Albiceleste telah mencetak 19 gol atau rata-rata 2,71 gol per pertandingan. Jumlah tersebut merupakan catatan tertinggi sebuah tim dalam satu Piala Dunia sejak Brasil juga mencetak 19 gol pada 1970.
Spanyol telah mencetak 13 gol sebelum pertandingan final.
Meski produktivitasnya berada di bawah Argentina, kekuatan utama Spanyol terdapat pada pertahanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
La Roja hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen sebelum final. Argentina menghadirkan ujian terbesar bagi pertahanan tersebut karena memiliki Messi, Alvarez, Lautaro, Enzo Fernandez, dan Mac Allister.
Argentina telah memenangkan seluruh tujuh pertandingannya, sedangkan Spanyol membukukan enam kemenangan serta satu hasil imbang.
Perjalanan Spanyol Menuju Final
Spanyol menjalani fase gugur dengan penampilan yang semakin konsisten.
Berikut perjalanan La Roja menuju final:
- Mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar.
- Mengalahkan Portugal 1-0 pada babak 16 besar.
- Mengalahkan Belgia 2-1 pada perempat final.
- Mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal.
Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan fase gugur.
Pertahanan yang disiplin serta kemampuan mempertahankan penguasaan bola membuat lawan kesulitan membangun serangan secara berkelanjutan.
Perjalanan Argentina Menuju Final
Argentina menghadapi pertandingan yang lebih terbuka dan menegangkan selama fase gugur.
Berikut perjalanan Albiceleste:
- Mengalahkan Cape Verde 3-2 pada babak 32 besar.
- Mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar.
- Mengalahkan Swiss 3-1 pada perempat final.
- Mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal.
Argentina mencetak sedikitnya dua gol dalam setiap pertandingan fase gugur.
Namun, tim tersebut juga selalu kebobolan. Hal itu menunjukkan kekuatan serangan Argentina sekaligus memperlihatkan ruang yang berpotensi dimanfaatkan Spanyol.
Pertarungan Rodri dan Lini Tengah Argentina
Salah satu pertarungan terpenting akan berlangsung di lini tengah.
Rodri menjadi pusat sirkulasi bola Spanyol. Ia membantu mengatur tempo, melindungi pertahanan, dan mengalihkan arah serangan dari satu sisi ke sisi lainnya.
Argentina kemungkinan menggunakan Leandro Paredes sebagai gelandang bertahan dengan dukungan Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul.
Argentina harus membatasi waktu Rodri dalam menguasai bola. Apabila Rodri bebas mengatur permainan, Spanyol dapat mengendalikan wilayah tengah dan memaksa Argentina bertahan lebih dalam.
Sebaliknya, Argentina dapat menekan ruang di sekitar Rodri dan melakukan serangan cepat setelah merebut bola.
Cara Argentina Menghentikan Lamine Yamal
Lamine Yamal diperkirakan bergerak dari sisi kanan serangan Spanyol.
Artinya, Nicolas Tagliafico kemungkinan menjadi pemain pertama yang berhadapan dengannya. Namun, menghentikan Yamal tidak dapat dilakukan hanya oleh satu bek.
Argentina membutuhkan bantuan Alexis Mac Allister atau pemain sayap untuk mempersempit ruang dan mencegah Yamal melakukan duel satu lawan satu secara terus-menerus.
Apabila terlalu banyak pemain difokuskan kepada Yamal, ruang dapat terbuka bagi Dani Olmo, Mikel Oyarzabal, atau Fabian Ruiz.
Karena itu, Argentina perlu menjaga jarak antarpemain tanpa kehilangan kemampuan melakukan serangan balik.
Cara Spanyol Membatasi Lionel Messi
Spanyol menghadapi persoalan berbeda dalam menghentikan Lionel Messi.
Messi tidak selalu menetap sebagai penyerang. Ia dapat turun menuju lini tengah, bergerak ke sisi kanan, atau menunggu di antara lini pertahanan dan gelandang lawan.
Rodri dan Fabian Ruiz perlu menutup jalur umpan menuju Messi tanpa meninggalkan ruang terlalu besar.
Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte juga harus berhati-hati agar tidak keluar dari posisi secara bersamaan ketika Messi turun menjemput bola.
Spanyol dapat menggunakan penguasaan bola sebagai cara mengurangi pengaruh Messi. Semakin lama La Roja mengendalikan pertandingan, semakin sedikit kesempatan Argentina membangun serangan.
Cuaca dan Kondisi Lapangan Bisa Berpengaruh
Final diperkirakan berlangsung dalam kondisi panas dan lembap dengan suhu sekitar 30 derajat Celsius.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi intensitas pressing dan stamina pemain, terutama pada babak kedua atau apabila pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Reuters melaporkan bahwa final baru menjadi pertandingan kedua Spanyol di stadion terbuka selama turnamen. Kondisi lapangan New Jersey dan cuaca panas berpotensi mengganggu ritme permainan berbasis penguasaan bola mereka.
Persiapan kedua tim juga sempat terganggu badai petir. Sesi latihan terakhir Spanyol dibatalkan, sedangkan persiapan Argentina turut terdampak kondisi cuaca buruk.
Upacara Penutupan dan Pertunjukan Paruh Waktu
Final menjadi penutup Piala Dunia terbesar dalam sejarah berdasarkan jumlah peserta dan pertandingan.
Upacara penutupan dijadwalkan dimulai sekitar 90 menit sebelum pertandingan. FIFA juga menyiapkan pertunjukan paruh waktu pertama dalam sejarah final Piala Dunia.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump diperkirakan hadir dan terlibat dalam penyerahan trofi setelah pertandingan.
Kegiatan sebelum dan selama pertandingan dapat membuat akses menuju stadion lebih padat. Penonton yang hadir langsung disarankan datang lebih awal dan mengikuti arahan keamanan penyelenggara.
Rekor yang Bisa Tercipta
Sejumlah rekor dan pencapaian besar dapat tercipta dalam final Spanyol vs Argentina.
Apabila Argentina menang:
- Argentina meraih gelar Piala Dunia keempat.
- Argentina menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mempertahankan gelar.
- Messi memenangkan Piala Dunia kedua.
- Generasi Argentina menyamai pencapaian dua gelar beruntun Brasil.
Apabila Spanyol menang:
- Spanyol meraih gelar dunia kedua setelah 2010.
- Spanyol memperpanjang rangkaian tidak terkalahkan menjadi 38 pertandingan.
- Spanyol memegang gelar Piala Dunia putra dan putri secara bersamaan.
- Luis de la Fuente menggabungkan gelar Eropa dan dunia bersama generasi yang sama.
Prediksi Jalannya Spanyol vs Argentina
Spanyol diperkirakan lebih banyak menguasai bola, sedangkan Argentina dapat bermain lebih pragmatis dengan menunggu kesempatan melakukan transisi.
Pertandingan kemungkinan ditentukan oleh kemampuan Argentina melewati tekanan awal Spanyol dan efektivitas La Roja ketika memasuki sepertiga akhir.
Argentina mempunyai pengalaman lebih besar dalam menghadapi situasi final dan pertandingan ketat. Spanyol mempunyai organisasi permainan yang lebih stabil serta pertahanan terbaik dalam turnamen.
Gol pertama dapat sangat menentukan.
Apabila Spanyol unggul lebih dahulu, Argentina harus membuka permainan dan memberikan ruang lebih besar. Apabila Argentina mencetak gol pertama, Spanyol akan menghadapi pertahanan berpengalaman yang mampu memperlambat ritme pertandingan.
Final juga berpotensi berlangsung hingga perpanjangan waktu atau adu penalti apabila kedua tim tetap seimbang.
Kesimpulan
Spanyol vs Argentina akan menentukan juara Piala Dunia 2026.
Pertandingan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Spanyol datang dengan catatan 37 pertandingan tidak terkalahkan dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Argentina menjadi tim paling produktif dengan 19 gol serta memenangkan seluruh tujuh pertandingannya sebelum final.
Lamine Yamal dan Pedro Porro diperkirakan tetap dapat dimainkan meskipun sempat melewatkan sesi latihan. Argentina tidak dilaporkan mengalami masalah cedera baru.
Pertandingan juga mempertemukan Lionel Messi dengan Lamine Yamal dalam duel simbolis antara dua generasi pemain Barcelona.
Argentina memburu gelar keempat dan kesempatan mempertahankan trofi. Spanyol mengejar gelar kedua serta peluang menyatukan gelar dunia putra dan putri.
FAQ Spanyol vs Argentina
Kapan Spanyol vs Argentina berlangsung?
Final berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Di mana final Piala Dunia 2026 digelar?
Pertandingan digelar di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat.
Apakah Lamine Yamal bisa bermain?
Lamine Yamal diperkirakan tetap siap dimainkan meskipun sempat tidak mengikuti salah satu sesi latihan.
Apakah Lionel Messi akan menjadi starter?
Lionel Messi diperkirakan menjadi starter dan kembali memimpin Argentina dalam pertandingan final.
Berapa gelar Piala Dunia Argentina?
Argentina telah memenangkan tiga gelar, yaitu pada 1978, 1986, dan 2022.
Berapa gelar Piala Dunia Spanyol?
Spanyol pernah menjadi juara satu kali pada 2010.
Siapa wasit Spanyol vs Argentina?
Pertandingan dipimpin Slavko Vincic dari Slovenia.
Berapa gol Argentina selama Piala Dunia 2026?
Argentina mencetak 19 gol dalam tujuh pertandingan sebelum final.
Berapa gol yang masuk ke gawang Spanyol?
Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen sebelum final.
Apakah susunan pemain sudah resmi?
Belum. Susunan yang tercantum masih berupa prediksi dan dapat berubah sebelum diumumkan menjelang pertandingan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2






