Swiss vs Argentina 1-3, Albiceleste Lolos Dramatis

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swiss vs Argentina 1-3, Albiceleste Lolos Dramatis

Swiss vs Argentina 1-3, Albiceleste Lolos Dramatis

Gol tersebut bukan hanya mengubah skor menjadi 2-1. Secara psikologis, gol itu meruntuhkan rencana Swiss yang tinggal beberapa menit lagi membawa pertandingan ke adu penalti.

Argentina kemudian mengendalikan sisa pertandingan dengan lebih tenang. Swiss terpaksa keluar menyerang meski bermain dengan sepuluh orang, sehingga ruang terbuka mulai muncul di wilayah pertahanan mereka.

Lautaro Martínez Mengunci Kemenangan

Lautaro Martínez menutup pertandingan pada menit ke-121. Gol ketiga bermula dari tembakan Thiago Almada yang tidak dapat diamankan dengan sempurna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lautaro berada di posisi tepat untuk menyambar bola pantul dan memastikan Argentina menang 3-1. Gol itu sekaligus menghilangkan peluang Swiss melakukan kebangkitan terakhir.

Kontribusi Álvarez dan Lautaro memperlihatkan kedalaman lini depan Argentina. Ketika Messi tidak mencetak gol, Albiceleste tetap memiliki beberapa pemain yang mampu menentukan pertandingan.

Hal tersebut menjadi modal penting sebelum semifinal. Inggris memiliki pertahanan dan intensitas yang berbeda, sehingga Argentina tidak dapat hanya menunggu inspirasi dari satu pemain.

Swiss Pulang dengan Perjalanan Bersejarah

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Swiss yang menjadi salah satu cerita menarik Piala Dunia 2026. Mereka sebelumnya mencapai perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954 setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti.

Swiss juga belum pernah mencapai semifinal Piala Dunia. Kesempatan itu sempat terlihat terbuka ketika Ndoye menyamakan skor dan tim mereka mampu menekan Argentina pada babak kedua.

Namun, kartu merah Embolo serta kualitas individual Argentina pada perpanjangan waktu menjadi dua faktor yang sulit mereka atasi.

Meski tersingkir, penampilan Swiss menunjukkan perkembangan penting. Mereka tidak hanya mengandalkan pertahanan, tetapi juga mampu membuat juara bertahan kehilangan kenyamanan.

Granit Xhaka tetap menjadi pemimpin di lini tengah, sedangkan Ndoye memberikan ancaman melalui kecepatan dan keberaniannya menyerang ruang. Sayangnya, mereka tidak memiliki cukup tenaga untuk mempertahankan intensitas setelah bermain dengan sepuluh orang.

Argentina Mempertahankan Rekor atas Swiss

Sebelum pertandingan ini, Argentina dan Swiss telah bertemu tujuh kali. Albiceleste mencatat lima kemenangan dan dua hasil imbang, dengan 15 gol serta hanya tiga kali kebobolan.

Dengan kemenangan terbaru, catatan pertemuan kedua negara menjadi delapan pertandingan: enam kemenangan untuk Argentina dan dua hasil imbang. Ini merupakan kesimpulan dari rekor sebelum laga dan hasil perempat final Piala Dunia 2026.

Argentina juga mempertahankan dominasi dalam pertemuan di Piala Dunia. Pada 1966, mereka menang 2-0 di fase grup. Pada 2014, gol Ángel Di María di perpanjangan waktu membawa Argentina menang 1-0 pada babak 16 besar.

Menariknya, dua pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia sama-sama harus melewati perpanjangan waktu. Swiss kembali mampu membuat Argentina bekerja jauh lebih lama dari 90 menit, tetapi hasil akhirnya masih berpihak kepada Albiceleste.

Ambisi Mempertahankan Gelar Tetap Hidup

Argentina kini tinggal dua kemenangan dari kemungkinan mempertahankan gelar dunia. Belum ada tim yang mampu menjadi juara Piala Dunia dua kali berturut-turut sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.

Perjalanan menuju semifinal tidak selalu berlangsung mulus. Argentina harus bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2, kemudian membutuhkan perpanjangan waktu saat menghadapi Swiss.

Dua pertandingan tersebut memperlihatkan daya juang Argentina, tetapi sekaligus memberi peringatan. Lini belakang mereka masih dapat ditekan dan lawan mampu menciptakan peluang ketika Albiceleste kehilangan kontrol permainan.

Menghadapi Inggris, Argentina memerlukan performa yang lebih stabil. Three Lions telah memastikan tempat di semifinal setelah menyingkirkan Norwegia 2-1 melalui perpanjangan waktu.

Inggris vs Argentina Menjadi Duel Besar Berikutnya

Semifinal Inggris vs Argentina akan berlangsung di Atlanta pada Rabu, 15 Juli 2026 waktu setempat atau Kamis pukul 02.00 WIB.

Pertemuan tersebut menghadirkan dua tim yang sama-sama harus melewati perpanjangan waktu di perempat final. Kondisi fisik, kedalaman bangku cadangan, dan kecepatan pemulihan pemain akan menjadi faktor penting.

Inggris memiliki Jude Bellingham yang mencetak dua gol saat mengalahkan Norwegia. Argentina membawa pengalaman Messi, ketajaman Álvarez dan Lautaro, serta mental juara yang sudah berulang kali terlihat pada fase gugur.

Bagi Argentina, semifinal ini menjadi langkah berikutnya dalam misi menciptakan sejarah. Bagi Inggris, pertandingan tersebut merupakan kesempatan kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 1966.

Kesimpulan

Swiss vs Argentina berakhir 1-3 setelah perpanjangan waktu. Alexis Mac Allister membuka skor pada menit ke-10, sebelum Dan Ndoye menyamakan kedudukan pada menit ke-67.

Swiss kehilangan Breel Embolo akibat kartu kuning kedua lima menit kemudian. Meski mampu bertahan sampai perpanjangan waktu, perlawanan mereka akhirnya dipatahkan Julián Álvarez pada menit ke-112 dan Lautaro Martínez pada menit ke-121.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semifinal Piala Dunia 2026: Jadwal dan Empat Tim Terakhir
Jayden Adams Meninggal di Usia 25 Tahun, Dunia Sepak Bola Berduka
Skor Inggris vs Norwegia 2-1, Bellingham Jadi Penentu
Wasit Argentina vs Swiss Disorot, João Pinheiro Diuji
Norway vs Inggris: Haaland Tantang Pengalaman Three Lions
Skor Spanyol vs Belgia 2-1, Merino Bawa La Roja ke Semifinal
Asosiasi Sepak Bola Argentina Jaga Misi Juara Dunia
Generasi Baru La Roja Pecahkan Penantian Panjang, Spanyol Kembali ke Semifinal Piala Dunia

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:09 WIB

Semifinal Piala Dunia 2026: Jadwal dan Empat Tim Terakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:55 WIB

Jayden Adams Meninggal di Usia 25 Tahun, Dunia Sepak Bola Berduka

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:47 WIB

Skor Inggris vs Norwegia 2-1, Bellingham Jadi Penentu

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

Swiss vs Argentina 1-3, Albiceleste Lolos Dramatis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:30 WIB

Wasit Argentina vs Swiss Disorot, João Pinheiro Diuji

Berita Terbaru

Semifinal Piala Dunia 2026: Jadwal dan Empat Tim Terakhir

Olahraga

Semifinal Piala Dunia 2026: Jadwal dan Empat Tim Terakhir

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:09 WIB

Skor Inggris vs Norwegia 2-1, Bellingham Jadi Penentu

Olahraga

Skor Inggris vs Norwegia 2-1, Bellingham Jadi Penentu

Minggu, 12 Jul 2026 - 11:47 WIB

Swiss vs Argentina 1-3, Albiceleste Lolos Dramatis

Olahraga

Swiss vs Argentina 1-3, Albiceleste Lolos Dramatis

Minggu, 12 Jul 2026 - 11:41 WIB