Rekomendasi permainan sensorik untuk anak autisme dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan stimulasi yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan anak.
Aktivitas sensorik membantu anak mengenali berbagai tekstur, suara, warna, gerakan, hingga koordinasi tubuh sesuai kebutuhan sensoriknya.
Setiap anak autisme memiliki respons sensorik yang berbeda. Ada yang menyukai rangsangan tertentu, tetapi ada juga yang mudah merasa tidak nyaman terhadap suara, sentuhan, atau cahaya.
Karena itu, permainan sensorik sebaiknya disesuaikan dengan minat dan kenyamanan anak agar aktivitas tetap menyenangkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rekomendasi Permainan Sensorik untuk Anak Autisme

Berikut adalah beberapa rekomendasi permainan sensorik untuk anak autisme yang bisa dicoba di rumah.
- Bermain pasir kinetik.
- Bermain playdough atau plastisin.
- Sensory bin berisi beras, kacang, atau pasta kering.
- Memindahkan air menggunakan gelas atau sendok.
- Bermain busa sabun.
- Melukis menggunakan jari (finger painting).
- Bermain slime yang aman untuk anak.
- Menyusun balok berbagai ukuran.
- Puzzle sederhana.
- Meronce manik-manik berukuran besar.
- Bermain dengan tekstur kain yang berbeda.
- Berjalan di atas alas bertekstur.
- Bermain gelembung sabun.
- Bermain senter dan bayangan.
- Mencocokkan warna atau bentuk.
Manfaat Permainan Sensorik
Rekomendasi permainan sensorik untuk anak autisme tidak hanya bertujuan mengisi waktu bermain, tetapi juga membantu menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak.
Aktivitas sensorik dapat melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan fokus, mengembangkan kemampuan motorik halus, serta membantu anak mengenali berbagai sensasi melalui sentuhan, penglihatan, pendengaran, maupun gerakan tubuh.
Selain itu, beberapa anak juga merasa lebih tenang setelah melakukan aktivitas sensorik yang sesuai dengan kebutuhannya.
Karena setiap anak memiliki preferensi yang berbeda, orang tua perlu mengamati permainan mana yang paling disukai dan memberikan respons positif selama kegiatan berlangsung.
Tips Memilih Permainan Sensorik
Saat memilih rekomendasi permainan sensorik untuk anak autisme, utamakan keamanan dan kenyamanan anak.
Gunakan bahan yang tidak berbahaya, tidak memiliki bagian kecil yang mudah tertelan, serta selalu dampingi anak selama bermain.
Tidak semua permainan cocok untuk setiap anak. Jika anak terlihat tidak nyaman terhadap suatu tekstur atau suara, jangan dipaksa untuk melanjutkan.
Cobalah aktivitas lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan sensoriknya dan lakukan secara bertahap agar anak dapat beradaptasi.
Peran Orang Tua Saat Bermain
Permainan sensorik akan lebih bermanfaat jika orang tua ikut terlibat dalam proses bermain.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.