Memahami Perbedaan TOEFL ITP dan iBT, Baca Selengkapnya!

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

perbedaan toefl itp dan ibt

perbedaan toefl itp dan ibt

Bagi pelajar dan profesional di Indonesia, istilah TOEFL (Test of English as a Foreign Language) sudah tidak asing lagi. Tes ini sering menjadi tolok ukur standar kemampuan bahasa Inggris untuk berbagai keperluan akademik dan profesional. Namun, kebingungan sering muncul ketika dihadapkan pada dua akronim yang berbeda: TOEFL ITP dan TOEFL iBT.

Meskipun keduanya berasal dari payung yang sama, yakni ETS (Educational Testing Service), perbedaan antara TOEFL ITP dan iBT sangat mendasar, mencakup format, tujuan, materi, dan pengakuan global. Memahami perbedaan ini krusial agar calon peserta tidak salah memilih tes yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Lalu, apa saja perbedaan fundamental antara kedua jenis tes tersebut?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Tujuan dan Akseptabilitas (Pengakuan)

Perbedaan paling signifikan terletak pada tujuan penggunaan skor.

TOEFL iBT (Internet-Based Test) dirancang sebagai tes berstandar internasional penuh. Skor iBT diakui secara luas oleh ribuan universitas dan institusi di lebih dari 150 negara, termasuk destinasi studi populer seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, dan negara-negara Eropa.

Tes ini digunakan sebagai syarat utama penerimaan mahasiswa internasional, pendaftaran lisensi profesional di luar negeri, serta persyaratan visa di beberapa negara. Singkatnya, iBT adalah “paspor” bahasa Inggris untuk keperluan global.

Di sisi lain, TOEFL ITP (Institutional Testing Program), sesuai namanya, dirancang untuk penggunaan internal atau institusional. Skor ITP umumnya digunakan untuk keperluan dalam negeri, seperti:

  • Persyaratan kelulusan (sidang skripsi) di universitas-universitas Indonesia.
  • Penilaian penempatan (placement test) di lembaga kursus atau universitas.
  • Program beasiswa dalam negeri atau regional (seperti beberapa program LPDP dalam negeri).
  • Persyaratan promosi jabatan atau rekrutmen di beberapa perusahaan BUMN dan swasta di Indonesia.

Sangat penting untuk dicatat bahwa skor ITP umumnya tidak diterima untuk pendaftaran universitas di luar negeri.

2. Format dan Materi Tes

Format pelaksanaan kedua tes ini sangat berbeda, menguji keterampilan yang berbeda pula.

TOEFL iBT adalah tes komprehensif yang menguji empat keterampilan berbahasa secara terintegrasi. Tes ini dilakukan sepenuhnya melalui komputer yang terhubung ke internet di pusat tes resmi. Durasinya sekitar tiga hingga tiga setengah jam.

Seksi yang diujikan meliputi:

  • Reading: Membaca teks akademik dan menjawab pertanyaan.
  • Listening: Mendengarkan percakapan atau materi perkuliahan dan menjawab pertanyaan.
  • Speaking: Merespons pertanyaan secara lisan, yang akan direkam melalui mikrofon. Peserta akan diminta berbicara tentang topik umum atau merangkum informasi dari materi yang dibaca dan didengar.
  • Writing: Menulis dua esai. Satu esai terintegrasi (merangkum materi bacaan dan audio) dan satu esai independen (menyatakan opini tentang suatu topik).

TOEFL ITP masih menggunakan format yang lebih tradisional, yakni Paper-Based Test (PBT) atau lembar jawaban komputer (LJK), meskipun versi Digital ITP kini juga mulai tersedia. ITP tidak menguji kemampuan berbicara (Speaking) dan menulis esai secara independen (Writing).

Seksi yang diujikan dalam ITP (durasi sekitar 2 jam) adalah:

  • Listening Comprehension: Memahami percakapan singkat dan panjang serta ceramah pendek.
  • Structure and Written Expression: Menguji pemahaman tata bahasa (grammar) dan struktur kalimat dalam bahasa Inggris formal.
  • Reading Comprehension: Membaca teks dan menjawab pertanyaan terkait isi bacaan.

3. Sistem Penilaian (Skoring)

Perbedaan format ini tentu berdampak pada sistem penilaian.

Skor TOEFL iBT berada dalam rentang 0 hingga 120 poin. Masing-masing dari empat seksi (Reading, Listening, Speaking, Writing) memiliki skor 0-30 poin, yang kemudian dijumlahkan.

Sementara itu, skor TOEFL ITP menggunakan skala skor PBT lama, yaitu antara 310 hingga 677. Skor ini merupakan konversi dari tiga seksi yang diujikan.

Karena rentang dan materi yang diuji berbeda, skor ITP dan iBT tidak dapat dikonversi secara langsung. Institusi yang menerima iBT biasanya menetapkan skor minimum (misalnya 80 atau 100 dari 120), sementara institusi yang menerima ITP menetapkan standar mereka (misalnya 500 atau 550 dari 677).

4. Biaya dan Penyelenggaraan

Dari segi biaya, TOEFL iBT cenderung jauh lebih mahal dibandingkan ITP. Biaya iBT yang tinggi mencerminkan kompleksitas tes (penilaian Speaking dan Writing oleh manusia dan AI), keamanan yang ketat, dan pengakuan globalnya.

TOEFL ITP, karena sifatnya yang institusional dan formatnya yang lebih sederhana, memiliki biaya yang jauh lebih terjangkau.

Penyelenggaraan ITP juga lebih fleksibel dan sering diadakan oleh lembaga bahasa universitas atau pusat pelatihan bahasa di berbagai daerah. Sementara itu, tes iBT hanya dapat dilakukan di pusat tes resmi yang terotorisasi oleh ETS, yang lokasinya mungkin lebih terbatas.

Kesimpulan

Pada akhirnya, pilihan antara TOEFL ITP dan iBT harus didasarkan pada satu pertanyaan utama: “Untuk apa skor ini akan digunakan?”

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres dan Forkopimda Barru Kompak Bentengi Pelajar dari Narkoba
Tim LONTARA SMKN 3 Soppeng Menuju Nasional, Selamat dan Sukses!
Heboh! 5 Fakta Prabowo Beri Alat Drumben SDN Sukabumi
Terbaru! 5 Fakta SPMB Kota Bandung Jalur Domisili dan Mutasi
Wajib Cek! 5 Jadwal SPMB Banten Jalur Prestasi Akademik
Lengkap! 7 Persiapan SPMB Kabupaten Bandung Tahap II
Wajib Cek! 5 Hal Setelah Pengumuman SPMB Banten Jalur Afirmasi
Penting! 5 Hal Jelang Pengumuman SPMB Jabar Tahap 1 Besok

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:45 WIB

Polres dan Forkopimda Barru Kompak Bentengi Pelajar dari Narkoba

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:03 WIB

Tim LONTARA SMKN 3 Soppeng Menuju Nasional, Selamat dan Sukses!

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:26 WIB

Heboh! 5 Fakta Prabowo Beri Alat Drumben SDN Sukabumi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:18 WIB

Terbaru! 5 Fakta SPMB Kota Bandung Jalur Domisili dan Mutasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:12 WIB

Wajib Cek! 5 Jadwal SPMB Banten Jalur Prestasi Akademik

Berita Terbaru

Jampidsus Mengundurkan Diri, Febrie Tinggalkan Jabatan

Politik

Jampidsus Mengundurkan Diri, Febrie Tinggalkan Jabatan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:57 WIB

Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Bencana

Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:52 WIB

Norway vs Inggris: Haaland Tantang Pengalaman Three Lions

Olahraga

Norway vs Inggris: Haaland Tantang Pengalaman Three Lions

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:47 WIB

Skor Spanyol vs Belgia 2-1, Merino Bawa La Roja ke Semifinal

Olahraga

Skor Spanyol vs Belgia 2-1, Merino Bawa La Roja ke Semifinal

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:34 WIB

Asosiasi Sepak Bola Argentina Jaga Misi Juara Dunia

Olahraga

Asosiasi Sepak Bola Argentina Jaga Misi Juara Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026 - 08:26 WIB