Viral! Pria di Makassar Ngamuk di Warung Ibunya Sendiri Gegara Tak Diberi Uang untuk Beli iPhone

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria di Makassar viral usai mengamuk dan menghancurkan warung ibunya sendiri gara-gara tak diberi uang untuk beli iPhone. (Foto: X @Heraloebss)

Pria di Makassar viral usai mengamuk dan menghancurkan warung ibunya sendiri gara-gara tak diberi uang untuk beli iPhone. (Foto: X @Heraloebss)

Pria di Makassar menjadi sorotan publik setelah video aksinya mengamuk di sebuah warung viral di media sosial.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada 25 Mei 2025 dan mengejutkan banyak pihak karena pelaku melakukan kekerasan di depan anaknya sendiri.

Motif utama kemarahan diduga karena sang ibu tidak memberinya uang untuk membeli sebuah iPhone, yang memicu tindakan agresif.

Kronologi Lengkap Pria di Makassar Mengamuk di Warung Ibunya Sendiri

PRIA DI MAKASSAR VIRAL USAI MENGAMUK DAN MENGHANCURKAN WARUNG IBUNYA SENDIRI GARA-GARA TAK DIBERI UANG UNTUK BELI IPHONE. (FOTO: X @HERALOEBSS)
Viral! Pria di Makassar Ngamuk di Warung Ibunya Sendiri Gegara Tak Diberi Uang untuk Beli iPhone

Peristiwa bermula ketika pria di Makassar tersebut mendatangi warung milik ibunya dengan maksud meminta uang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah permintaan itu ditolak, ia langsung meluapkan kemarahan secara brutal dengan menghancurkan isi warung.

Dalam video yang viral, tampak jelas pria itu membanting barang dagangan, menyapu etalase kaca hingga pecah, dan berteriak-teriak.

Tak hanya merusak, pria tersebut juga terlihat mengambil sebilah kayu panjang dan mendekati ibunya dengan gerakan mengancam.

Aksi itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang langsung datang untuk menenangkan situasi.

Seorang pria dewasa tampak berhasil merebut kayu dari tangan pelaku sebelum sempat melukai sang ibu.

Kondisi warung pasca kejadian terlihat berantakan, dengan barang-barang berserakan dan kerusakan parah di bagian depan warung.

Teriakan warga yang menyaksikan kejadian juga terekam jelas, meminta agar pelaku tidak menyakiti ibunya sendiri.

Mirisnya, insiden ini terjadi di hadapan seorang anak kecil yang berada di dekat lokasi kejadian dan diduga merupakan anak dari pelaku.

Kehadiran anak tersebut menambah kekhawatiran karena dikhawatirkan menyaksikan langsung kekerasan akan berdampak pada kondisi psikologisnya.

Reaksi Publik terhadap Aksi Pria di Makassar

Setelah video pria di Makassar ini menyebar luas, banyak warganet menyuarakan kemarahan dan keprihatinan atas kejadian tersebut.

Sebagian besar komentar menyoroti pentingnya pengendalian emosi, terutama saat berada di lingkungan keluarga.

Identitas lengkap pelaku belum diungkapkan oleh pihak berwenang, namun polisi disebut telah menerima laporan atas tindakan kekerasan ini.

Netizen pun mendesak agar pria di Makassar tersebut segera ditindak secara hukum karena telah mengancam keselamatan jiwa ibunya sendiri.

Tidak sedikit juga yang menyayangkan bahwa peristiwa kekerasan seperti ini masih sering terjadi di lingkungan rumah tangga.

Perlu pendekatan serius terhadap pelaku kekerasan dalam rumah tangga, termasuk dukungan mental bagi semua pihak yang terdampak.

Aksi pria di Makassar yang terekam mengamuk di warung milik ibunya bukan hanya menggambarkan konflik pribadi semata, melainkan mencerminkan potret nyata krisis emosional yang sedang menggerogoti sebagian masyarakat.

Insiden ini menjadi bukti bahwa ketegangan dalam hubungan keluarga, jika tidak ditangani dengan baik, dapat berubah menjadi ledakan kekerasan yang merugikan banyak pihak, termasuk mereka yang tidak bersalah.

Tidak sedikit yang menilai bahwa tindakan pria di Makassar ini merupakan hasil dari kegagalan dalam mengelola stres, ego, dan keinginan pribadi yang tak terpenuhi, yang akhirnya meledak dalam bentuk agresi terhadap orang terdekat.

Masyarakat seharusnya menjadikan peristiwa ini sebagai alarm bahaya bahwa konflik internal rumah tangga bukan persoalan sepele, terutama jika sudah melibatkan kekerasan fisik dan psikis.

Menyerang ibu kandung sendiri demi tuntutan materi seperti iPhone, yang sejatinya bukan kebutuhan mendesak, menunjukkan bagaimana konsumerisme dan tekanan sosial dapat memperkeruh emosi seseorang hingga kehilangan kendali.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah keberadaan seorang anak kecil di lokasi kejadian, yang harus menyaksikan langsung tindakan kekerasan dalam bentuk paling nyata.

Anak-anak yang melihat kekerasan semacam ini berpotensi mengalami trauma jangka panjang, gangguan perilaku, hingga kerusakan pada cara mereka memahami hubungan antar manusia ke depannya.

Itulah sebabnya para psikolog dan pemerhati keluarga menekankan pentingnya menciptakan ruang dialog di dalam rumah serta mengenalkan keterampilan pengelolaan emosi sejak dini.

Selain itu, lembaga seperti BNN dan organisasi sosial lainnya mengingatkan bahwa masyarakat perlu melek literasi emosional agar dapat membedakan antara kebutuhan emosional yang wajar dan dorongan impulsif yang merusak.

Kasus pria di Makassar ini kini menjadi sorotan bukan hanya karena viralitas videonya, tapi juga karena ia telah menjadi cermin yang memaksa masyarakat melihat sisi gelap yang sering diabaikan: lemahnya kemampuan sebagian individu dalam mengelola tekanan hidup.

Tindakan tersebut seharusnya tidak dianggap sebagai insiden biasa, melainkan sebagai peringatan mendesak akan pentingnya pendekatan holistik untuk mencegah kekerasan domestik dan membangun budaya keluarga yang sehat secara mental dan emosional.

Oleh karena itu, aparat penegak hukum diharapkan tidak hanya memproses kasus ini secara hukum, tetapi juga bekerja sama dengan lembaga rehabilitasi psikologis agar pelaku bisa menjalani evaluasi mental menyeluruh.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sampai Sepekan, Polisi Barru Ringkus Maling Peresah Warga
Pemadaman Lampu di Jakarta 13 Juni 2026 Digelar Serentak, Cek Lokasi Terdampak dan Detail Jamnya
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Massa Berangkat dari Kampus
Siap Digelar! BTN Jakarta International Marathon 2026 Pecahkan Rekor Peserta, Jakarta Jadi Sorotan Asia
Kapan Tahun Baru Islam 2026? Cek Jadwal dan Makna 1 Muharram 1448 H
Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi
Nama Terseret Isu Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris
Viral! BEM UI Gelar Aksi Demo 12 Juni 2026, Ini Tuntutan dan Seruan Lengkapnya

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:15 WIB

Tak Sampai Sepekan, Polisi Barru Ringkus Maling Peresah Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:38 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Massa Berangkat dari Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:58 WIB

Siap Digelar! BTN Jakarta International Marathon 2026 Pecahkan Rekor Peserta, Jakarta Jadi Sorotan Asia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kapan Tahun Baru Islam 2026? Cek Jadwal dan Makna 1 Muharram 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:58 WIB

Aksi “Indonesia Bangkrut” Ricuh? Mahasiswa UI & UNJ Terhambat Menuju Lokasi

Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polisi Bersihkan Masjid di Sejumlah Kecamatan di Barru

Internasional

Sambut Hari Bhayangkara, Polisi Barru Bersih-Bersih Masjid

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:05 WIB

Rahasia Rambut Panjang Tetap Rapi

Life Style

4 Rahasia Rambut Panjang Tetap Rapi Saat Memakai Helm

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:38 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dlivetotobet WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66livetotobet
Dilindungi Oleh
Shield Security