Makassar, Redaksiku.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam MAGADARA (Mahasiswa Garis Depan Rakyat) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Ditkrimsus Polda Sulsel agar transparan terkait perkembangan penanganan dugaan kasus korupsi di KPU Kabupaten Barru.
Massa aksi menilai penanganan perkara tersebut hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang jelas meski telah menjadi perhatian publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi berlangsung sekitar pukul 15.30 WITA di depan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 16, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Dalam demonstrasi itu, massa membawa spanduk dan ban bekas sambil menyuarakan tuntutan agar aparat penegak hukum bekerja profesional dan tidak tebang pilih.
“Kami mendesak Unit Krimsus Polda Sulsel segera memberikan kepastian hukum secara transparan dan profesional,” teriak salah satu orator aksi.
Sekitar 30 menit melakukan aksi, perwakilan mahasiswa akhirnya diterima melakukan audiensi di Subdit III Tipikor Ditkrimsus Polda Sulsel.
Dalam audiensi tersebut, AKBP Jufri menyampaikan pihaknya akan mempercepat proses penanganan perkara dan segera melimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan.
“Kami akan menyelesaikan perkara ini secepatnya dan akan melimpahkan ke kejaksaan,” ujar AKBP Jufri.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan proses penyidikan tetap dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar sesuai prosedur hukum.

Koordinator lapangan MAGADARA, Firdaus Permadi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Jenderal Lapangan MAGADARA, Muh Rifai, menegaskan pihaknya siap kembali turun ke jalan dengan jumlah massa lebih besar apabila dalam satu bulan belum ada kepastian hukum.
“Kalau dalam satu bulan ini belum ada kepastian hukum, kami akan turun aksi lebih besar lagi,” tegasnya.
Editor : Hengki






