Redaksiku.com – Acer memperluas portofolio komputer jinjing ultra-tipis dengan memperkenalkan perangkat Acer Swift Blade 14 dan Acer Swift Air 16 dalam ajang pameran teknologi tahunan yang berlangsung di Berlin, Jerman, pada Jumat, 4 September 2026. Kehadiran lini produk terbaru ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi para profesional modern sekaligus memberikan pilihan layar yang lebih luas bagi penikmat konten multimedia.
Dari dua model yang diperkenalkan, Swift Blade 14 menjadi perangkat yang paling mencuri perhatian industri berkat pencapaian bobotnya yang sangat ringan. Di sisi lain, Swift Air 16 hadir untuk menyasar pengguna yang memerlukan ruang kerja visual yang lebih lapang dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Swift Blade 14 Tampil dengan Bobot Ekstrem 799 Gram
Perangkat Swift Blade 14 dengan kode model SFB14-53CF dirancang secara khusus bagi para pekerja yang memiliki mobilitas harian sangat tinggi. Dengan berat total hanya 799 gram dan ketebalan 12,9 milimeter, laptop ini menawarkan tingkat portabilitas yang jarang ditemui pada komputer jinjing berukuran 14 inci.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menjaga struktur bodi tetap kokoh tanpa menambah beban berlebih, Acer menggunakan perpaduan material magnesium-aluminium dan serat karbon. Pilihan warna yang disediakan meliputi marshmallow blue dan marshmallow white yang memberikan kesan estetika minimalis serta elegan.
Sektor dapur pacu perangkat ini mengandalkan prosesor Intel Core i7-350 yang dikombinasikan dengan memori 12 GB LPDDR5 serta penyimpanan internal berkapasitas hingga 1 TB. Dukungan tersebut memastikan kinerja komputasi harian dapat berjalan secara lancar tanpa hambatan berarti.
Dukungan Visual Berkualitas Tinggi dan Konektivitas
Pada bagian tampilan, laptop ultra-ringan ini mengusung panel layar OLED beresolusi hingga 3K dengan rasio aspek 16:10. Layar tersebut memiliki cakupan warna DCI-P3 100 persen serta rasio layar terhadap bodi mencapai 90 persen berkat dukungan bingkai tipis berukuran 4,3 milimeter.

Kebutuhan daya perangkat didukung oleh baterai berkapasitas 50 Wh yang memadai untuk penggunaan mobilitas menengah. Sektor konektivitas mencakup tiga buah port USB 3.2 Gen 1 Type-C, koneksi nirkabel Wi-Fi 6, serta Bluetooth 5.3 untuk menghubungkan berbagai aksesoris pendukung kerja.
Acer membekali laptop ultra-ringan terbarunya dengan bobot ekstrem di angka 799 gram untuk memudahkan mobilitas pengguna profesional setiap hari.
Swift Air 16 Andalkan Layar Luas dan Performa AI
Sementara itu, model Swift Air 16 hadir dengan ukuran layar 16 inci yang dibalut dalam sasis berbahan aluminium berbobot sekitar 1,5 kilogram. Perangkat ini tersedia dalam tiga varian warna menarik, yakni elemental blue, sage green, serta sandstone gold.
Performa utama perangkat ini ditenagai oleh prosesor Intel Core 7 350 yang dilengkapi unit pemrosesan saraf atau NPU khusus untuk mengoptimalkan tugas berbasis kecerdasan buatan. Kapasitas memori internal menggunakan RAM 16 GB LPDDR5x serta media penyimpanan hingga 512 GB.
Pengguna dapat memilih opsi panel layar antara teknologi OLED dengan cakupan warna DCI-P3 100 persen atau panel IPS berstandar sRGB 100 persen. Resolusi layar mencapai WQXGA+ 2880 x 1800 piksel dengan dukungan refresh rate hingga 120 Hz serta tingkat kecerahan maksimal mencapai 500 nits.
Daya Tahan Baterai dan Fitur Keberlanjutan
Kapasitas daya pada Swift Air 16 didukung oleh baterai berukuran 70 Wh yang mendukung teknologi pengisian cepat 100W. Melalui adapter tersebut, pengisian daya diklaim mampu mencapai kapasitas 50 persen dalam durasi sekitar 30 menit saja.
Acer mengintegrasikan fitur pengisian cepat berdaya 100W pada baterai 70 Wh milik Swift Air 16 untuk memangkas waktu tunggu pengisian daya.
Kelengkapan konektivitas modern turut disematkan melalui kehadiran dua port Thunderbolt 4, dukungan Intel Wi-Fi 6E AX211 Gig+, serta sistem audio empat speaker berbasis DTS Virtual. Fitur keamanan dan penunjang produktivitas mencakup kamera inframerah FHD dengan penutup privasi serta pemindai wajah Windows Hello.
Komitmen terhadap aspek lingkungan juga ditunjukkan melalui penyematan sertifikasi EPEAT Silver pada Swift Air 16 serta penggunaan material kemasan produk yang sepenuhnya ramah lingkungan dan dapat didaur ulang kembali.
Pertanyaan Umum
Kapan Acer Swift Blade 14 dan Swift Air 16 mulai dipasarkan?
Acer belum mengumumkan jadwal rilis resmi secara seragam untuk kedua laptop tersebut karena ketersediaannya akan disesuaikan dengan kebijakan pasar di masing-masing wilayah.
Berapa bobot dari laptop Acer Swift Blade 14?
Perangkat Acer Swift Blade 14 memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu hanya mencapai 799 gram dengan ketebalan bodi 12,9 milimeter.
Apakah kedua laptop ini sudah tersedia di pasar Indonesia?
Informasi resmi mengenai waktu kehadiran dan banderol harga untuk pasar Indonesia masih menunggu pengumuman lanjutan dari pihak perwakilan resmi Acer di tanah air.
Ringkasan
Acer merilis laptop OLED ringan Acer Swift Blade 14 dengan bobot ekstrem 799 gram dan Swift Air 16 di Berlin, Jerman.






