Pemerintah Pastikan Ojek Online (Ojol) Dapat THR, Ini Dia Skemanya!
Kabar gembira bagi para mitra pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia! Presiden Prabowo Subianto telah memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk Bonus Hari Raya (BHR) 2025 akan diberikan kepada para mitra driver dan kurir online.
Langkah ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada mitra ojol yang telah berkontribusi dalam sektor transportasi berbasis aplikasi.
Dalam pernyataan resminya, Presiden Prabowo mengimbau seluruh perusahaan transportasi berbasis aplikasi seperti Gojek, Grab, dan Maxim untuk memberikan bonus tersebut kepada mitra mereka dalam bentuk uang tunai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, bonus ini tidak akan diberikan secara otomatis kepada semua pengemudi, melainkan berdasarkan tingkat keaktifan mereka dalam bekerja.
Selain itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa mekanisme serta besaran bonus hari raya ini akan diatur melalui surat edaran resmi.
Ia menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan pendataan terhadap jumlah mitra ojol aktif dan part time untuk memastikan pemberian THR dilakukan secara adil.
Data dan Kriteria Penerima THR atau Bonus Hari Raya
Menurut data yang dikumpulkan pemerintah, terdapat sekitar 250.000 pengemudi ojol yang tergolong aktif, sementara lebih dari 1 juta hingga 1,5 juta akun lainnya berstatus sebagai pekerja paruh waktu.
Oleh karena itu, pemerintah menetapkan dua skema pemberian THR agar lebih proporsional dan sesuai dengan kontribusi masing-masing mitra ojol.
Berikut adalah skema yang akan diterapkan:
- Pengemudi dan kurir yang produktif Bonus diberikan secara proporsional dalam bentuk tunai sebesar 20% dari rata-rata pendapatan bersih mereka selama 12 bulan terakhir.
- Pengemudi di luar kategori produktif Bonus akan diberikan sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing perusahaan aplikasi.
Dengan sistem ini, diharapkan pengemudi yang telah bekerja dengan konsisten akan mendapatkan apresiasi yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang bekerja secara tidak tetap.
Batas Waktu Pemberian THR bagi Mitra Ojol
Menaker Yassierli juga menegaskan bahwa perusahaan aplikator seperti Gojek, Grab, dan Maxim wajib menyalurkan bonus hari raya kepada mitra mereka paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri.
Hal ini bertujuan untuk memastikan para mitra pengemudi memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan kebutuhan hari raya mereka.
Selain itu, perusahaan juga didorong untuk memberikan informasi transparan mengenai mekanisme pencairan THR kepada para mitra agar tidak terjadi kesalahpahaman atau ketidakpuasan di kalangan pengemudi ojol.
Respons Perusahaan Aplikator Ojol
Menanggapi kebijakan ini, perusahaan aplikasi transportasi online menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung pemberian THR kepada para mitranya.
Pihak Gojek, Grab, dan Maxim menyambut baik inisiatif ini dan mengaku sedang menyiapkan skema terbaik untuk memastikan distribusi bonus berjalan lancar dan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Sejumlah pengemudi ojol pun menyambut kebijakan ini dengan antusias. Mereka menilai bahwa pemberian THR ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras mereka dalam melayani masyarakat.
Namun, beberapa driver juga berharap agar skema pemberian bonus lebih fleksibel dan tidak hanya berdasarkan rata-rata pendapatan dalam setahun terakhir.
Pemberian Bonus Hari Raya (BHR) 2025 bagi mitra ojol menjadi kebijakan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pengemudi dan kurir online.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






