga kita, Amira? Kenapa kita nggak bisa seperti dulu, bercanda dan bercerita tentang apa saja?™ tanyaku dalam hati. Hubungan kami semakin buruk setahun belakangan ini. Bahkan kemarin Amira dengan nekat mengancam akan pulang ke Jakarta kalau aku menolak berbicara dengan Ustazah Maryam.

Aku menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan. Tatapanku terpaku pada angka-angka di layar laptop, tetapi pikiranku mengembara ke mana-mana. Semua gara-gara Amira! Ia telah menganggu konsentrasiku. Aku harus melakukan sesuatu agar masalah ini tidak berlarut-larut. Setelah lama mempertimbangkan akibatnya, dengan berat hati aku memutuskan untuk mengikuti kemauan Amira.

-bersambung-

https://www.redaksiku.com/tag/bertahandiataslukayasmira/

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

1 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru