Redaksiku.com – Viral! Pria Pasang Ular Piton di Trotoar Gara-Gara Kesal Pemotor Lewat Jalur Pejalan Kaki : Media sosial lagi-lagi dihebohkan sama sebuah video unik sekaligus bikin merinding.
Dalam video yang lagi ramai dibicarakan ini, terlihat seorang pria melakukan aksi tak biasa: menutup jalur pejalan kaki alias trotoar dengan seekor ular piton hidup.
Alasannya? Karena ia geram melihat banyak pemotor yang nekat lewat trotoar, padahal jalur itu jelas-jelas diperuntukkan buat pejalan kaki.
Kronologi Aksi Nyeleneh
Video ini mulai beredar luas di berbagai platform pada Jumat, 8 Agustus 2025. Dalam rekaman, terlihat pria tersebut berdiri santai di samping trotoar sambil memegang seekor ular piton jumbo. Ular itu kemudian ia letakkan melintang di jalur pejalan kaki, seolah menjadi pagar hidup yang menghalangi pemotor untuk lewat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tulisan keterangan video juga cukup memancing perhatian warganet. Ngeri, kesal motor lewat trotoar, pria ini hadang pakai ular piton jumbo, begitu narasi yang menyertai video tersebut. Seketika saja, unggahan itu jadi viral dan mengundang banyak komentar pro maupun kontra.
Respons Warganet
Warganet tentu nggak tinggal diam melihat aksi seunik ini. Kolom komentar langsung dipenuhi berbagai reaksi, mulai dari yang mendukung penuh sampai yang mempertanyakan aksi tersebut.
Seorang netizen berkomentar, Terus pejalan kaki mau lewat mana, bang? yang seolah mengingatkan bahwa aksi ini memang bisa membuat orang yang benar-benar jalan kaki ikut kesulitan lewat.
Namun ada juga yang justru mengapresiasi langkah sang pria. Cucok, bang! Lanjutkan, tulis netizen lain dengan nada mendukung, menganggap cara itu sebagai bentuk protes kreatif terhadap perilaku pemotor yang melanggar aturan.
Di sisi lain, ada juga yang sedikit sarkastis, Kan tinggal gilas pakai roda, komentar seorang pengguna lain, yang memicu perdebatan lanjutan di kolom komentar.
Fenomena Pemotor Lewat Trotoar
Kalau ngomongin soal pemotor yang nekat lewat trotoar, ini memang bukan fenomena baru di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Banyak pemotor yang mencari jalur cepat ketika lalu lintas macet, dan sayangnya, trotoar sering jadi korban karena dianggap jalur alternatif.
Padahal, trotoar dibangun khusus untuk pejalan kaki agar mereka bisa berjalan dengan aman, jauh dari risiko tersenggol kendaraan. Saat pemotor melintas di jalur tersebut, potensi kecelakaan jadi lebih besar, apalagi kalau ada anak kecil atau lansia yang sedang berjalan.
Reaksi Campur Aduk
Aksi pria dengan ular piton ini memang memunculkan beragam pendapat. Ada yang menilai ini sebagai bentuk protes kreatif, unik, dan mampu menarik perhatian agar pelanggaran di trotoar berhenti. Namun ada juga yang menganggap cara ini cukup ekstrem dan berpotensi membahayakan orang lain.
Misalnya, kalau ada orang yang takut ular, mereka bisa panik dan terjatuh. Atau, kalau ularnya tiba-tiba bergerak agresif, bisa menimbulkan insiden yang nggak diinginkan.
Beberapa warganet bahkan mempertanyakan apakah ular yang digunakan itu benar-benar jinak atau sekadar kebetulan sedang diam di video tersebut.
Ular Piton, Antara Ikonik dan Menggigit
Ular piton sendiri dikenal sebagai salah satu jenis ular besar yang nggak berbisa, tapi punya kekuatan lilitan yang luar biasa. Ukurannya bisa mencapai beberapa meter, dan bobotnya pun bisa sangat berat.
Meski nggak berbisa, piton tetap bisa membahayakan manusia, apalagi kalau merasa terancam. Itulah kenapa aksi menggunakan ular sebagai penghalang jalan ini menimbulkan kekhawatiran, meskipun tujuannya untuk menegur pemotor yang bandel.
Protes Kreatif, Tapi Perlu Bijak
Fenomena aksi protes kreatif sebenarnya sering muncul di dunia maya. Ada yang menggunakan spanduk sindiran, aksi teatrikal, bahkan seni jalanan untuk menyampaikan pesan. Dalam kasus ini, si pria memilih jalur yang cukup ekstrem dengan memanfaatkan ular piton.
Namun, protes seperti ini tetap perlu mempertimbangkan aspek keselamatan. Pesan yang ingin disampaikan memang kuat, tapi kalau caranya bisa mengundang risiko, efeknya bisa jadi kontra produktif. Apalagi kalau sampai menimbulkan masalah hukum atau membahayakan pihak yang nggak bersalah.
Pelanggaran Lalu Lintas di Trotoar
Kalau dilihat dari aturan hukum, pemotor yang melintas di trotoar jelas melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Trotoar adalah fasilitas khusus pejalan kaki, dan pengendara bermotor yang memakainya untuk melintas bisa dikenakan sanksi berupa denda maupun tilang.
Sayangnya, penegakan aturan di lapangan kadang masih lemah, sehingga banyak pelanggar yang lolos tanpa sanksi. Inilah yang sering memicu masyarakat melakukan aksi protes langsung, seperti yang dilakukan pria di video ini.
Viralnya Video dan Dampaknya
Seiring berjalannya waktu, video ini terus menyebar di berbagai media sosial dan menjadi bahan diskusi. Banyak yang mulai mengangkat topik ini untuk membicarakan betapa pentingnya menghormati hak pejalan kaki di jalan raya.
Beberapa influencer bahkan ikut memberikan opini mereka. Ada yang bilang kalau aksi ini bisa menjadi wake-up call bagi para pemotor nakal, sementara yang lain menekankan pentingnya mencari cara yang lebih aman untuk menyampaikan protes.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






