Nyaris Tiga Dekade Rusak, Warga Tutup Lubang Jalan Sendiri

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hampir 28 tahun menunggu perbaikan, warga Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, akhirnya memilih menutup lobang parah.

Hampir 28 tahun menunggu perbaikan, warga Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, akhirnya memilih menutup lobang parah.

Barru, Redaksiku.com – Warga Dusun Lalabata, Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, akhirnya turun tangan memperbaiki jalan rusak yang selama ini menjadi akses utama masyarakat.

Tanpa menunggu bantuan pemerintah, warga bersama Pemerintah Desa, lembaga desa, dan para Ketua RT bergotong royong melakukan perbaikan jalan penghubung tiga dusun menuju jalan provinsi, Rabu (10/6/2026).

Jalan tersebut merupakan jalur vital bagi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menjadi akses transportasi sehari-hari, jalan itu juga menjadi jalur utama pengangkutan hasil pertanian dan berbagai komoditas masyarakat.

Namun kondisinya sudah lama memprihatinkan.

Lubang besar terlihat di sejumlah titik dan sering membahayakan pengendara yang melintas.

Kepala Desa Bungi, Aris Tahir, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah lama menjadi keluhan warga.

Menurutnya, banyak kendaraan mengalami kerusakan akibat kondisi jalan yang semakin memburuk.

“Jalan ini sudah sangat parah. Lubangnya cukup dalam dan sering menyebabkan kendaraan warga rusak saat melintas,” kata Aris kepada wartawan.

Karena tak kunjung diperbaiki, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya.

Pekerjaan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.

Selanjutnya, jalan akan dicor agar lebih kuat dan aman digunakan masyarakat.

Semangat gotong royong warga pun terlihat begitu tinggi.

Masyarakat tidak hanya menyumbangkan tenaga, tetapi juga material yang dibutuhkan selama proses perbaikan.

Ada yang menyumbang semen.

Ada yang menyediakan pasir.

Bahkan ada warga yang meminjamkan mesin molen untuk membantu proses pengecoran.

“Semua ini dilakukan secara gotong royong. Warga sangat antusias karena jalan ini memang menjadi kebutuhan bersama,” ujarnya.

Aris menjelaskan, jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian warga.

Setiap hari hasil pertanian dan berbagai komoditas masyarakat diangkut melalui jalur itu menuju pasar dan pusat perdagangan.

Jika jalan rusak, distribusi hasil panen menjadi terhambat.

Biaya transportasi pun ikut meningkat.

Yang lebih memprihatinkan, berdasarkan keterangan warga, jalan tersebut belum pernah mendapat perbaikan sejak tahun 1998.

Artinya, hampir 28 tahun masyarakat harus menggunakan jalan dengan kondisi rusak.

Meski kini diperbaiki secara swadaya, Pemerintah Desa berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian.

Menurut Aris, jalan tersebut bukan sekadar penghubung antardusun, tetapi juga menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi agar jalan ini bisa diperbaiki secara permanen dan lebih layak digunakan masyarakat,” harapnya.

Bagi warga Lalabata, jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan berkendara.

Lebih dari itu, jalan yang layak menjadi harapan untuk memperlancar aktivitas, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Editor : Hengki

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang
Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah
Viral 6 Hal Vanness Wu Menikah dengan Emi Aramaki
Geger 5 Poin Erin Wartia Eks ART Minta Syarat Damai
Panas 6 Poin Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak
Viral 5 Momen Luna Maya dan Cinta Laura Ramaikan HYROX Jakarta
Viral 5 Poin Nathalie Holscher Bungkam Tanggal Nikah
Panas 5 Poin Sarwendah Laporan Fitnah Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:30 WIB

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:44 WIB

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:30 WIB

Viral 6 Hal Vanness Wu Menikah dengan Emi Aramaki

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:25 WIB

Geger 5 Poin Erin Wartia Eks ART Minta Syarat Damai

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:22 WIB

Panas 6 Poin Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak

Berita Terbaru