Membuat bisnis offline tetap laris di tengah customer suka belanja online, bukanlah hal yang mustahil. Sebagai pebisnis harus pandai dalam mencari strategi, agar bisnis offline yang mereka punya tidak kalah saing dengan bisnis online.
Banyak sekali pelaku bisnis terutama orang tua yang sering mengeluh bahwa penjualan hasil offline mengalami penurunan, semenjak adanya toko online yang kata customer lebih murah. Hal tersebut sempat membuat banyak pedagang offline hampir menyerah.
Meskipun ada sebagian customer yang lebih suka belanja online, tapi bukan berarti customer sudah tidak membutuhkan toko offline lagi. Berikut ini ada beberapa cara agar toko offline tetap laris manis, meski semua sudah serba online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tips Bisnis Offline Tetap Laris Di Tengah Customer Suka Belanja Online
1. Buatlah Customer Merasa Nyaman
Costumer sangat suka dengan pelaku usaha yang mampu membuat dirinya merasa nyaman saat berbelanja, untuk itu saat costumer datang cobalah untuk menyambutnya dengan mengucapkan selamat pagi dan seterusnya sebagai langkah awal untuk memberikan kesan aman dan nyaman bagi customer.
Setelah mengucapkan salam, cobalah bertanya apakah ada yang bisa kita bantu? Jika customer berkata tidak ada atau ingin melihat-lihat dulu, maka berikanlah customer ruang untuk melihat dan mencari barang yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Jangan membuntuti customer dari belakang, karena hal tersebut membuat customer merasa tidak nyaman.
2. Berikan Bonus
Agar toko offline tidak kalah laris dengan toko online cobalah untuk memberikan bonus pada customer, cara ini digunakan untuk membuat customer merasa tertarik untuk berbelanja kembali ke toko kita bahkan cara ini bisa disebut dengan mempertahankan pelanggan. Selain itu teknik tersebut juga sebagai cara untuk menarik pelanggan baru.
Memberikan bonus pada customer tidak harus memberikan barang tambahan yang mahal untuk dijadikan bonus. Tetapi bonus itu biasanya berupa potongan harga, diskon, buy one get one free, cashback, produk gratis, voucher, sampel produk gratis, sovenir dan lainnya.
3. Harga Yang Bersahabat
Tidak perlu mencari keuntungan yang tinggi dengan cara menaikan harga produk, dengan tujuan agar memperoleh keuntungan besar. Karena hal tersebut justru dapat membuat calon customer memilih pergi untuk mencari toko offline yang lain ataupun toko online, untuk mendapatkan produk yang mereka butuhkan.
Tetaplah menjual produk sesuai harga pasaran ataupun lebih rendah sedikit dari harga pasaran untuk mendapatkan pelanggan, jangan takut rugi karena kamu tetap akan memperoleh keuntungan dari hasil penjualan produk bahkan bonusnya customer akan merasa lebih hemat saat berbelanja di toko kamu.
4. Tingkatkan Pelayanan
Bersikap ramah pada customer memang dianjurkan bagi setiap karyawan dan pelaku usaha, agar customer merasa nyaman dan happy. Bersikap ramah dalam pelayanan bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, biasanya ada beberapa karyawan karena ramahnya mereka selalu penuh kehati-hatian dalam melayani customer sehingga membutuhkan lebih banyak waktu.
Di sisi lain tidak semua customer mempunyai kesabaran dan cukup waktu untuk menunggu pelayan yang kurang cepat dalam bekerja. Untuk itu meski bersikap ramah jangan lupa tetap cekatan, cermat, teliti dan hati-hati saat melakukan pekerjaan agar customer tidak perlu menunggu lama dan pekerjaan cepat terselesaikan dengan baik.
Jadi jangan merasa kalah saing dengan toko online tetap semangat dalam berbisnis selalu tingkatkan kualitas pelayanan, diimbangi dengan menggunakan teknik pemasaran yang tepat pasti dapat membuat bisnis offline laris manis.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






