Korupsi di Dunia: Daftar Negara Paling Korup dan Paling Bersih Berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi 2023

- Penulis

Wednesday, 12 February 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini dia daftar negara paling korup di dunia dalam kasus korupsi!

Berikut ini daftar negara paling korup di dunia dalam kasus korupsi yang harus kamu ketahui, Indonesia nomor berapa?

Korupsi merupakan permasalahan global yang berdampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk stabilitas ekonomi, pembangunan sosial, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Praktik tersebut merajalela dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, memperparah kesenjangan sosial dan menurunkan kualitas layanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut telah menjadi tantangan besar yang sulit diberantas meskipun berbagai upaya telah dilakukan.

Indonesia sendiri masih terus berjuang melawan praktik tersebut mengakar dalam berbagai sektor.

Untuk mengukur tingkat korupsi di berbagai negara, Transparency International setiap tahun merilis Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang menjadi indikator utama dalam menilai transparansi dan akuntabilitas suatu pemerintahan.

Apa Itu Indeks Persepsi Korupsi (IPK)?

IPK adalah survei yang dilakukan oleh Transparency International untuk menilai tingkat korupsi di suatu negara.

Skor IPK berkisar antara 0 hingga 100, di mana 0 menunjukkan negara dengan tingkat korupsi yang sangat tinggi.

Sedangkan 100 menandakan negara yang sangat bersih dari korupsi.

Data ini dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk analisis ahli dan survei bisnis, untuk memberikan gambaran mengenai tingkat transparansi dan akuntabilitas suatu negara.

Negara Paling Korup di Dunia Tahun 2023

Laporan IPK 2023 menunjukkan bahwa sekitar 66% negara di dunia memiliki skor di bawah 50, menandakan bahwa korupsi masih menjadi masalah utama di banyak negara.

Negara dengan skor terendah menandakan bahwa hal tersebut merajalela dalam berbagai aspek pemerintahan dan masyarakat.

Berikut adalah daftar 10 negara paling korup di dunia berdasarkan IPK 2023:

  1. Somalia – Skor: 11
  2. Venezuela – Skor: 13
  3. Suriah – Skor: 13
  4. Sudan Selatan – Skor: 13
  5. Yaman – Skor: 16
  6. Nikaragua – Skor: 17
  7. Korea Utara – Skor: 17
  8. Haiti – Skor: 17
  9. Guinea Khatulistiwa – Skor: 17
  10. Turkmenistan – Skor: 18

Negara-negara ini mengalami berbagai tantangan serius seperti krisis politik, konflik bersenjata, lemahnya penegakan hukum, serta pemerintahan yang tidak transparan.

Sehingga memperparah tingkat kejadian tersebut di negara mereka.

Bagaimana Posisi Indonesia?

Indonesia mencatatkan skor 37 dalam Corruption Perception Index (CPI) 2024, yang menunjukkan bahwa Indonesia masih harus berjuang melawan kasus tersebut yang masih marak terjadi.

Meskipun mengalami sedikit perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Indonesia memperoleh skor 34, posisi Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga.

Sebagai perbandingan, berikut adalah skor IPK beberapa negara di kawasan Asia Tenggara:

  • Singapura – Skor 84 (termasuk dalam tiga besar negara paling bersih di dunia)
  • Malaysia – Skor 50
  • Vietnam – Skor 40

Singapura menempati peringkat lima besar sebagai salah satu negara paling bersih, sementara Indonesia masih jauh tertinggal.

Hal ini menunjukkan bahwa reformasi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia masih perlu diperkuat dengan langkah-langkah yang lebih tegas.

10 Negara dengan Tingkat Korupsi Terendah di Dunia

Di sisi lain, beberapa negara berhasil menunjukkan kinerja luar biasa dalam memberantas korupsi. Berikut adalah 10 negara dengan tingkat terendah di dunia berdasarkan IPK 2023:

  1. Denmark – Skor: 90
  2. Finlandia – Skor: 87
  3. Selandia Baru – Skor: 85
  4. Norwegia – Skor: 84
  5. Singapura – Skor: 83
  6. Swedia – Skor: 82
  7. Swiss – Skor: 79
  8. Belanda – Skor: 79
  9. Jerman – Skor: 78
  10. Luksemburg – Skor: 78

Negara-negara ini memiliki sistem pemerintahan yang kuat, transparansi tinggi, serta penegakan hukum yang ketat terhadap pelaku .

Keberhasilan mereka dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi dapat dijadikan contoh bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Mengapa Korupsi Harus Diberantas?

Hal tersebut bukan hanya sekadar kejahatan finansial, tetapi juga berdampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak negatifnya:

Menghambat Pembangunan

Dana yang seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur, pendidikan dan layanan kesehatan justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Merusak Kepercayaan Publik

Masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah dan lembaga publik, yang pada akhirnya dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial dan politik.

Meningkatkan Ketimpangan Sosial

Korupsi sering kali memperkaya segelintir orang sementara masyarakat luas tetap hidup dalam kemiskinan.

Menurunkan Investasi Asing

Negara yang dianggap korup cenderung dihindari oleh investor asing, sehingga berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi.

Bagaimana Cara Menguranginya?

Mengurangi bukanlah tugas yang mudah, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini:

Memperkuat Penegakan Hukum

Hukum harus ditegakkan secara adil dan transparan tanpa pandang bulu terhadap pelaku.

Meningkatkan Transparansi dalam Pemerintahan

Sistem pemerintahan yang transparan dapat mengurangi celah bagi pejabat publik untuk melakukan hal tersebut.

Mendorong Partisipasi Masyarakat

Masyarakat harus berperan aktif dalam mengawasi kebijakan pemerintah dan melaporkan tindakan tersebut.

Menerapkan Sistem Digital dalam Pelayanan Publik

Digitalisasi dalam layanan publik dapat mengurangi interaksi langsung yang sering menjadi celah untuk praktik suap dan gratifikasi.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang
Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah
Viral: 6 Things Vanness Wu and Emi Aramaki's Marriage Revealed
Erin Wartia's 5-Point Demand as Former Household Helper for Peace Settlement Causes Stir
Main 6 points of Ruben Onsu ready to sue for child custody
Viral: 5 Moments of Luna Maya and Cinta Laura Energizing HYROX Jakarta
Nathalie Holscher's viral 5 points silence wedding date rumors
Sarwendah's 5-Point Report on Defamation and Slander

Berita Terkait

Thursday, 2 July 2026 - 13:30 WIB

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang

Thursday, 2 July 2026 - 11:44 WIB

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Tuesday, June 30, 2026 - 9:30 PM WIB

Viral: 6 Things Vanness Wu and Emi Aramaki's Marriage Revealed

Tuesday, June 30, 2026 - 9:25 PM WIB

Erin Wartia's 5-Point Demand as Former Household Helper for Peace Settlement Causes Stir

Tuesday, June 30, 2026 - 9:22 PM WIB

Main 6 points of Ruben Onsu ready to sue for child custody

Berita Terbaru

iPhone 16e, Wajib Tahu 7 Fakta HP Apple dengan Chip A18

Technology

iPhone 16e, Wajib Tahu 7 Fakta HP Apple dengan Chip A18

Thursday, 2 Jul 2026 - 13:19 WIB

Belgia vs Senegal, Terbaru 6 Fakta Comeback Dramatis 3-2

Sports

Belgia vs Senegal, Terbaru 6 Fakta Comeback Dramatis 3-2

Thursday, 2 Jul 2026 - 12:19 WIB