Redaksiku.com – Selebgram asal Malaysia, Aisar Khaled, menjadi sorotan publik setelah menerima penghargaan spesial dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Senator I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa.
Penghargaan tersebut berupa piagam khusus yang diberikan atas kontribusinya dalam membantu korban banjir besar di Bali.
Kabar ini cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet, baik di Indonesia maupun Malaysia. Pasalnya, tidak banyak figur publik asing yang mendapat apresiasi resmi dari pejabat Indonesia karena aksi kemanusiaan.
Latar Belakang Pemberian Penghargaan
Beberapa hari sebelumnya, Bali dilanda banjir besar yang menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah. Aisar Khaled bersama timnya datang memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak. Meskipun sempat menuai kontroversi karena dianggap mengganggu proses gotong royong, aksi Aisar tetap dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Senator Arya Wedakarna menegaskan bahwa piagam tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap anak muda yang berani peduli lintas batas negara. Kami hargai, ada anak muda hebat dari Malaysia, saudara serumpun kita, yang peduli dengan orang Bali, ujarnya melalui akun Instagram pada Minggu, 21 September 2025.
Isi Piagam Penghargaan
Dalam piagam tersebut tertulis pernyataan resmi yang menyebut Aisar Khaled sebagai *Influencer Internasional Peduli Lingkungan di Provinsi Bali*. Gelar ini diberikan untuk menegaskan bahwa kiprah Aisar tidak hanya dilihat sebagai aksi spontan, melainkan juga kontribusi nyata dalam membangun kesadaran lingkungan dan solidaritas kemanusiaan.
Selain piagam, Senator Arya Wedakarna juga memberikan sebuah pin Soekarno yang langsung disematkan di kaos putih Aisar. Hadiah simbolis ini dinilai sarat makna karena menunjukkan penghargaan mendalam dari masyarakat Bali.
Respons Aisar Khaled
Aisar menyambut penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepadanya. Aku cuma manusia biasa yang ingin memberi manfaat dan membantu seluruh masyarakat di Indonesia, tulis Aisar di kolom komentar Instagram.
Menurutnya, penghargaan itu memiliki makna khusus karena ia sempat menghadapi pengalaman kurang menyenangkan. Saat pertama kali terjun membantu korban banjir, Aisar dan timnya sempat diusir oleh warga karena kehadirannya dianggap mengganggu proses pembersihan wilayah terdampak.
Kontroversi Saat Memberikan Bantuan
Pengusiran Aisar kala itu bukan tanpa sebab. Kehadirannya dinilai menimbulkan kerumunan yang justru memperlambat upaya gotong royong. Meski demikian, Aisar tetap memilih untuk menghargai keputusan warga dan melanjutkan aksinya dengan cara yang lebih terkoordinasi.
Peristiwa itu justru semakin menyorot perhatian publik. Ada yang mengkritik gaya Aisar dalam menyalurkan bantuan, tetapi banyak pula yang mengapresiasi niat baiknya. Dengan adanya piagam dari Senator Bali, pandangan positif atas aksinya semakin mendapat pengakuan.
Dukungan dari Netizen
Setelah kabar penghargaan ini beredar, respons warganet pun membanjiri media sosial. Banyak komentar positif yang menyebut bahwa ketulusan Aisar akhirnya mendapat balasan manis.
Beberapa di antaranya menuliskan:
– God bless people with pure hearts, tulis akun @aks***.
– Orang baik tulus akan disambut baik oleh orang-orang baik juga. Bukti Allah bersama orang tulus dan baik. Sukses selalu anak muda hebat sholeh, kata @sun***.
– Semua atas izin Allah, ujar @nia***.
– Congrats abang Aisar. Ada yang memandang positif dan menghargai perbuatan berbagi abang untuk korban banjir Bali. Semoga Malaysia dan Indonesia selalu terjaga persahabatannya, tulis @zas***.
Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa publik melihat aksi Aisar sebagai jembatan persahabatan dua negara serumpun.
Makna Simbolis Penghargaan
Pemberian pin Soekarno dan piagam istimewa kepada Aisar tidak sekadar bentuk penghormatan. Tindakan ini dianggap sebagai simbol persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia. Apalagi, Aisar dikenal aktif di media sosial dengan jumlah pengikut yang besar, sehingga penghargaannya berpotensi menyebarkan pesan positif ke khalayak luas.
Dampak bagi Citra Bali dan Indonesia
Di tengah kritik yang sempat muncul, penghargaan untuk Aisar juga berdampak pada citra Bali dan Indonesia secara umum. Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional menunjukkan bahwa wilayahnya juga terbuka terhadap bantuan kemanusiaan dari luar negeri.
Aksi ini dapat menjadi contoh bahwa solidaritas lintas negara mampu memperkuat kerja sama kemanusiaan. Publik pun berharap agar momentum ini bisa mempererat hubungan kedua negara yang selama ini dekat secara budaya.
Kesimpulan
Kisah Aisar Khaled menerima piagam spesial dari Senator Bali menunjukkan bahwa kepedulian lintas batas negara dapat membawa dampak besar. Meski sempat menuai kontroversi, aksi kemanusiaannya akhirnya mendapat pengakuan resmi.
Penghargaan ini bukan hanya kemenangan pribadi bagi Aisar, melainkan juga simbol solidaritas serumpun antara Indonesia dan Malaysia. Publik pun menilai bahwa niat baik, meski sempat disalahpahami, pada akhirnya akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat.
Cerita ini menjadi pengingat penting bahwa aksi kemanusiaan tidak mengenal batas negara, dan ketulusan akan selalu dihargai dengan cara yang istimewa.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber






