MAKASSAR Komunitas motor Ikatan Thunder Makassar (ITM) mulai mematangkan persiapan perayaan Anniversary ke-20 tahun organisasi tersebut.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyambut dua dekade perjalanan komunitas motor yang telah lama eksis di Kota Makassar.
Rapat perencanaan digelar di Jean Coffee, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (12/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Agenda tersebut difokuskan untuk membahas konsep serta rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam perayaan ulang tahun ITM.
Sejumlah anggota komunitas hadir dalam kegiatan tersebut.
Mereka terlihat aktif memberikan ide, gagasan, serta masukan demi menyukseskan agenda besar tersebut.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Kebersamaan dan semangat solidaritas antaranggota tampak jelas selama kegiatan berlangsung.
Meski berlangsung santai, rapat tetap berjalan produktif dan terarah.
Seluruh peserta berkomitmen untuk menyukseskan perayaan 20 tahun ITM agar berjalan meriah dan bermakna.
Salah satu pendiri ITM, Om Ilyas, turut hadir dalam rapat tersebut.
Ia memberikan dukungan penuh terhadap rencana perayaan Anniversary ke-20 ITM.
Menurutnya, momen dua dekade ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota.
Di usia ke-20 ini, semoga ITM semakin solid, kompak, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, ujar Ilyas kepada wartawan.
Ia yang juga disebut sebagai mantan Humas Komtiblan Sulsel itu menambahkan bahwa komunitas motor harus mampu memberi dampak positif di tengah masyarakat.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini diharapkan dapat membangun citra positif komunitas motor di kalangan generasi muda.
Kami ingin ke depan ITM bisa kembali menjadi contoh positif bagi anak-anak muda yang punya hobi motor agar tetap tertib berlalu lintas, terangnya.
Rencananya, perayaan Anniversary ke-20 ITM akan digelar di Pantai Galesong, Kabupaten Takalar, pada Minggu (19/4/2026).
Kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan musyawarah besar (Mubes) serta berbagai agenda kebersamaan lainnya.
Editor : Hengki






