Barru, Redaksiku.com – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa kembali ditunjukkan jajaran kepolisian di Kabupaten Barru.
Kapolsek Pujananting Iptu Sahabuddin bersama personel Polsek Tanete Riaja dan Plt. Kepala Desa Libureng memfasilitasi rehabilitasi seorang warga ke Rumah Sakit Latemmamala, Kabupaten Soppeng, Sabtu (30/5/2026).
Proses pemberangkatan dilakukan dari Mapolsek Tanete Riaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga tersebut mendapatkan pendampingan penuh selama proses rehabilitasi.
Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Langkah tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.
Kapolsek Pujananting Iptu Sahabuddin menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata.
Menurutnya, Polri memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat memperoleh hak-haknya, termasuk akses terhadap layanan kesehatan.
“Polri hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk membantu warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa agar dapat memperoleh perawatan yang layak dan profesional,” kata Sahabuddin kepada wartawan.
Ia menambahkan, setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi yang dialami.
Karena itu, pihaknya terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh penanganan yang tepat.
Sementara itu, Plt. Kepala Desa Libureng mengapresiasi peran aktif dan kepedulian jajaran kepolisian dalam membantu warga desa.
Menurutnya, persoalan kesehatan jiwa merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Pemerintah desa, aparat kepolisian, tenaga kesehatan, hingga keluarga memiliki peran penting dalam mendukung proses pemulihan warga.
“Sinergi lintas sektor sangat penting agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan layanan yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap rehabilitasi yang dijalani warga tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.
Dengan penanganan yang tepat, peluang pemulihan dan kembalinya warga ke kehidupan sosial yang lebih baik akan semakin terbuka.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan mampu menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar tugas pengamanan, langkah tersebut menjadi cerminan hadirnya negara melalui pelayanan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Upaya ini juga mempertegas bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.






