Redaksiku.com Serangan jantung bisa terjadi dan menyerang siapa saja. Penyakit yang satu ini tidak bisa dianggap remeh karena bisa menyebabkan kematian. Untuk itu, kamu perlu mengetahui penyebab dan gejalanya dengan baik.
Penyebab Serangan Jantung
Ada beberapa penyebab seseorang mengalami serangan jantung, antara lain sebagai berikut.
1. Hipoksemia
Salah satu penyebab terjadinya serangan jantung adalah hipoksemia. Hal ini dapat terjadi karena jumlah kadar oksigen dalam darah yang rendah. Keadaan seperti ini dapat mengakibatkan otot jantung mengalami kerusakan yang berakhir pada serangan jantung. Untuk penyebab utamanya adalah paru-paru yang tidak berfungsi secara normal atau keracunan karbon monoksida.
2. Jantung Koroner
Serangan jantung bisa disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Hal ini dikarenakan adanya penyumpatan penuh pada bagian arteri koroner atau penyumbatan sebagian pada arteri koroner. Selain itu, adanya penumpukan kolesterol yang menyebabkan timbulnya plak pada bagian dinding pembuluh darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
3. Konsumsi Obat-Obat Terlarang
Pada dasarnya mengkonsumsi obat-obatan terlarang bisa menyebabkan kemunculan berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyempitan pembuluh darah arteri koroner yang menghalangi aliran darah menuju jantung. Jika terus dilakukan tanpa adanya penanganan yang tepat maka akan berakibat fatal pada organ jantung.
4. Penyakit Psoriasis
Psoriasis merupakan salah satu jenis penyakit autoimun yang bisa merusak arteri jantung. Hal ini karena adanya peradangan yang muncul sehingga meningkatkan resiko terjadinya serangan pada jantung. Kondisi ini akan semakin diperparah jika penderitanya memiliki riwayat obesitas, diabetes, dan kolesterol tinggi.
5. Kardiomiopati Hipertrofi
Selain psoriasis, kardiomiopati hipertrofi juga menjadi penyebab yang dominan pada penyakit jantung. Penyebabnya adalah otot jantung yang mengalami penebalan secara abnormal sehingga jantung menjadi sulit untuk memompa darah. Otot jantung yang menebal secara tidak norml ini dapat membahayakan nyawa penderitanya. Kardiomiopati hipertrofi ini biasanya rentan terjadi pada atlet yang berusia muda atau karena adanya faktor genetik.
6. Coronary Artery Spasm
Coronary Artery Spasm merupakan keadaan penyempitan pembuluh darah arteri secara sementara. Kondisi ini dapat mengakibatkan penyumbatan aliran darah menuju jantung. Coronary Artery Spasm ini bisa membuat penderitanya menrasa tidak nyaman karena adanya nyeri pada dada. Selain itu, pasien juga akan mengalami serangan jantung secara tiba-tiba pada saat pagi hari atau malam hari. Penyebab utama dari Coronary Artery Spasm ini adalah penggunaan narkoba, merokok, cuaca yang dingin, dan stres.
7. Terlalu Sering Konsumsi Obat Pereda Nyeri
Obat pereda Nyeri atau NSAID seperti aspirin atau ibuprofen bisa berdampak negatif terhadap kesehatan organ jantung. Meskipun, obat NSAID ini bisa mengatasi keseleo, nyeri, kram, sakit kepala, peradangan, dan demam namun tentu memiliki efek samping. Jenis obat NSAID ini bisa menyebabkan penggumpalan darah pada bagian arteri dan menyumbat aliran darah ke daerah jantung. Terlalu sering mengkonsumsi obat pereda nyeri bisa meningkatkan resiko serangan jantung secara intens.
8. Olahraga yang Terlalu Intens
Aktivitas olahraga tentu sangat baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kamu. Namun, jangan terlalu intens dalam melakukan kegiatan olahraga. Jangan sampai memaksakan diri apalagi jika kamu tidak terbiasa dengan jenis olahraga tersebut. Jika dipaksakan maka akan berdampak buruk pada kesehatan jantung dan mengakibatkan serangan jantung.
Gejala Serangan Jantung
Apabila kamu mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini maka perlu meningkatkan kewaspadaan diri dan jangan ragu untuk memeriksakan kondisi tubuh ke dokter.
- Mual dan muntah
- Keringat dingin
- Pusing
- Nyeri pada lengan bagian kiri
- Nyeri punggung atas
- Kesadaran menurun
- Cemas dan gelisah
- Sakit perut dan mulas
- Nyeri pada kepala, rahang dan gigi
- Rasa sakit pada dada seperti tertekan, tertindih atau tertimpa beban berat
- Sesak napas
Metode Pengobatan Serangan Jantung
Agar penderitanya bisa bertahan dan kembali sehat, terdapat beberapa tindakan medis yang dilakukan sebagai pertolongan pertama yakni sebagai berikut.
1. Stent
Stent merupakan metode pengobatan dengan cara memasukkan tabung wire mesh ke dalam arteri. Tujuannya adalah agar arteri tetap terbuka pada saat dilakukan tindakan angioplasti.
2. Transplantasi Jantung
Tindakan medis yang satu ini biasanya akan dilakukan jika pasien sudah menderita serangan jantung yang parah sehingga membutuhkan pendonor.
3. Angioplasti
Angioplasti adalah metode operasi yang bertujuan untuk membuka bagian arteri koroner dengan balon. Sehingga, jantung tidak mengalami penyempitan dan penyumbatan. Dengan begitu, jantung bisa berfungsi secara normal.
4. Operasi Bypass Jantung
Metode medis lainnya yaitu dokter akan melakukan operasi bypass jantung. Operasi ini dilakukan dengan cara mencangkokkan pembuluh darah yang baru dari organ tubuh lainnya. Tujuannya adalah untuk mengalihkan fungsi arteri koroner yang sudah mengalami kerusakan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






